Usia Hampir 3 Tahun, Anak Telat Bicara

MuslimahZone.com – Bagaimana jika ada anak usia 2 tahun 10 bulan masih sulit berkonsentrasi sehingga dikhawatirkan akan telat berbicara?

Jawaban:

Anak usia 2 tahun 10 bulan, dalam sektor perkembangan bahasa umumnya telah memiliki puluhan kosa kata, mengkombinasikan kata dan berbicara dalam kalimat pendek yang dapat dimengerti. Perhatian yang konstan ketika mendengarkan pembicaraan di sekitarnya dan saat diajak bicara memang sangat vital dalam perkembangan bahasa ini. Jika anak kesulitan untuk berkonsentrasi, maka “tabungan kosakata” nya akan sulit bertambah.

Sebagian anak memiliki karakter aktif dan susah diam, sehingga terkesan sulit berkonsentrasi saat diajarkan. Namun dengan sedikit trik, seperti menciptakan suasana tenang untuknya belajar dan menjauhkan objek yang dapat menganggu, atau terus menerus mengajaknya berbicara dan bertanya kepadanya untuk memancing responnya (sambil bermain atau mengerjakan kegiatan sehari-hari di rumah), anak seperti ini akan lebih mudah membangun kemampuan bicaranya.

Adapula anak yang memang “telat bicara” karena tipenya pemalu, meski sebenarnya ia telah paham dan memiliki kosakata yang banyak dalam benaknya. Orang tua perlu lebih aktif mengajaknya bicara, jika perlu dengan cara mengajaknya tempat yang ia sukai seperti pantai atau kebun binatang sebagai pancingan agar ia mau berbicara dan bercerita.

Gangguan konsentrasi yang lebih serius adalah tipe gangguan perkembangan yang disebut dengan ADHD, Attention Deficit Hyperactive Disorder, dimana diantara cirinya antara lain adalah:

  • Inatensi. Tidak mampu memusatkan perhatian pada satu objek dalam waktu lama. Anak sangat cepat bosan dan beralih ke benda-benda atau kegiatan lain dengan cepat.
  • Hiperaktif. Anak sangat aktif sepanjang harinya, tidak betah diam dalam satu ruangan, bahkan sering mencoba kegiatan yang dapat membahayakan dirinya tanpa rasa takut.
  • Impulsif.

Gangguan ini dapat dideteksi dengan membawa anak ke klinik tumbuh kembang atau dokter spesialis anak, lebih spesifik lagi yang memiliki keterampilan khusus dalam menangani gangguan tumbuh kembang pada anak. Saran kami, sebaiknya orangtua membawa anak untuk diperiksakan ke klinik tersebut. Jika diagnosisnya benar ADHD, maka dokter akan memberitahukan langkah-langkah terapi selanjutnya yang diperlukan. Tidak lupa kami sampaikan agar orangtua dan keluarga bersabar merawat dan mendidik si kecil dengan mengharap ridha Allah Ta’ala semata, dan terus berdo’a kepadaNya untuk kebaikan si kecil.

Semoga bermanfaat.

(konsultasisyariah.com/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
Tak Hanya Medsos; Whatsapp, Line, BBM Juga Jadi Pantauan Pemerintah
MHTI Kembali Menyelenggarakan Kongres Ibu Nusantara (KIN)
Miris, Pasca Gempuran ke Aleppo Jokowi Malah Tanda Tangan Kerjasama dengan Iran
Aroma Mewangi Minyak Kasturi
Allah SWT ‘Menyadap’ Kita
Level Fardhu Kifayah
Hukum Menghina Ulama
Rizki di Tangan Allah
Pada Suatu Titik
Mencari Jalan Pulang
Republik Hoax
Jodoh : Memilih Atau Dipilih ?
Ketika Istri Merasa Tidak Bisa Membahagiakan Suami
Pastikan Izin Suami Jika Ingin Menjalankan Shaum Sunnah
Satu-satunya Cinta yang Perlu Ada dalam Pernikahan bahkan dalam Kehidupan
Aku Peduli Iman Anakku
Anak Sukses Bermula dari Bangun Pagi
Jangan Sia-Siakan “Masa SMA”
Contoh Saja (Masih) Belum Cukup
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Raditya Dika tak lagi Jenaka, Awkarin Malah jadi fenomena: Generasi Islam Mau Kemana?
Kisah Si Kaya dan Si Miskin (Pemilik Dua Kebun: Surat Al-Kahfi 32-44)
Gubernur Al-Hajjaj dan Pelajaran untuk Penguasa Durja
Nilai Ketaatan Isteri pada Suami
Nenek Penjaga Wahyu Al-Qur’an
Asam Lambung Naik, Coba Obat Alami Ini
Popok Bayi Sekali Pakai VS Popok Kain
Bolehkah Ibu Hamil Makan Nangka?
Cara Sederhana Membersihkan Tubuh Dari Racun
Tips Meningkatkan Minat Membaca Buku
7 Tips Menyapih Anak
Tips Menyimpan Daging Kurban dengan Baik dan Sehat
Agar Menghafal Al-Qur’an Terasa Nikmat
Nikmatnya Pangsit Kuah Hangat Buatan Sendiri
Eksperimen Dapur : Kue Ketan Isi Mangga
Lumpia Crispy Isi Bengkuang
Wedang Bajigur, Minuman Hangat Saat Cuaca Dingin