Rumput Tetangga Lebih Hijau, Ilusi

rumput-tetangga-lebih-hijau

MuslimahZone.com – “Coba lihat tuh Pak, tetangga sebelah. Suaminya rajin menemani istrinya ke pasar.”

“Istri temanku dikasih uang sekian cukup untuk sebulan.”

“Suami temanku memberikan semua kartu banknya pada istri.”

“Jeng, mbok ya sesekali seperti ibu tetangga. Pandai berdandan.”

Pernah mendengar kalimat seperti ini? Pernah merasakan hal serupa?

Ketidakpuasan akan pasangan hal yang wajar dan sering terjadi terutama pada pasangan muda. Mau menikah melalui proses perkenalan panjang, mau pendek; sejatinya pernikahan adalah berkumpulnya dua manusia yang berbeda latar belakang dan kebiasaan. Sudah pasti banyak gesekan.

Gesekan timbul dari rasa tidak puas pada pasangan dan menuntut pasangan sesuai konsep ideal yang ada dalam pikiran. Dalam kondisi ini, mata menjadi lebih nyalang melihat sekitar. Tertangkaplah sosok-sosok yang, kok ya nampak sangat sempurna…jauh dibandingkan pendamping saat ini.

Jadi saja, makin penasaran dengan yang Allah takdirkan menemani hidup. Ini benar, dia yang ditakdirkan menjadi sebelah jiwa? Jangan-jangan tertukar? (Sinetron sebelah rusuk yang tertukar apakah sudah ada? )

Yang harus kita pahami lebih dahulu, sosok (nampaknya) sempurna itu hanya kita lihat sesekali. Bisa jadi, kita sekedar mendengar cerita tentang dia. Bertemu pun belum pernah. Ada tangkapan sekilas-kilas yang pastinya bukanlah gambaran utuh sosok itu.

Suami tetangga itu memang rajin menemani istrinya ke pasar, tapi dia amat sangat cemburuan. Keluar rumah saja sang istri dilarang sendirian. Istri teman yang diberi uang berapapun cukup untuk sebulan itu, sebenarnya berhutang pada rentenir tanpa sepengetahuan suaminya. Suami yang memberikan semua kartu bank untuk istrinya itu ternyata isi banknya juga minim karena sebagian besar gaji sudah dipotong pinjaman bank. Ibu tetangga yang dijadikan role model yang suka berdandan itu, lha, ternyata punya pacar di kantornya.

Tangkapan mata kita tentang pasangan orang lain sudah pasti tidak utuh. Tidak bijak jika kemudian mengukur pasangan dengan tangkapan parsial itu karena bukan apple to apple. Hanya tangkapan sebagian dibanding dengan tangkapan 24/7. Lagipula, sikap membanding-bandingkan ini sangat kental dengan sikap tidak syukur nikmat.

Iya, suami sulit diminta menemani ke pasar, tapi dia sangat telaten mengasuh anak-anak. Benar bahwa istri selalu tidak cukup jika diberikan uang bulanan, tapi sifatnya memang sangat pemurah dan mudah tersentuh melihat penderitaan yang lain hingga selalu berbagi. Betul bahwa suami tidak pernah terbuka tentang keuangan keluarga, tapi jika bertemu keadaan yang menuntut untuk membantu keluarga besar, suami selalu terdepan membuka dompet. Iya, istri lugu dan berpenampilan kampungan, tapi dia guru anak-anak yang disayangi banyak orang.

Saya selalu yakin dengan perintah Allah, ‘bersyukurlah kamu, maka akan Aku tambahkan nikmat-Ku berlipat-lipat’. Rasa bersyukur atas karunia pasangan yang diberikan Allah pada kita, saya percaya adalah salah satu pintu pembuka semakin dekatnya pasangan akan sosok ideal yang kita inginkan. Bukankah mudah bagi Allah untuk menjadikannya? Kun fayakun.

So?

Rumput tetangga lebih hijau? Mari kita sepakati, itu hanya ilusi.

Sumber: syariahpublications.com

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

mendidik-anak
“Untuk Mendidik Seorang Anak, Butuh Orang Sekampung”
bahaya-smartphone
Waspadai Masalah Kesehatan Akibat Ketergantungan Smartphone!
aksi-bela-islam
Kronologi Kejadian Aksi Bela Islam II pada 4 Nov 2016 Resmi dari GNPF MUI
irena-handono
Terkait Penistaan Al-Qur’an, Umi Hj. Irena Handono Menulis Surat Terbuka Untuk Presiden dan Kapolri
israel-kebakaran
Kebakaran di Israel dan Tafsir Surat Al-Fajr
arisan
Hukum Arisan Dalam Islam
memukul
Kebolehan Memukul Istri dan Anak Sebagai Ta’dib
pasar-islam
Mal dan Fasilitas Dagang dalam Islam
lidi-umat
Ketika Lidi Umat Bersatu…
mencintai-allah
Ya Allah Aku Mencintai-Mu, Walaupun Aku Bermaksiat Kepada-Mu…
kebakaran-israel
Hikmah Dibalik Kebakaran Dahsyat di Israel
memuji
Bolehkah Memuji Seseorang?
nasehat-pasutri
Nasehat Pasutri Agar Kokoh Perkawinan
bunga-layu
Mengingkari Kebaikan Suami, Salah Satu Penyebab Terbanyak Wanita Masuk Neraka
keluarga-islami-2
Nasehat Rasulullah Agar Pernikahan Dipenuhi Keberkahan dan Kebahagiaan (Part 2)
keluarga-sakinah
Nasehat Rasulullah Agar Pernikahan Dipenuhi Keberkahan dan Kebahagiaan
anak-lucu
Kebutuhan Memahami Anak Usia Dini
mencium-bayi
Ini Alasan Sebaiknya Tidak Mencium Bibir Anak
kejujuran-anak
Mengokohkan Kejujuran Dalam Diri Anak
anak-laki-laki
Membangun Karakter Anak Laki-Laki
kamera
Jaga Aurat di Depan Kamera
selfie-muslimah
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
sosmedia
Raditya Dika tak lagi Jenaka, Awkarin Malah jadi fenomena: Generasi Islam Mau Kemana?
alay
Era Gadget Ciptakan Generasi Alay, Generasi Lalai
salat-jumat-212-diguyur-hujan
Semerbak Harum Saat Hujan Turun Dalam Aksi 212
sepatu
Karena Ukuran Kita Tak Sama
muslim-ummah
Ilmu Sanad, Hanya Dimiliki Umat Islam
fetih1453_15
Shalat Jum’at di Jalanan Bid’ah ? Mari Tengok Sejarah !!
mandi-malam
Manfaat dan Resiko Mandi di Malam Hari
profil-muhaimin-iqbal
The Age of Deception
obesitas
Apa yang Menjadi Penyebab Obesitas?
kentut
Sering Kentut, Ini Penyebab, Diagnosa dan Pencegahannya
cara-menyapih-anak
7 Tips Menyapih Anak
daging-kurban
Tips Menyimpan Daging Kurban dengan Baik dan Sehat
menghafal
Agar Menghafal Al-Qur’an Terasa Nikmat
menghafal alquran
Cara Cepat Menghapal Al Quran Dengan 15 Menit
resep-kue-ketan-isi-mangga
Eksperimen Dapur : Kue Ketan Isi Mangga
resep-lumpia
Lumpia Crispy Isi Bengkuang
wedang-bajigur
Wedang Bajigur, Minuman Hangat Saat Cuaca Dingin
klepon
Klepon Yummy