Pelajaran Rumah Tangga dari Nabi Ibrahim

pelajaran-dari-ibrahim

Muslimahzone.com – Renta sudah usianya. Bertahun-tahun lamanya beliau menanti sesosok kecil yang akan memanggilnya ‘Ayah!’. Berwaktu-waktu sudah, harapan pada-Nya untuk dititipkan sang pewaris beliau pegang kuat-kuat. Hingga di suatu waktu, buah dari kesabaran dan baik sangkanya kepada Sang Pencipta akhirnya tertuai dengan kelahiran Nabi Ismail.

Kira-kira, apa yang dirasakannya saat itu? Tentu bahagia dan syukur tak terperi dirasakan hatinya. Namun apa yang terjadi, jika tak lama setelah itu, seorang ayah yang sangat merindu dan sangat cinta kepada anaknya diperintahkan untuk meninggalkan si kecil dan sang istri tercinta di sebuah lahan kering tak bertanaman sama sekali? Diperintahkan untuk berpisah tanpa ada kepastian kapan akan berjumpa lagi. Ringankah itu bagi Ibrahim?

Tentu saja jawabannya pun ‘Tidak’.

Bahkan ketika Nabi Ibrahim as. meninggalkan bunda Hajar dan  anak tercinta di tempat itu, bertanyalah dirinya pada Ibrahim sambil menarik tali kekang unta, ‘Wahai, kenapa engkau tinggalkan kami disini?’. Tentu saja, ini adalah sebuah pertanyaan manusiawi sang istri yang secara fitrah membutuhkan perlindungan, terlebih ketika sedang menggendong sang buah hati. Karena itu, Bunda Hajar mengulang pertanyaan sampai 3x banyaknya, di mana setiap pertanyaan yang diulang selalu membuat Nabi Ibrahim membatu menahan tangisnya. Sampai akhirnya, pahamlah Bunda Hajar sampai bertanya ‘Apakah Allah yang perintahkan ini padamu?’, maka Ibrahim memandang langit dan menjawab ‘Allah’ dengan suara perlahan. Bunda Hajar pun menjawab, ‘Allah takkan sia-siakan kami, engkau berangkatlah’.

Apakah hal ini ringan bagi Ibrahim dan Hajar?

Tentu saja jawabannya ‘Tidak’.

Terkadang, terbesit dalam benak kita, bahwa yang namanya ikhlas berarti sesuatu yang ringan untuk dilakukan, ringan seolah tak ada beban sama sekali. Namun, tentu saja kita pun memahami, sebagai yang berjuluk ‘Bapak Para Nabi’, sebagai seseorang yang namanya selalu terprasasti dalam setiap duduk tasyahud, Ibrahim adalah sosok yang sangat ikhlas.

Dari sini kita bisa belajar tentang keikhlasan berumahtangga, bahwa ikhlas adalah ketika dalam keadaan berat ataupun ringan, tugas kita adalah patuh dan menjalankan perintahNya.

Mungkin akan ada episode kehidupan, di mana suami tampak tak layak diikuti, di sinilah keikhlasan istri berperan, sepanjang apa yang suami perintah bukan maksiat.

Mungkin akan ada episode kehidupan, di mana istri tampak tak layak dilindungi, sudah dinasehati bermacam cara namun tak juga mengikuti. Di sinilah keikhlasan suami berperan, untuk senantiasa melindungi istri dan anak dari api neraka. Untuk senantiasa membimbing, hadir, dan dekat dengannya, tak hanya memberi nafkah dan menjaga raganya namun juga menjaga jiwanya.

Memasuki pernikahan, berarti akan membuat kita merasakan bermacam pelangi rasa kehidupan. Di sinilah keikhlasan kita kan diuji, di sinilah hati kita digoda, oleh berbagai macam bisikan setan yang bersuara di antara kedua telinga. Semoga, saya, Anda, dan kita semua senantiasa mampu menjalankan pernikahan kita sebaiknya-baiknya.

(sekolahpernikahan/muslimahzone.com)

No Responses

Leave a Reply

tito-karnavian
Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
sosmed-dipantau
Tak Hanya Medsos; Whatsapp, Line, BBM Juga Jadi Pantauan Pemerintah
kin-4
MHTI Kembali Menyelenggarakan Kongres Ibu Nusantara (KIN)
jokowi-di-iran
Miris, Pasca Gempuran ke Aleppo Jokowi Malah Tanda Tangan Kerjasama dengan Iran
menyadap
Allah SWT ‘Menyadap’ Kita
fardhukifayah
Level Fardhu Kifayah
menghina ulama
Hukum Menghina Ulama
risalah-islam
Kewajiban Mempelajari Al Qur’an
Rizki-Semut
Rizki di Tangan Allah
Bandul-Kehidupan
Pada Suatu Titik
empty_long_road_at_sunset-wide
Mencari Jalan Pulang
hoax
Republik Hoax
sepatu jodoh
Jodoh : Memilih Atau Dipilih ?
istri 2
Ketika Istri Merasa Tidak Bisa Membahagiakan Suami
shaum
Pastikan Izin Suami Jika Ingin Menjalankan Shaum Sunnah
cinta_love
Satu-satunya Cinta yang Perlu Ada dalam Pernikahan bahkan dalam Kehidupan
tauhid anak
Aku Peduli Iman Anakku
The sleeping boy
Anak Sukses Bermula dari Bangun Pagi
menghafal-alquran
Jangan Sia-Siakan “Masa SMA”
gosok-gigi
Contoh Saja (Masih) Belum Cukup
cyber army 2
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
kamera
Jaga Aurat di Depan Kamera
selfie-muslimah
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
sosmedia
Raditya Dika tak lagi Jenaka, Awkarin Malah jadi fenomena: Generasi Islam Mau Kemana?
bani umayyah
Gubernur Al-Hajjaj dan Pelajaran untuk Penguasa Durja
isteri taat
Nilai Ketaatan Isteri pada Suami
wahyu alquran
Nenek Penjaga Wahyu Al-Qur’an
Muslim
Ikhtiar Pertama Apabila Seorang Muslim Sakit
air-mentimun
Asam Lambung Naik, Coba Obat Alami Ini
popok-bayi
Popok Bayi Sekali Pakai VS Popok Kain
nangka
Bolehkah Ibu Hamil Makan Nangka?
minum
Cara Sederhana Membersihkan Tubuh Dari Racun
membaca-buku
Tips Meningkatkan Minat Membaca Buku
cara-menyapih-anak
7 Tips Menyapih Anak
daging-kurban
Tips Menyimpan Daging Kurban dengan Baik dan Sehat
menghafal
Agar Menghafal Al-Qur’an Terasa Nikmat
pangsit-kuah
Nikmatnya Pangsit Kuah Hangat Buatan Sendiri
resep-kue-ketan-isi-mangga
Eksperimen Dapur : Kue Ketan Isi Mangga
resep-lumpia
Lumpia Crispy Isi Bengkuang
wedang-bajigur
Wedang Bajigur, Minuman Hangat Saat Cuaca Dingin