Sukses Mengajak Anak Puasa Berdasarkan Kiat Sahabat Nabi (part 2)

unnamed (86)

MuslimahZone.com – Sebelumnya kita sudah membahas bagaimana kiat mengajak anak puasa diantaranya dengan membiasakan puasa sunnah.

Dengan asumsi yang sunnah saja diajarkan, apalagi yang wajib? yang dianjurkan saja dikerjakan, apalagi yang harus dan berdosa jika ditinggalkan? Dengan membiasakan sunnah, insya Allah akan mengalami kemudahan saat melakukan yang wajib.

Dimulai dari yang sunnah juga memudahkan kita-sebagai orang tua-untuk menganalisa banyak hal terkait yang menghambat dan membuat senang anak-anak kita dalam menjalankan puasa.

Jika dimulai sejak dini dari puasa-puasa sunnah di sepanjang tahun itu, insya Allah anak-anak akan sangat terbiasa dan antusias saat puasa Ramadhan menyapa. Sehingga mereka akan dengan senang hati melakukannya. Apalagi, saat Ramadhan, temannya lebih banyak dibanding saat mengerjakan puasa sunnah.

Ketiga, hiburan.

Ini yang sangat penting. Fungsinya hanya untuk mengalihkan perhatian anak dari rasa lapar yang sudah pasti mendera.

Terkait hiburan ini, ada banyak hal yang mesti diperhatikan. Pertama, materinya. Jangan berhibur dengan sesuatu yang terlarang oleh syariat dan merusak anak-anak kita. Kedua, perhatikan fungsinya. Dalam hal ini, fungsinya hanya untuk pengalihan saat anak-anak merasa lapar. Sehingga, mainan itu bukan dijadikan sebagai aktivitas utama.

Ajarkan sunnah kepada anak-anak sejak dini. Apalagi, porsi tidur mereka juga masih banyak. Alhasil, gunakan hiburan sesuai kadarnya, jangan sampai berlebihan.

Misalnya, pagi hari ajak anak jalan-jalan. Lalu, ajak untuk shalat Dhuha. Baru bermain hingga Dhuhur. Jika mereka bisa qailulah sebelum dan setelah Dhuhur, maka hal itu amat baik. Ketika mereka terbangun di waktu Ashar, ajaklah ke masjid untuk shalat berjamaah. Dilanjut dengan ‘main’ di masjid menunggu waktu berbuka.

Ketiga, jenis mainan. Baik untuk disesuaikan dengan kesukaan anak. Tidak harus mewah. Asal dia suka. Karenanya, orang tua harus benar-benar mengerti mainan yang dibutuhkannya. Bisa juga dibuat sendiri, atau membeli di gerai-gerai mainan yang jumlahnya semakin menjamur di zaman ini.

Jika memungkinkan, tak ada salahnya melibatkan anak-anak kita untuk turut membuatnya. Sehingga mereka merasakan perjuangan dalam mewujudkannya, dan mereka akan menghargai jerih payahnya itu. Buat variasi mainan, agar anak tidak bosan.

Keempat, kekompakan anggota keluarga.

Bahwa mendidik untuk berpuasa sejak dini harus disepakati oleh seluruh anggota keluarga agar memberikan hasil yang terbaik. Suami, istri, nenek, bibi, paman, kakak-kakak, dan anggota keluarga lainnya.

Jika seluruh anggota sudah bersatu dengan misi yang sama, hal ini akan memudahkan bagi anak. Sebab, semuanya satu arah dan sepakat dengan model yang sama. Sehingga, ke mana pun anak pergi untuk mencari ‘pembelaan’ supaya tidak berpuasa, maka jawaban dan aksi yang didapatkan anak-anak dari orang-orang di sekitarnya sama saja. Wallahu A’lam.

Sumber: keluargacinta.com

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

tito-karnavian
Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
sosmed-dipantau
Tak Hanya Medsos; Whatsapp, Line, BBM Juga Jadi Pantauan Pemerintah
kin-4
MHTI Kembali Menyelenggarakan Kongres Ibu Nusantara (KIN)
jokowi-di-iran
Miris, Pasca Gempuran ke Aleppo Jokowi Malah Tanda Tangan Kerjasama dengan Iran
cabut alis
Bertujuan Cantik Ternyata Aktifitas Ini Haram
berhutang
Adab Ketika Berhutang
tanda-tanya
Inilah Lelaki Paling Tampan Menurut Riwayat Hadits
delivery
Hukum Layanan Delivery Makanan dengan Ojek
sombong
Sombong, Biang Segala Penyakit Hati
akhir zaman
Banyaknya Pembunuhan di Akhir Zaman
amar-maruf
Bersabar Itu Atas Musibah, Bukan Atas Kedzaliman
pentingnya-dakwah
Ketika Dakwah Ditinggalkan
shaum
Pastikan Izin Suami Jika Ingin Menjalankan Shaum Sunnah
cinta_love
Satu-satunya Cinta yang Perlu Ada dalam Pernikahan bahkan dalam Kehidupan
pernikahan-4
Tentang Sebuah Pernikahan
nasehat-pasutri
Nasehat Pasutri Agar Kokoh Perkawinan
menghafal-alquran
Jangan Sia-Siakan “Masa SMA”
gosok-gigi
Contoh Saja (Masih) Belum Cukup
anak-muslimah
Lima Poin Penting Dalam Pendidikan Anak
anak-alam
Belajar Bersama Alam
kamera
Jaga Aurat di Depan Kamera
selfie-muslimah
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
sosmedia
Raditya Dika tak lagi Jenaka, Awkarin Malah jadi fenomena: Generasi Islam Mau Kemana?
alay
Era Gadget Ciptakan Generasi Alay, Generasi Lalai
isteri taat
Nilai Ketaatan Isteri pada Suami
wahyu alquran
Nenek Penjaga Wahyu Al-Qur’an
Muslim
Ikhtiar Pertama Apabila Seorang Muslim Sakit
mencintai-nabi
Merekalah Orang-Orang yang Mencintai Nabi
popok-bayi
Popok Bayi Sekali Pakai VS Popok Kain
nangka
Bolehkah Ibu Hamil Makan Nangka?
minum
Cara Sederhana Membersihkan Tubuh Dari Racun
kenari
Rahasia Dibalik Makanan Ini Untuk Wanita
membaca-buku
Tips Meningkatkan Minat Membaca Buku
cara-menyapih-anak
7 Tips Menyapih Anak
daging-kurban
Tips Menyimpan Daging Kurban dengan Baik dan Sehat
menghafal
Agar Menghafal Al-Qur’an Terasa Nikmat
pangsit-kuah
Nikmatnya Pangsit Kuah Hangat Buatan Sendiri
resep-kue-ketan-isi-mangga
Eksperimen Dapur : Kue Ketan Isi Mangga
resep-lumpia
Lumpia Crispy Isi Bengkuang
wedang-bajigur
Wedang Bajigur, Minuman Hangat Saat Cuaca Dingin