Standar Kesuksesan Seorang Ibu Menurut Al-Qur’an

standar ibu sukses

Muslimahzone.com – Menjadi seorang ibu adalah anugerah luar biasa dari Allah swt. Dengan dikaruniai anak artinya Allah berkenan menitipkan amanah pada kita. Tentu sebagai orang yang menerima amanah tersebut, kita ingin melakukan yang terbaik. Agar kelak ketika diminta pertanggung jawaban, Allah ridho terhadap ikhtiar kita. 

Lalu bagaimana sebaik-baik bentuk penjagaan amanah anak? Ternyata dalam Al Quran konsep tentang pendidikan yang seharusnya dilakukan ibu terhadap anaknya telah dijelaskan.

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allâh terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS at-Tahrîm: 6)

Dalam Tafsir ath-Thabari, 23/491, Imam Ibnu Jarir Ath-Thabari rahimahullah berkata, “Allâh Yang Maha Tinggi berfirman, ‘Wahai orang-orang yang membenarkan Allâh dan Rasul-Nya ‘Peliharalah dirimu!’, yaitu maksudnya, ‘Hendaklah sebagian kamu mengajarkan kepada sebagian yang lain perkara yang dengannya orang yang kamu ajari bisa menjaga diri dari neraka, menolak neraka darinya, jika diamalkan. Yaitu ketaatan kepada Allâh. Dan lakukanlah ketaatan kepada Allâh.”

Lalu firman Allah,  ‘dan keluargamu dari api neraka!’, Maksudnya, ‘Ajarilah keluargamu dengan melakukan ketaatan kepada Allâh yang dengannya akan menjaga diri mereka dari neraka.’

Ayat ini menjadi dalil bahwa ibu yang sukses adalah ibu yang memberikan pengajaran, pendidikan pada anaknya agar sang anak terbebas dari api neraka. 

“Dan Kami perintahkan kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua orang tuanya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Masa mengandung sampai menyapihnya selama tiga puluh bulan, sehingga apabila dia (anak itu) telah dewasa dan umurnya mencapai empat puluh tahun, ia berdoa, “Ya Tuhanku, berilah aku petunjuk agar aku dapat mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau limpahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan agar aku dapat berbuat kebajikan yang Engkau ridhai; dan berilah aku kebaikan yang akan mengalir sampai kepada anak cucuku. Sungguh, aku bertobat kepada Engkau, dan sungguh, aku termasuk orang muslim.” (QS Al Ahqaf: 15)

Ini merupakan dalil kedua tentang keberhasilan pendidikan ibu adalah menjadikan anaknya sholeh. Sholeh menurut arti bahasa baik, yang tentu sesuai dengan ajaran Islam. Maka bila digabungkan, dalam Islam, orang tua (ibu) diamanahkan untuk menjadikan anaknya sholeh yang terbebas dari neraka. 

Istilah Al Qur’an paripurna. Anak sholeh yang terbebas dari neraka bisa dipastikan kehidupan dunianya baik karena orientasinya akhirat. Dan orang yang berorientasi akhirat, akan melakukan yang terbaik di dunianya demi keridhoan Allah. 

Maka jangan cemas jika standar masa  kini tentang keberhasilan mendidik anak tidak sepenuhnya ada pada kita. Sukses mendidik anak bukan dinilai dari anak selalu menjadi juara kelas, menjadi pemenang di berbagai lomba, menduduki jabatan penting, dan seterusnya.

Esensi kesuksesan seorang ibu dalam mendidik anak adalah menghantarkan mereka menjadi hamba yang bertaqwa, anak sholeh-sholehah. Yang insyaAllah anak-anak tersebut akan mendapat kebahagiaan dunia-akhirat.

Umi Laila Sari

(ummi-online/muslimahzone.com)

Leave a Reply

tito-karnavian
Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
sosmed-dipantau
Tak Hanya Medsos; Whatsapp, Line, BBM Juga Jadi Pantauan Pemerintah
kin-4
MHTI Kembali Menyelenggarakan Kongres Ibu Nusantara (KIN)
jokowi-di-iran
Miris, Pasca Gempuran ke Aleppo Jokowi Malah Tanda Tangan Kerjasama dengan Iran
parfum
Aroma Mewangi Minyak Kasturi
menyadap
Allah SWT ‘Menyadap’ Kita
fardhukifayah
Level Fardhu Kifayah
menghina ulama
Hukum Menghina Ulama
Rizki-Semut
Rizki di Tangan Allah
Bandul-Kehidupan
Pada Suatu Titik
empty_long_road_at_sunset-wide
Mencari Jalan Pulang
hoax
Republik Hoax
sepatu jodoh
Jodoh : Memilih Atau Dipilih ?
istri 2
Ketika Istri Merasa Tidak Bisa Membahagiakan Suami
shaum
Pastikan Izin Suami Jika Ingin Menjalankan Shaum Sunnah
cinta_love
Satu-satunya Cinta yang Perlu Ada dalam Pernikahan bahkan dalam Kehidupan
tauhid anak
Aku Peduli Iman Anakku
The sleeping boy
Anak Sukses Bermula dari Bangun Pagi
menghafal-alquran
Jangan Sia-Siakan “Masa SMA”
gosok-gigi
Contoh Saja (Masih) Belum Cukup
cyber army 2
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
kamera
Jaga Aurat di Depan Kamera
selfie-muslimah
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
sosmedia
Raditya Dika tak lagi Jenaka, Awkarin Malah jadi fenomena: Generasi Islam Mau Kemana?
kebun anggur
Kisah Si Kaya dan Si Miskin (Pemilik Dua Kebun: Surat Al-Kahfi 32-44)
bani umayyah
Gubernur Al-Hajjaj dan Pelajaran untuk Penguasa Durja
isteri taat
Nilai Ketaatan Isteri pada Suami
wahyu alquran
Nenek Penjaga Wahyu Al-Qur’an
air-mentimun
Asam Lambung Naik, Coba Obat Alami Ini
popok-bayi
Popok Bayi Sekali Pakai VS Popok Kain
nangka
Bolehkah Ibu Hamil Makan Nangka?
minum
Cara Sederhana Membersihkan Tubuh Dari Racun
membaca-buku
Tips Meningkatkan Minat Membaca Buku
cara-menyapih-anak
7 Tips Menyapih Anak
daging-kurban
Tips Menyimpan Daging Kurban dengan Baik dan Sehat
menghafal
Agar Menghafal Al-Qur’an Terasa Nikmat
pangsit-kuah
Nikmatnya Pangsit Kuah Hangat Buatan Sendiri
resep-kue-ketan-isi-mangga
Eksperimen Dapur : Kue Ketan Isi Mangga
resep-lumpia
Lumpia Crispy Isi Bengkuang
wedang-bajigur
Wedang Bajigur, Minuman Hangat Saat Cuaca Dingin