Wanita Terkasih Rasulullah ﷺ, Siapa Dia?

flowers

MuslimahZone.com – Siapa yang tak kenal tokoh agung ini dan siapa yang tak pernah mendengar keharuman namanya? Dugaan terkuat, sebagian besar kita, jika tidak bisa dikatakan semuanya, telah mengenal dengan baik nama besar yang disandangkan kekasih Rasulullah ﷺ yang paling beliau sayangi, wanita tercerdas dalam islam dan dibersihkan namanya dari atas langit ke tujuh. Di rumah kejujuran dan keimanan ia lahir.

Di dalam dekapan kedua orang tua mulia yang merupakan sahabat terbaik Rasulullah ﷺ ia tumbuh; dan di atas keutamaan-keutamaan agama yang agung dan ajaran-ajarannya yang lapang ia berkembang. Dialah ‘Aisyah Ash-Shiddiqah putri Ash-Shiddiq. Statusnya sebagai putri Abu Bakar Ash-Shiddiq saja sudah cukup menempatkan pada tempat yang termulia di dalam hati dan rumah Rasulullah ﷺ.

Belum lagi ditambah dengan kecerdasannya, keluasan ilmunya, kepakarannya, dan keluhuran budinya yang memicu decak kagum generasi salaf maupun khalaf, sehingga mereka akhirnya mengetahui dengan seyakin-yakinnya mengapa ia menempati posisi yang teramat besar di sisi Rasulullah ﷺ tersebut. Dari sini, kita tentu tidak merasa aneh dan kaget dengan banyaknya refleksi pendidikan dan manfaat-manfaat dakwah yang bisa kita reguk dari kehidupan Ummul mukminin Ash-Shiddiqah Al-Habibah ‘Aisyah.

Dialah ‘Aisyah, isteri Rasulullah ﷺ dan kekasih hati yang paling beliau cintai. Ayahandanya adalah Abu Bakar Ash-Shiddiq, sahabat dan pendamping setia Rasullah ﷺ di dalam gua. Sementara ibunya adalah Ummu Ruman binti ‘Amir yang menampilkan diri sebagai sosok isteri yang mulia, ibu yang bijak, dan wanita yang bijak. ‘Abdurrahman ibnu Abu Bakar adalah saudara laki-lakinya, sementara saudara perempuannya adalah Asma’ yang berjulukan “Dzaatun Nithaqain” (wanita pemilik dua sabuk) dan setia mendampingi dan mendukung putranya, Abdullah ibn Az-Zubair melawan kesewenang-wenangan Al-Hajjaj.

Aisyah lahir di Makkah Al-Mukarramah yang merupakan kawasan yang sarat berkah di bumi Allah. Ayahnya termasuk saudagar besar di Makkah yang meraup keuntungan besar dari aktivitas perdagangannya dan hidup sejahtera. Namun ia terkenal sebagai orang yang dermawan, baik terhadap anak-anak dan keluarganya, ia banyak memiliki sifat-sifat mulia yang disandang oleh Rasulullah ﷺ.

Setelah disunting Rasulullah ﷺ dan diboyong ke rumah kenabian, Aisyah menjadi isteri terkasih Rasulullah ﷺ yang paling dekat dengan beliau. Beliau tidak meninggalkannya selama beberapa lama, kecuali akan kembali dalam dekapannya dengan luapan kerinduan dan kasih sayang yang membara di dalam hati.

Ummu mukminin Aisyah juga merupakan salah satu pengibar bendera ilmu pengetahuan yang menjadi pengamat tentang segala peristiwa yang terjadi pada zamannya dan menjadi pakar ahli yang mengetahui seluk-beluk urusan rumah tangganya dan kewajiban yang harus ia laksanakan.

Bagaimana tidak? Sejak dini ia tumbuh di lingkungan rumah di mana sang ayah merupakan pakar ahlil nasab dan sejarah Arab. Ia mendalami masalah-masalah agamanya dan mempelajari ajaran-ajaran Islam di bawah asuhan Rasulullah ﷺ, ia belajar dasar-dasar etika dan moral di tangan orang yang langsung diajar oleh Tuhan-Nya.

Ia hidup di lingkungan rumah kenabian yang menjadi tempat turunnya wahyu dan dibacanya Al-Qur’an siang dan malam. Karena itu, wajar saja jika Aisyah memiliki pengetahuan yang banyak tentang Islam dan prinsip-prinsipnya dan pemahaman yang mendalam tentang berbagai bidang pengetahuan. Ia adalah sosok cendekiawan ahli hikmah (hakiimah) yang mengadopsi hikmahnya dari kitab Allah. Ia adalah ahli balaghah yang mengadopsi balaghahnya dari sastra Rasul.

Ia adalah wanita yang fasih berbicara bahasa Arab, karena ia merupakan wanita etnis Arab yang tumbuh di antara kerikil-kerikil Makkah. Ia juga berpengaruh mereguk pengetahuan dari sumber-sumber Islam dan banyak belajar etika-etika sang Maha Pengasih.

Aisyah memiliki sejumlah saudara yang masuk Islam semuanya dan konsisten menjalankan Islam dengan baik. Mereka turut berhijrah dan berjihad bersama Rasulullah ﷺ, dan inilah gambaran keluarga Sayyidah Aisyah, sebuah keluarga mukmin pelaku hijrah (yang berhijrah) yang rela berkorban demi Islam, berjuang gigih di jalan dakwah, dan menyuguhkan layanan terbesar kepada Rasulullah ﷺ demi mempermudah perjalanan hijrah beliau dan penyebaran dakwah beliau.

Di tengah keluarga inilah yang mulia Aisyah lahir untuk kemudian tumbuh berkembang dalam naungan Islam. Dalam sebuah riwayat yang dilansir dirinya, ia berkata, “Aku tidak mengenali kedua orang tuaku, kecuali mereka memeluk agama Islam”.

Artinya, sejak dini ia telah tumbuh dalam naungan ajaran-ajaran agama Islam yang lurus dan saat kecil ia telah menyaksikan fase terberat dalam perjuangan dakwah Islam di mana Muslimin mendapat tekanan dan siksaan yang bertubi-tubi.

Sumber: Aisyah yang Cerdas yang Dicinta, Karya: Ahmada Ibnu Salim Baduwilan, Penerbit: Irsyad Baitus Salam

(fauziya/islampos/muslimahzone.com)

Leave a Reply

tito-karnavian
Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
sosmed-dipantau
Tak Hanya Medsos; Whatsapp, Line, BBM Juga Jadi Pantauan Pemerintah
kin-4
MHTI Kembali Menyelenggarakan Kongres Ibu Nusantara (KIN)
jokowi-di-iran
Miris, Pasca Gempuran ke Aleppo Jokowi Malah Tanda Tangan Kerjasama dengan Iran
cabut alis
Bertujuan Cantik Ternyata Aktifitas Ini Haram
berhutang
Adab Ketika Berhutang
tanda-tanya
Inilah Lelaki Paling Tampan Menurut Riwayat Hadits
delivery
Hukum Layanan Delivery Makanan dengan Ojek
sombong
Sombong, Biang Segala Penyakit Hati
akhir zaman
Banyaknya Pembunuhan di Akhir Zaman
amar-maruf
Bersabar Itu Atas Musibah, Bukan Atas Kedzaliman
pentingnya-dakwah
Ketika Dakwah Ditinggalkan
shaum
Pastikan Izin Suami Jika Ingin Menjalankan Shaum Sunnah
cinta_love
Satu-satunya Cinta yang Perlu Ada dalam Pernikahan bahkan dalam Kehidupan
pernikahan-4
Tentang Sebuah Pernikahan
nasehat-pasutri
Nasehat Pasutri Agar Kokoh Perkawinan
menghafal-alquran
Jangan Sia-Siakan “Masa SMA”
gosok-gigi
Contoh Saja (Masih) Belum Cukup
anak-muslimah
Lima Poin Penting Dalam Pendidikan Anak
anak-alam
Belajar Bersama Alam
kamera
Jaga Aurat di Depan Kamera
selfie-muslimah
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
sosmedia
Raditya Dika tak lagi Jenaka, Awkarin Malah jadi fenomena: Generasi Islam Mau Kemana?
alay
Era Gadget Ciptakan Generasi Alay, Generasi Lalai
isteri taat
Nilai Ketaatan Isteri pada Suami
wahyu alquran
Nenek Penjaga Wahyu Al-Qur’an
Muslim
Ikhtiar Pertama Apabila Seorang Muslim Sakit
mencintai-nabi
Merekalah Orang-Orang yang Mencintai Nabi
popok-bayi
Popok Bayi Sekali Pakai VS Popok Kain
nangka
Bolehkah Ibu Hamil Makan Nangka?
minum
Cara Sederhana Membersihkan Tubuh Dari Racun
kenari
Rahasia Dibalik Makanan Ini Untuk Wanita
membaca-buku
Tips Meningkatkan Minat Membaca Buku
cara-menyapih-anak
7 Tips Menyapih Anak
daging-kurban
Tips Menyimpan Daging Kurban dengan Baik dan Sehat
menghafal
Agar Menghafal Al-Qur’an Terasa Nikmat
pangsit-kuah
Nikmatnya Pangsit Kuah Hangat Buatan Sendiri
resep-kue-ketan-isi-mangga
Eksperimen Dapur : Kue Ketan Isi Mangga
resep-lumpia
Lumpia Crispy Isi Bengkuang
wedang-bajigur
Wedang Bajigur, Minuman Hangat Saat Cuaca Dingin