Wahai Ibu yang di Rumah

ibu-dan-anak 2

Muslimahzone.com – Tugas seorang ibu memang begitu mulia. Wajar saja jika surga dikatakan ada di bawah telapak kakinya. Namun saat ini peran ibu seolah teralihkan dengan tekanan-tekanan dari sistem yang berkuasa yang memaksa mereka harus keluar dalam rangka memenuhi kebutuhan kehidupannya.

Dan bagi para ibu yang memilih untuk tetap di rumah, karya yang dikutip dari reportaseterkini ini semoga dapat menjadi pengobat resah.

Wahai Ibu yang di Rumah

Untukmu para ibu yang di rumah 
Mengapa engkau masih galau dan gundah 
Atas pilihan yang dianjurkan oleh syariah 
Agar engkau tetap berada di rumah

Mengapa pula engkau harus iri dan cemburu 
Atas selisih puluhan lembar ratusan ribu 
Sedang kau memiliki begitu banyak waktu 
Merawat mereka langsung dengan tanganmu 
Serta menurunkan berjuta ilmu

Mengapa perasaanmu masih terasa berat 
Atas perintah Allah untuk selalu taat 
Pada suamimu yang meminta dengan sangat 
Agar engkau dapat fokus merawat 
Padahal dengannya surga menjadi begitu dekat

Andai kau tau bahwa peluang surgamu tidak jauh 
Cukup bekerja ikhlas dan tanpa banyak mengeluh 
Mendidik generasi yang berjiwa tangguh 
Memberi nutrisi pada jiwa dan tubuh 
Insya Allah kepuasan hatimu diisi Allah secara penuh

Memang betul kau berharap sebuah eksistensi 
Merasa melakukan pekerjaan yang tak bergengsi 
Seputar masak, sapu pel dan menyuci

Aaaah…. Itu karena kau tak menyadari 
Ayunan sapumu berpahala seri 
Dengan suami yang mencari rezeki 
Yang berkemeja rapi dan berdasi

Aaaah….. Itu karena kau belum mengenal 
Bahwa pilihanmu dibalas Allah dalam banyak hal 
Pada sisi-sisi lain yang tak mampu kau hafal 
Kecuali kelak pekerjaan ini engkau tinggal

Aku mengerti kadang engkau resah 
Dengan sekian lembar ijazah 
Yang kau raih dengan susah payah

Aaaa…… Andai kau mengerti 
Ilmumu begitu sangat berarti 
Dalam mendidik generasi 
Yang berkualitas dan bervisi

Aku tau kadang kau rindu seperti mereka 
Yang setiap hari pergi berkendara 
Keluar rumah untuk bekerja 
Dan mengukir sejuta karya

Aaaaa…… itu karena kau tidak tau 
Sebagian dari mereka merasa rindu 
Mendapat kemewahan seperti dirimu 
Yang selalu siap membuka pintu 
Seperti engkau menyambut suamimu

Alhamdulillah wa syukurillah 
Ketika suamimu hanya memintamu di rumah 
Berarti ia siap bekerja keras mencari nafkah 
Menyokong semua tanpa berkeluh kesah

Berada di rumah tak berarti tanpa arti 
Semoga Allah memberikanmu jalan pengganti 
Dalam meraih impian yang kau cari 
Dari sudut ternyaman di rumahmu sendiri

Maaf… Lukisan hati ini tak bermaksud membandingkan 
Terhadap mereka yang berjasa mengambil peran 
Keluar rumah dengan berjuta alasan perjuangan 

Tulisan ini dibuat untuk menghibur hati 
Para ibu yang merasa kehilangan eksistensi 
Bahkan terkadang berkecil hati 
Merasa diri begitu tak berarti 

Untukmu para ibu yang dirumah 
Mari ikhlaskan hatimu dan berpasrah 
Agar peluang surga yang ada di rumah 
Tak terhapus dengan keluh kesah.

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

mendidik-anak
“Untuk Mendidik Seorang Anak, Butuh Orang Sekampung”
bahaya-smartphone
Waspadai Masalah Kesehatan Akibat Ketergantungan Smartphone!
aksi-bela-islam
Kronologi Kejadian Aksi Bela Islam II pada 4 Nov 2016 Resmi dari GNPF MUI
irena-handono
Terkait Penistaan Al-Qur’an, Umi Hj. Irena Handono Menulis Surat Terbuka Untuk Presiden dan Kapolri
israel-kebakaran
Kebakaran di Israel dan Tafsir Surat Al-Fajr
arisan
Hukum Arisan Dalam Islam
memukul
Kebolehan Memukul Istri dan Anak Sebagai Ta’dib
pasar-islam
Mal dan Fasilitas Dagang dalam Islam
kebakaran-israel
Hikmah Dibalik Kebakaran Dahsyat di Israel
memuji
Bolehkah Memuji Seseorang?
firaun
Azab Bagi Mereka yang Meniru Perilaku Fir’aun
sajada-arifin
Oase Hati
nasehat-pasutri
Nasehat Pasutri Agar Kokoh Perkawinan
bunga-layu
Mengingkari Kebaikan Suami, Salah Satu Penyebab Terbanyak Wanita Masuk Neraka
keluarga-islami-2
Nasehat Rasulullah Agar Pernikahan Dipenuhi Keberkahan dan Kebahagiaan (Part 2)
keluarga-sakinah
Nasehat Rasulullah Agar Pernikahan Dipenuhi Keberkahan dan Kebahagiaan
anak-lucu
Kebutuhan Memahami Anak Usia Dini
mencium-bayi
Ini Alasan Sebaiknya Tidak Mencium Bibir Anak
kejujuran-anak
Mengokohkan Kejujuran Dalam Diri Anak
anak-laki-laki
Membangun Karakter Anak Laki-Laki
kamera
Jaga Aurat di Depan Kamera
selfie-muslimah
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
sosmedia
Raditya Dika tak lagi Jenaka, Awkarin Malah jadi fenomena: Generasi Islam Mau Kemana?
alay
Era Gadget Ciptakan Generasi Alay, Generasi Lalai
sepatu
Karena Ukuran Kita Tak Sama
muslim-ummah
Ilmu Sanad, Hanya Dimiliki Umat Islam
fetih1453_15
Shalat Jum’at di Jalanan Bid’ah ? Mari Tengok Sejarah !!
cosmos-chocolate
Wanita dengan Kataatan Seharum Parfum
profil-muhaimin-iqbal
The Age of Deception
obesitas
Apa yang Menjadi Penyebab Obesitas?
kentut
Sering Kentut, Ini Penyebab, Diagnosa dan Pencegahannya
perut-keroncongan
Perut Keroncongan Belum Tentu Karena Lapar
cara-menyapih-anak
7 Tips Menyapih Anak
daging-kurban
Tips Menyimpan Daging Kurban dengan Baik dan Sehat
menghafal
Agar Menghafal Al-Qur’an Terasa Nikmat
menghafal alquran
Cara Cepat Menghapal Al Quran Dengan 15 Menit
resep-kue-ketan-isi-mangga
Eksperimen Dapur : Kue Ketan Isi Mangga
resep-lumpia
Lumpia Crispy Isi Bengkuang
wedang-bajigur
Wedang Bajigur, Minuman Hangat Saat Cuaca Dingin
klepon
Klepon Yummy