Perawatan yang Baik, Kepedulian dan Kepatuhan terhadap Ibu dalam Islam.

ibu dalam islam

MuslimahZone.com – Dari Ibnu Hajar al Haithami, diriwayatkan:

Dalam hidup Nabi, ada seorang pria muda bernama Alqamah. Dia begitu taat dan ia mengerahkan upaya besar dalam melakukan banyak doa, puasa dan menghabiskan uangnya dalam amal. Dia memiliki penyakit parah, kemudian istrinya memberitahu Nabi (saw) bahwa suaminya sedang sekarat. Dengan demikian, Nabi (saw) mengirim `Ammar, Suhaib dan Bilal untuk memberi kesaksian Iman saat akhir hidupnya. Ketika mereka tiba di sana, mereka menemukan dia benar telah sekarat. Oleh karena itu, mereka mulai menginstruksikannya untuk mengatakan “tidak ada Tuhan selain Allah”, tapi ia tidak bisa mengulanginya. Mereka kembali ke Nabi (saw) untuk berkonsultasi dengannya.

Kemudian, Nabi (saw) berkata, “Apakah dia memiliki orang tua yang hidup?” Mereka mengatakan, “Dia memiliki seorang ibu tua.” Oleh karena itu, Nabi meminta mereka untuk membawanya jika dia sudah bisa berjalan. Jika tidak, dia sendiri akan pergi ke sana. Ketika mendapat informasi melalui pesan Nabi, ibu berkata, “Aku mengorbankan dirinya dengan jiwaku. Aku akan pergi kepadanya.” Dia kemudian pergi menuju anaknya dengan menggunakan tongkat. Setelah salam, Nabi (saw) mengatakan; “O ibu Alqamah, katakan yang sebenarnya dan jika Anda berbohong Allah akan mengungkapkan kebenaran padaku. Bagaimana Alqamah?”

Dia berkata, “Dia melakukan banyak doa, puasa dan menghabiskan uang dalam amal.” Kemudian, Nabi (saw) bertanya, “Bagaimana dengan Anda?” Dia berkata, “Wahai Rasulullah! Aku marah padanya.” Nabi bertanya, “Mengapa?” Dia berkata, “Karena dia lebih menyukai istrinya daripada aku dan juga mendurhakaiku.”

Kemudian, Nabi (saw) berkata, “Murka Alqamah yang lain menahan lidah Alqamah untuk mengucapkan Laa Ilaaha illallah.”

Setelah itu, Nabi berkata, O Bilal, pergi dan kumpulkan tumpukan kayu. “Wanita itu berkata,” Mengapa, Rasulullah? “Nabi berkata,” Untuk membakarnya di depan mata Anda. “Dia berkata, “Wahai Rasulullah, dia anakku! Aku tidak tahan jika ia akan dibakar di depan mataku.”

Kemudian, Nabi berkata, “Tapi siksaan Allah lebih pedih dan abadi, wahai ibu dari` Alqamah. Jadi jika Anda ingin dia untuk diampuni oleh Allah, Anda harus memaafkannya. Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, apa yang ia lakukan baik doa , puasa dan amal adalah sia-sia selama Anda marah padanya. ”

Lalu, ia berkata, “Wahai Rasulullah, semoga Allah Yang Mahakuasa, malaikat dan semua Muslim yang hadir menyaksikan bahwa aku memaafkan anakku, Alqamah.” Setelah itu, Nabi berkata, “Pergilah kepadanya, Bilal untuk melihat apakah dia bisa mengucapkan ‘Laa Ilaaha illallah’ atau tidak? Dia mungkin memaafkan karena rasa malu.”

Mendekati rumah Alqamah ini, Bilal mendengar dia mengatakan, “Tidak ada Tuhan selain Allah” Lalu, Nabi (saw) memerintahkan mereka untuk mempersiapkan pemakaman, pemandian dan kain kafan. Lalu, beliau mendoakannya dan menyaksikan pemakamannya.

Kemudian, Nabi berdiri di depan makam almarhum dan berkata, “Wahai Muhajirin dan Anshar, dia yang lebih menyukai istrinya daripada ibunya mendapatkan laknat Allah, para malaikat-Nya dan seluruh orang. Allah tidak pernah menerima perbuatannya atau alasan kecuali ia bertaubat, memperlakukan ibunya dengan baik dan meminta persetujuannya. Hal ini karena izin Allah tergantung pada ibu dan murka-Nya adalah miliknya.”

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

mendidik-anak
“Untuk Mendidik Seorang Anak, Butuh Orang Sekampung”
bahaya-smartphone
Waspadai Masalah Kesehatan Akibat Ketergantungan Smartphone!
aksi-bela-islam
Kronologi Kejadian Aksi Bela Islam II pada 4 Nov 2016 Resmi dari GNPF MUI
irena-handono
Terkait Penistaan Al-Qur’an, Umi Hj. Irena Handono Menulis Surat Terbuka Untuk Presiden dan Kapolri
israel-kebakaran
Kebakaran di Israel dan Tafsir Surat Al-Fajr
arisan
Hukum Arisan Dalam Islam
memukul
Kebolehan Memukul Istri dan Anak Sebagai Ta’dib
pasar-islam
Mal dan Fasilitas Dagang dalam Islam
pertolongan-allah
Pertolongan Allah Kepada yang Menolong Agamanya
cairo
Suara Hati dari Cairo
lidi-umat
Ketika Lidi Umat Bersatu…
mencintai-allah
Ya Allah Aku Mencintai-Mu, Walaupun Aku Bermaksiat Kepada-Mu…
nasehat-pasutri
Nasehat Pasutri Agar Kokoh Perkawinan
bunga-layu
Mengingkari Kebaikan Suami, Salah Satu Penyebab Terbanyak Wanita Masuk Neraka
keluarga-islami-2
Nasehat Rasulullah Agar Pernikahan Dipenuhi Keberkahan dan Kebahagiaan (Part 2)
keluarga-sakinah
Nasehat Rasulullah Agar Pernikahan Dipenuhi Keberkahan dan Kebahagiaan
anak-lucu
Kebutuhan Memahami Anak Usia Dini
mencium-bayi
Ini Alasan Sebaiknya Tidak Mencium Bibir Anak
kejujuran-anak
Mengokohkan Kejujuran Dalam Diri Anak
anak-laki-laki
Membangun Karakter Anak Laki-Laki
kamera
Jaga Aurat di Depan Kamera
selfie-muslimah
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
sosmedia
Raditya Dika tak lagi Jenaka, Awkarin Malah jadi fenomena: Generasi Islam Mau Kemana?
alay
Era Gadget Ciptakan Generasi Alay, Generasi Lalai
eropa
Tradisi Menjual Istri di Eropa
arrayah-212
Kisah Ar Rayah di Aksi Damai 212
salat-jumat-212-diguyur-hujan
Semerbak Harum Saat Hujan Turun Dalam Aksi 212
sepatu
Karena Ukuran Kita Tak Sama
mandi-malam
Manfaat dan Resiko Mandi di Malam Hari
profil-muhaimin-iqbal
The Age of Deception
obesitas
Apa yang Menjadi Penyebab Obesitas?
kentut
Sering Kentut, Ini Penyebab, Diagnosa dan Pencegahannya
cara-menyapih-anak
7 Tips Menyapih Anak
daging-kurban
Tips Menyimpan Daging Kurban dengan Baik dan Sehat
menghafal
Agar Menghafal Al-Qur’an Terasa Nikmat
menghafal alquran
Cara Cepat Menghapal Al Quran Dengan 15 Menit
resep-kue-ketan-isi-mangga
Eksperimen Dapur : Kue Ketan Isi Mangga
resep-lumpia
Lumpia Crispy Isi Bengkuang
wedang-bajigur
Wedang Bajigur, Minuman Hangat Saat Cuaca Dingin
klepon
Klepon Yummy