Tatapan Mata Bunda

Muslimahzone.com – Karena satu hal, seorang anak gadis mengurung diri di kamar. Kemudian ibunya mengajak bicara si anak. Tapi sang anak terus menghindar. Akhirnya si ibu tidak tahan dan mendatangi anaknya, lalu bertanya. “Mengapa tidak mau bicara sama Mama. Mama kan nggak pernah marah sama kamu.”

Namun jawaban si anak sangat mengagetkan sang ibu. “Iya, Mama tidak marah, tapi mata Mama itu lebih dari marah,” ujar si anak.

Di sebuah sekolah inklusi seorang anak berkebutuhan khusus memasukkan spons pencuci piring bersabun ke dalam mulutnya. Seorang guru menatap anak tersebut dengan tatapan kaget sekaligus kecewa. Selama ini ibu guru tersebut meyakini bahwa muridnya sudah banyak kemajuan. Muridnya tidak lagi memasukkan benda yang tidak aman ke dalam mulutnya. Namun, melihat tatapan gurunya yang menyiratkan rasa kecewa si anak langsung menangis, berteriak, dan ngamuk.

Dua kisah di atas memberi pembelajaran kepada orangtua tentang pentingnya kontak mata dalam proses pengasuhan dan pendidikan anak. Bukan hanya dalam hal kuantitas saja namun juga kualitasnya. Para ahli melakukan riset tentang sejauh mana dampak kontak mata bagi perkembangan anak. Ternyata kontak mata yang memancarkan kasih sayang akan membantu perkembangan otak anak.

Kontak mata sangat penting untuk mengembangkan hubungan dan kepercayaan, serta melatih konsentrasi. Anak yang intens melakukan kontak mata dengan kedua orangtua dan lingkungan terdekatnya, maka akan lebih dapat mengontrol emosi. Penelitian dari University of New South Wales menemukan bahwa anak yang sering menghindari kontak mata dengan orangtuanya bisa dipastikan memiliki sifat emosional, pemarah dan anti sosial.
Kontak mata juga dapat menjadi alat diagnosa autisme. Hal ini bisa dilihat melalui gejala penurunan minat melakukan kontak mata pada bayi usia satu tahun. Diagnosa dini ini akan membantu orangtua untuk menangani dengan lebih baik.

Saat menyusui bayinya, penting bagi ibu untuk senantiasa melakukan kontak mata pada bayinya. Bayi yang ditatap dengan penuh kasih sayang akan terlihat lebih bersemangat dan senang menghisap ASI. Oleh karena itu, para ahli menyarankan agar saat menyusui, ibu tidak melakukan kegiatan lain seperti menelepon, chatting, apalagi sambil memarahi anak. Menyusui bukan hanya kegiatan untuk membesarkan fisik sang bayi, tetapi sesungguhnya sedang membangun karakter dan kecerdasan sang bayi.

Mata adalah jendela hati dan pikiran. Suasana hati dan pikiran ibu akan tercermin langsung dari sorot matanya. Dan hal tersebut tidak bisa dibohongi. Seorang ibu yang sedang galau bola matanya akan tampak gelisah. Ibu yang tidak memiliki harapan, maka tatapannya kosong. Sedangkan ibu yang sedang marah, maka tatapannya sangat tajam dan menimbulkan rasa tidak nyaman.

Mengingat pentingnya kontak mata di awal kehidupan anak, sebaiknya orangtua memperhatikan suasana hati dan pikirannya saat berinteraksi dengan anaknya. Namun masih banyak yang kurang menyadarinya.

Ayah-Bunda, mendidik anak bukan pekerjaan sambilan. Namun harus bermutu dan akurat, dalam berbagai hal. Semoga Allah SWT memberi kesabaran dalam membimbing dan mendidik buah hati kita. Aamiin.

Oleh: Ida S Widayanti, Penulis buku Serial Catatan Parenting Anak dari Surga Menuju Surga

Dipublish dalam Suara Hidayatullah edisi Juli 2016

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
Tak Hanya Medsos; Whatsapp, Line, BBM Juga Jadi Pantauan Pemerintah
MHTI Kembali Menyelenggarakan Kongres Ibu Nusantara (KIN)
Miris, Pasca Gempuran ke Aleppo Jokowi Malah Tanda Tangan Kerjasama dengan Iran
Aroma Mewangi Minyak Kasturi
Allah SWT ‘Menyadap’ Kita
Level Fardhu Kifayah
Hukum Menghina Ulama
Neraka Jahannam Sepanjang Hidup, Surga Sepanjang Hidup
Rizki di Tangan Allah
Pada Suatu Titik
Mencari Jalan Pulang
Jodoh : Memilih Atau Dipilih ?
Ketika Istri Merasa Tidak Bisa Membahagiakan Suami
Pastikan Izin Suami Jika Ingin Menjalankan Shaum Sunnah
Satu-satunya Cinta yang Perlu Ada dalam Pernikahan bahkan dalam Kehidupan
Kenapa Anakku Susah Banget Sih Disuruh Sholat?
Aku Peduli Iman Anakku
Anak Sukses Bermula dari Bangun Pagi
Jangan Sia-Siakan “Masa SMA”
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Raditya Dika tak lagi Jenaka, Awkarin Malah jadi fenomena: Generasi Islam Mau Kemana?
Kisah Si Kaya dan Si Miskin (Pemilik Dua Kebun: Surat Al-Kahfi 32-44)
Gubernur Al-Hajjaj dan Pelajaran untuk Penguasa Durja
Nilai Ketaatan Isteri pada Suami
Nenek Penjaga Wahyu Al-Qur’an
Asam Lambung Naik, Coba Obat Alami Ini
Popok Bayi Sekali Pakai VS Popok Kain
Bolehkah Ibu Hamil Makan Nangka?
Cara Sederhana Membersihkan Tubuh Dari Racun
Tips Meningkatkan Minat Membaca Buku
7 Tips Menyapih Anak
Tips Menyimpan Daging Kurban dengan Baik dan Sehat
Agar Menghafal Al-Qur’an Terasa Nikmat
Nikmatnya Pangsit Kuah Hangat Buatan Sendiri
Eksperimen Dapur : Kue Ketan Isi Mangga
Lumpia Crispy Isi Bengkuang
Wedang Bajigur, Minuman Hangat Saat Cuaca Dingin