Ribuan Mahasiswa Menggelar Kongres Pemuda Islam

kpi

BOGOR (Muslimahzone.com) – Ribuan peserta memadati Gedung Graha Widya Wisuda Institut Pertanian Bogor (IPB) pagi ini, Ahad (4/10/2015). Mereka berkumpul dalam rangka menghadiri acara Kongres Pemuda Islam (KPI) yang digelar oleh Badan Kerohanian Islam Mahasiswa (BKIM) Institut Pertanian Bogor. Acara bertajuk “Satukan Langkah Menuju Peradaban Gemilang” ini diselenggarakan sejak pukul 07.00-12.00 WIB.

“Kami melihat keadaan terpuruknya Islam  di Indonesia dan bahkan di seluruh dunia. Pemuda-pemuda Islam berpecah-pecahan dan kami ingin menyatukan dalam kongres ini. Kami ingin bersatu, kami ingin merapatkan barisan dan kami ingin membangun sebuah peradaban gemilang,” ungkap David Anwar selaku ketua pelaksana acara ketika menjelaskan tujuan diadakannya acara kepada muslimahzone.

Beliau juga memaparkan bahwa acara ini hanya sekedar pembuka saja dan harapan ke depannya akan diadakan temu alumni KPI untuk membahas lebih jauh seputar Islam. Pertemuan tersebut diharapkan akan melahirkan sebuah gerakan baru bukan dari salah satu organisasi saja tapi berbagai mahasiswa dari beragam latar belakang bersatu. Mereka yakin jika mahasiswa bergerak sendiri-sendiri akan sulit untuk menciptakan kebangkitan, maka mereka harus bersatu untuk menegakkan kalimat tauhid yang menjadi tujuan.

Kongres pemuda Islam ini berhasil menghadirkan sekitar 1700 mahasiswa dari berbagai kampus di Indonesia termasuk beberapa Universitas Negeri seperti UGM, Unpad, dan UI.

12092163_989190351150840_1530034948_n

Rangkaian acara diisi oleh beberapa pembicara yang juga merupakan alumni dari BKIM IPB diantaranya Fellix Siau yang kini aktif sebagai penulis dan da’i, Asep Supriatna selaku trainer dan motivator juga Agung Wisnu Wardhana, aktivis senior dengan julukannya  ‘Singa Podium’ yang mampu mengaduk-ngaduk emosi peserta dengan paparan materinya.

Dipandu oleh moderator Ustadz Cahyono, acara membahas tentang permasalahan bangsa saat ini, solusi yang harus dilakukan dan peran mahasiswa untuk mewujudkannya.

“Delapan puluh tujuh persen dari generasi awal yang dibina oleh Rasulullah adalah berasal dari kalangan pemuda,” Fellix Siau dalam sesi pertama acara mengungkapkan.

Secara umum beliau menggambarkan tentang kewajiban menuntut ilmu, berdakwah, dan menjaga keistiqamahan dalam dakwah.

Sementara Asep Supriatna, beliau memfokuskan tentang bagaimana sebuah perubahan dapat diraih. Hal-hal yang harus dilakukan untuk mewujudkan sebuah perubahan dalam diri manusia.

Agung Wisnu Wardhana lebih menekankan kepada pentingnya mahasiswa untuk kritis terhadap segala permasalahan yang tengah menimpa umat Islam di dunia khususnya di Indonesia. Jika sudah tidak ada lagi kekritisan maka keharmonisan negeri akan hancur.

Menurutnya segala permasalahan yang ada adalah akibat problematika sistemik yaitu sekulerisme yang juga harus dilawan dengan perjuangan yang juga sifatnya sistemik yang tidak lain adalah perjuangan umat dengan berlandaskan ideologi Islam.

“Mahasiswa Islam harus berkomitmen untuk memperjuangkan Islam sampai titik darah penghabisan,” serunya.

Acara ditutup dengan penandatanganan komitmen perjuangan dari perwakilan beberapa kampus, pembacaan janji bersama untuk berjuang oleh peserta dan juga teriakan takbir yang memenuhi seisi gedung. Semoga mahasiswa selalu istiqamah dalam perjuangannya menegakkan Islam.

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

tito-karnavian
Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
sosmed-dipantau
Tak Hanya Medsos; Whatsapp, Line, BBM Juga Jadi Pantauan Pemerintah
kin-4
MHTI Kembali Menyelenggarakan Kongres Ibu Nusantara (KIN)
jokowi-di-iran
Miris, Pasca Gempuran ke Aleppo Jokowi Malah Tanda Tangan Kerjasama dengan Iran
cabut alis
Bertujuan Cantik Ternyata Aktifitas Ini Haram
berhutang
Adab Ketika Berhutang
tanda-tanya
Inilah Lelaki Paling Tampan Menurut Riwayat Hadits
delivery
Hukum Layanan Delivery Makanan dengan Ojek
sombong
Sombong, Biang Segala Penyakit Hati
akhir zaman
Banyaknya Pembunuhan di Akhir Zaman
amar-maruf
Bersabar Itu Atas Musibah, Bukan Atas Kedzaliman
pentingnya-dakwah
Ketika Dakwah Ditinggalkan
shaum
Pastikan Izin Suami Jika Ingin Menjalankan Shaum Sunnah
cinta_love
Satu-satunya Cinta yang Perlu Ada dalam Pernikahan bahkan dalam Kehidupan
pernikahan-4
Tentang Sebuah Pernikahan
nasehat-pasutri
Nasehat Pasutri Agar Kokoh Perkawinan
menghafal-alquran
Jangan Sia-Siakan “Masa SMA”
gosok-gigi
Contoh Saja (Masih) Belum Cukup
anak-muslimah
Lima Poin Penting Dalam Pendidikan Anak
anak-alam
Belajar Bersama Alam
kamera
Jaga Aurat di Depan Kamera
selfie-muslimah
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
sosmedia
Raditya Dika tak lagi Jenaka, Awkarin Malah jadi fenomena: Generasi Islam Mau Kemana?
alay
Era Gadget Ciptakan Generasi Alay, Generasi Lalai
isteri taat
Nilai Ketaatan Isteri pada Suami
wahyu alquran
Nenek Penjaga Wahyu Al-Qur’an
Muslim
Ikhtiar Pertama Apabila Seorang Muslim Sakit
mencintai-nabi
Merekalah Orang-Orang yang Mencintai Nabi
popok-bayi
Popok Bayi Sekali Pakai VS Popok Kain
nangka
Bolehkah Ibu Hamil Makan Nangka?
minum
Cara Sederhana Membersihkan Tubuh Dari Racun
kenari
Rahasia Dibalik Makanan Ini Untuk Wanita
membaca-buku
Tips Meningkatkan Minat Membaca Buku
cara-menyapih-anak
7 Tips Menyapih Anak
daging-kurban
Tips Menyimpan Daging Kurban dengan Baik dan Sehat
menghafal
Agar Menghafal Al-Qur’an Terasa Nikmat
pangsit-kuah
Nikmatnya Pangsit Kuah Hangat Buatan Sendiri
resep-kue-ketan-isi-mangga
Eksperimen Dapur : Kue Ketan Isi Mangga
resep-lumpia
Lumpia Crispy Isi Bengkuang
wedang-bajigur
Wedang Bajigur, Minuman Hangat Saat Cuaca Dingin