Surat Untukmu… Wanita Pengikut Syi’ah…

wanita-syiah-kuwait

Muslimahzone.com – Kutulis risalah ini dari hatiku yang paling dalam….
Entah kelak akan sampai kepadamu, atau tidak….
Entah kau akan sempat membacanya, atau tidak…
Entah kau akan peduli atau tidak….

Sejak lama aku telah mendengar tentangmu,
Membaca kisah-kisahmu,
Dulu aku berfikir, ahh…biarlah itu urusanmu
Tapi, semakin hari semakin bertambah kerisauanku, membaca, melihat, mendengar berita tentangmu…belum ditambah dengan foto-foto yang mungkin itu adalah teman-temanmu…(yang maaf dengan terang-terangan menyatakan siap di mut’ah)

Iya mut’ah…
Inilah yang membuatku ingin menyuratimu…
Aku tak tahu apakah engkau menikmatinya (mut’ah itu) atau tidak!
Tapi, aku berbicara dari hati ke hati denganmu…
Hati seorang wanita yang sama-sama terlahir dari seorang ibunda Hawwa’…
Terlepas dari dalil apa yang engkau pegang dan yakini, aku hanya ingin membawamu kepada alam fitrah dan kodrat kita sebagai wanita…

Sungguh ! tak tega rasanya, membayangkan dirimu yang bisa dipeluk oleh lelaki siapa saja,,,
Dalam tempo dan waktu sekehendak mereka…
Aku tidak bisa membayangkan,,,
Sekiranya dirimu mengandung, namun dalam masa itu, kontrakmu alias masa mut’ah itu habisss…
Tanpa engkau punya hak menuntut ataupun menggugat…

Tidakkah engkau menyadari kembali,,,
Bahwa agama ini, islam yang murni ini, begitu sangat menjaga kita kaum wanitanya !?

Hijab kita…iya hijab ini…
Allah syari’atkan demi menjaga kehormatanmu…
Demi menahan tangan-tangan nakal yang kan menjamahmu…
Demi menghalangi lirikan dan pandangan mata liar yang kan merenggut kehormatanmu…

Hijabmu dan hijabku, hanya akan halal dibuka oleh lelaki pilihan yang Allah jodohkan untukmu…,
lelaki yang kan bertanggung jawab seutuhnya untukmu…
Lelaki yang kan menyayangimu.., menjagamu..,
Menafkahimu lahir batin..,
Lelaki yang kan menjadi t4tempat bersandarmu di kala susah dan senang..,
Lelaki yang kan jadi ayah bagi anak-anakmu…dan dia suami yang tulus mencintaimu hari ini, esok, lusa,…hingga ajal menjemputmu…

Duhai….
Begitu sedih hatiku, saat mmbaca kisah salah seorang temanmu, ketika di suatu malam yang gelap ia bersedia dimut’ah, namun setelah selesai hajatnya baru mereka tersadar, kalau yang lelaki adalah kakak kandungnya dan temanmu itu adalah adik kandungnya sendiri…
Astagfirullahal ‘adziim…!!

Agama macam apa yang sudah menjeratmu??
perbuatan sekeji itu masih dianggap ibadah dan keutamaan…!?

Yaa Rabbii…
Akankah engkau masih bisa berfikir secara akal sehatmu ?
Betapa banyak dari temanmu..
Hari ini mereka mnjerit, dengan bayangan penyakit menakutkan yang telah mnggerogoti tubuh lemah mereka??

AIDS yang hampir tidak bisa menjamin apakah setiap orang di antara kalian baik laki ataupun perempuan bisa selamat dari penyakit ini…
Jika tradisi kontrak mengontrak, mut’ah memut’ah terus kalian lakukan…..
Sedangkan negara yang menjadi kiblatmu hampir-hampir menjadi negara teratas dengan kasus penderita AIDS terbanyak di seluruh dunia…

Ohh, sekiranya ajaran yang engkau ikuti hari ini, adalah ajaran yang lurus,,
Maka, hari ini engkau adalah wanita yang paling berbahagia…

Namun, aku membaca banyak berita tentangmu…,pengakuan dari teman-temanmu…,
Betapa ternyata hidup mereka tersiksa , diliputi gundah gulana..
Sekian lama bersama dengan lelaki mut’ahnya, tanpa ada “status” yang jelas…
Wanita-wanitamu jika ia sudah meresmikan pernikahannya, sungguh ia tidak pernah tertidur dengan nyenyak lagi, membayangkan dengan siapa lagi suaminya mut’ah malam ini….

Duh, sekiranya engkau tahu betapa kami wanita muslimah yang engkau katakan sunni ini…
Begitu tenang dan bahagia dengan keluarga kami..
Maka pasti engkau akan kembali…kembali…
Walaupun harus dengan merangkak….!!

Duhai….(dengan kalimat apa aku memanggilmu.. ?)
Jika keyakinanmu tentang rukun iman atau islam telah berubah, masihkah mengaku saudariku ??

Jika telah sampai lisanmu, mencela para sahabat dan istri-istri  baginda Rasulullah shalallahu alaihi wasallam, masihkah engkau saudariku ??

Jika sikapmu terhadap imam 12 mu melebihi segalanya, jika Al-Quran masih kau ragukan, jika Malaikat Jibril kalian tuduh salah mnyampaikan wahyu, bahkan baginda Rasulullah sndiri masih kalian anggap belum smpurna menyampaikan risalah islam…
Masihkah engkau saudariku ??

Jika tidak sampai kepada keadaan seperti itu…,
Jika ternyata ada dalam dirimu keraguan tentang Syi’ah, ajaran dan ritual yang kau jalani hari ini…
Jika ternyata masih ada secuil keimananmu tentang ISLAM yang benar ini di hatimu…

Maka, kembalilah !! Saudariku…
Kembali….!!
Balikkan tubuhmu !!
Langkahkan kakimu menuju kami….
Tapaki kembali jalan Sunnah ini….
Tinggalkan Syi’ah dengan seluruh iming-imingnya…!!
Tinggalkan ia dengan muth’ahnya…hingga Allah menuliskan kepada mereka apa yang berhak atas mereka…

Kita akan kembali menjadi saudara seiman sekeyakinan…

Kembalilah !!
Jika engkau ingin kebahagiaan hakiki…

Engkau wanita terhormat ketika bersama kami…
Dirimu, dan anak-anakmu…
Takkan pernah merasa was-was dengan habisnya masa kontrakmu…atau kau dibuat menggantung dengannya…

Engkau akan menjadi wanita mulia ditengah-tengah kami…
Tak perlu lagi kau memukul-mukul menyakiti wajah dan tubuhmu di peringatan karbala mereka…,
Tak perlu lagi kau antrian tuk mendaftar sebagai wanita siap mut’ah di husainiyat mereka…,
Tak butuh lagi engkau bergerombol di hadapan Ulama Marja’ mereka untuk mendapatkan giliran mut’ah tertinggi…,
Sungguh mereka tidak adil, ketika membolehkan dirimu dimut’ahi oleh mereka, namun melarang putri-putri mereka dimut’ah..
Cukuplah ini sebagai bukti !!

Kau wanita suci pada hakikatnya…,
Biarkan fitrahmu berbicara…,
Biarkan kodratmu memutuskan…,
Biarkan hati kecilmu memilih…

Sungguh jika engkau bersungguh-sungguh meninggalkan keburukan ritual dan ajaran mereka, maka Allah ta’ala akan mnggantikannya dengan yang lebih baik, itu janji baginda Rasulullah dalam haditsnya…

Akhir dari risalahku ini….
Aku ingin sampaikan padamu,

Jika engkau ingin benar-benar kembali…
Jika engkau ingin benar-benar bertaubat…
Ada kami disini, “Muslimah-Muslimah yang berjuang untuk tetap istiqomah“…
Yang akan merangkulmu, memelukmu, mengingatkanmu kembali tentang Islam yang indah ini…

Ada kami dimana-mana, jumlah kami sangat banyak dan akan terus dan terus bertambah…
Mari bersama dengan kafilah kami !!
Bersama mengarungi bahtera dengan kapal kami !!
Tinggalkan nafsu syahwat syaithoni…sungguh itu hanya kesenangan sesaat…

Namun, jika engkau tetap dalam pilihanmu…
Pendirianmu tak tergoyahkan…
Keyakinanmu terlalu menghujam, dan doktrin Syiah telah memenuhi akal pikiranmu…

Biarlah…
Tinggalkan risalah ini untukku dan saudari-saudariku,
Aku ingin menjaga mereka, mengingatkan mereka tentang kesesatan ajaran Syiah yang kau terjerat di dalamnya…

Kami masih punya adik-adik remaja,
Kami masih punya teman-teman di kampus, kami masih punya sahabat ibu-ibu majelis taklim, yang perlu kami jaga..

Tinggalkan risalah ini untuk mereka….
dan bukan untukmu lagi…!!!!!!

Dan jika sebaliknya, dengan risalah ini engkau atau temanmu justru membenci kami !!

Ketahuilah, jumlah kami sangat banyak !! Dan akan terus bertambah…
Ibunda kami Khadijah…
Ibunda kami Aisyah…
Ibunda kami Sumayyah…
Ibunda kami Khansa…
Ibunda kami Nusaibah…
Ada semangat juang mereka mengalir dalam darah kami….

Kami akan terus mengingatkan saudari-saudari kami, tentangmu,,,dan Syiahmu,
Kami akan berada di tapal batas menjaga mereka…
Kami akan ada dan akan terus menyuarakan ISLAM YANG BENAR untuk kami, anak-anak kami, saudara-saudari kami…

“Semoga Allah ta’ala selalu menjaga kami, Islam dan Kaum Muslimin di bumi mana saja berada”

Aamiiin yaa Rabbal ‘alamiin.

Akademia Muslimah
Dzulhijjah 1436H.

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

mendidik-anak
“Untuk Mendidik Seorang Anak, Butuh Orang Sekampung”
bahaya-smartphone
Waspadai Masalah Kesehatan Akibat Ketergantungan Smartphone!
aksi-bela-islam
Kronologi Kejadian Aksi Bela Islam II pada 4 Nov 2016 Resmi dari GNPF MUI
irena-handono
Terkait Penistaan Al-Qur’an, Umi Hj. Irena Handono Menulis Surat Terbuka Untuk Presiden dan Kapolri
israel-kebakaran
Kebakaran di Israel dan Tafsir Surat Al-Fajr
arisan
Hukum Arisan Dalam Islam
memukul
Kebolehan Memukul Istri dan Anak Sebagai Ta’dib
pasar-islam
Mal dan Fasilitas Dagang dalam Islam
pertolongan-allah
Pertolongan Allah Kepada yang Menolong Agamanya
cairo
Suara Hati dari Cairo
lidi-umat
Ketika Lidi Umat Bersatu…
mencintai-allah
Ya Allah Aku Mencintai-Mu, Walaupun Aku Bermaksiat Kepada-Mu…
nasehat-pasutri
Nasehat Pasutri Agar Kokoh Perkawinan
bunga-layu
Mengingkari Kebaikan Suami, Salah Satu Penyebab Terbanyak Wanita Masuk Neraka
keluarga-islami-2
Nasehat Rasulullah Agar Pernikahan Dipenuhi Keberkahan dan Kebahagiaan (Part 2)
keluarga-sakinah
Nasehat Rasulullah Agar Pernikahan Dipenuhi Keberkahan dan Kebahagiaan
anak-lucu
Kebutuhan Memahami Anak Usia Dini
mencium-bayi
Ini Alasan Sebaiknya Tidak Mencium Bibir Anak
kejujuran-anak
Mengokohkan Kejujuran Dalam Diri Anak
anak-laki-laki
Membangun Karakter Anak Laki-Laki
kamera
Jaga Aurat di Depan Kamera
selfie-muslimah
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
sosmedia
Raditya Dika tak lagi Jenaka, Awkarin Malah jadi fenomena: Generasi Islam Mau Kemana?
alay
Era Gadget Ciptakan Generasi Alay, Generasi Lalai
arrayah-212
Kisah Ar Rayah di Aksi Damai 212
salat-jumat-212-diguyur-hujan
Semerbak Harum Saat Hujan Turun Dalam Aksi 212
sepatu
Karena Ukuran Kita Tak Sama
muslim-ummah
Ilmu Sanad, Hanya Dimiliki Umat Islam
mandi-malam
Manfaat dan Resiko Mandi di Malam Hari
profil-muhaimin-iqbal
The Age of Deception
obesitas
Apa yang Menjadi Penyebab Obesitas?
kentut
Sering Kentut, Ini Penyebab, Diagnosa dan Pencegahannya
cara-menyapih-anak
7 Tips Menyapih Anak
daging-kurban
Tips Menyimpan Daging Kurban dengan Baik dan Sehat
menghafal
Agar Menghafal Al-Qur’an Terasa Nikmat
menghafal alquran
Cara Cepat Menghapal Al Quran Dengan 15 Menit
resep-kue-ketan-isi-mangga
Eksperimen Dapur : Kue Ketan Isi Mangga
resep-lumpia
Lumpia Crispy Isi Bengkuang
wedang-bajigur
Wedang Bajigur, Minuman Hangat Saat Cuaca Dingin
klepon
Klepon Yummy