RUU KKG, Pengerdilan Perempuan di Wilayah Domestik

MuslimahZone.com – Selain berimplikasi pada penggugatan norma sosial, pengesahan Rancangan Undang-Undang Keadilan dan Kesetaraan Gender (RUU KKG) dinilai bisa mengerdilkan nilai perempuan di mata negara.

“Perempuan yang tidak berperan di sektor publik akan bernilai rendah di mata negara.  Hal itu karena indeks keberhasilan negara maju berasal dari besarnya kontribusi perempuan di sektor publik,” ungkap  Direktur The Center of Gender Studies (CGS), Dr. Dinar Dewi Kania, seperti dilansir hidayatullah.com.

Menurut Dinar, peranan perempuan dalam mendidik dan mengasuh anak di rumah, bernilai lebih rendah dibandingkan peranannya di ranah publik.

Tidak hanya itu, peranan perempuan yang semakin banyak di luar rumah akan mengubah orientasi hidup lebih materialistis.

“Karena peran perempuan di publik identik dengan uang dan materi dan mengenai bagaimana mereka dibayar,”imbuhnya.

Sedangkan dibeberapa negara lainnya, indeks keberhasilan dilihat dari tingginya jumlah anak di tempat penitipan anak. Seperti Slovenia yang mendapat kritik dari The Convention on the Elimination of All Forms Against Women (CEDAW) karena jumlah anak yang dititipkan, kurang dari 30 persen.

Semakin tinggi jumlah tempat penitipan anak dan semakin banyaknya jumlah anak yang dititipi, maka gerakan para feminis semakin berhasil.

“Isu di masing-masing negara berbeda. Kalau di Indonesia bisa dilihat dari seberapa banyak anak yang dititipkan pada pembantunya,”tutur Dosen Universitas Trisakti itu.

Implikasi RUU KKG mungkin baru terasa 10-20 tahun setelah disahkan.

“Mereka akan pelan-pelan, dari dulu mereka tidak pakai cara ekstrim. Tapi sepuluh-dua puluh tahun lagi, maka akan memasukkan gender sampai tingkatan yang lebih tinggi,”terangnya.

Dinar mencontohkan seperti CEDAW yang sudah terang-terangan menyarankan pada Meksiko untuk melegalisasi prostitusi dan menyediakan akses aborsi yang cepat dan mudah.

Sejumlah organisasi massa (Ormas) Muslimah menolak RUU KKG yang saat ini sedang memasuki tahapan pengesahannya melalui Sidang Paripurna sebagai RUU Inisiatif.

(hidayatullah.com/muslimahzone.com)

One Response

Leave a Reply

Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
Tak Hanya Medsos; Whatsapp, Line, BBM Juga Jadi Pantauan Pemerintah
MHTI Kembali Menyelenggarakan Kongres Ibu Nusantara (KIN)
Miris, Pasca Gempuran ke Aleppo Jokowi Malah Tanda Tangan Kerjasama dengan Iran
Aroma Mewangi Minyak Kasturi
Allah SWT ‘Menyadap’ Kita
Level Fardhu Kifayah
Hukum Menghina Ulama
Rizki di Tangan Allah
Pada Suatu Titik
Mencari Jalan Pulang
Republik Hoax
Jodoh : Memilih Atau Dipilih ?
Ketika Istri Merasa Tidak Bisa Membahagiakan Suami
Pastikan Izin Suami Jika Ingin Menjalankan Shaum Sunnah
Satu-satunya Cinta yang Perlu Ada dalam Pernikahan bahkan dalam Kehidupan
Aku Peduli Iman Anakku
Anak Sukses Bermula dari Bangun Pagi
Jangan Sia-Siakan “Masa SMA”
Contoh Saja (Masih) Belum Cukup
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Raditya Dika tak lagi Jenaka, Awkarin Malah jadi fenomena: Generasi Islam Mau Kemana?
Kisah Si Kaya dan Si Miskin (Pemilik Dua Kebun: Surat Al-Kahfi 32-44)
Gubernur Al-Hajjaj dan Pelajaran untuk Penguasa Durja
Nilai Ketaatan Isteri pada Suami
Nenek Penjaga Wahyu Al-Qur’an
Asam Lambung Naik, Coba Obat Alami Ini
Popok Bayi Sekali Pakai VS Popok Kain
Bolehkah Ibu Hamil Makan Nangka?
Cara Sederhana Membersihkan Tubuh Dari Racun
Tips Meningkatkan Minat Membaca Buku
7 Tips Menyapih Anak
Tips Menyimpan Daging Kurban dengan Baik dan Sehat
Agar Menghafal Al-Qur’an Terasa Nikmat
Nikmatnya Pangsit Kuah Hangat Buatan Sendiri
Eksperimen Dapur : Kue Ketan Isi Mangga
Lumpia Crispy Isi Bengkuang
Wedang Bajigur, Minuman Hangat Saat Cuaca Dingin