Menjadi Ibu, Kontribusi Perempuan Dalam Pembangunan

menjadi ibu

MuslimahZone.comKeterlibatan perempuan dalam roda ekonomi baik dalam level bawah, menengah dan atas adalah suatu hal yang sangat penting. Sebagai gambaran, dari aspek ekonomi level bawah kontribusi perempuan sangat banyak dijumpai yaitu pedagang kaki lima, pedagang asongan, pengrajin dan lain sebagainya.

Aspek ekonomi level menengah perempuan, dapat dijumpai seperti pemilik toko kelontong, dan usaha menengah lainnya. Dan level atas bisa dijumpai di perusahaan besar, baik perempuan sebagai direktur atau pemilik saham.

Semua level tersebut sangat berperan dan menguntungkan. Salah satunya adalah dari sektor pajak. Pajak yang ditarik dari mereka tentu saja tidak sedikit. Ini akan menaikkan penghasilan pajak negara dan dan semakin memperbesar jumlah pendapatan negara. Jika pendapatan meningkat, tentu saja pembangunan akan berjalan dan kesejahteraan makin meningkat. Perempuan bekerja dan dan  mandiri adalah perempuan yang cerdas dan maju.

Sebaliknya, perempuan yang hanya di rumah atau ibu rumah tangga adalah perempuan yang kurang berdaya guna bahkan cenderung dilecehkan.

Itulah opini yang terus digencarkan kepada kaum perempuan.

Jadi wajar, apabila saat ini banyak perempuan yang telah melalaikan fitrahnya. Mereka mati-matian bekerja, berkarir, tapi meninggalkan peran utamanya sebagai ibu, pengatur rumah tangga, dan pendidik generasi yang pertama dan utama. Baik karena terpaksa karena kondisi, atau mereka yang berpikiran hal tersebut adalah wujud kecintaan terhadap bangsa. Alasannya karena perempuan adalah tiang negara, jadi harus ikut menopang negara, salah satunya adalah berkontribusi dalam pembangunan.

Hal ini terjadi akibat kapitalisme yang diterapkan di negeri ini. Seharusnya, perempuan dilindungi, bukan dieksploitasi.

Banyak perempuan yang memilih berkarir atau bekerja ketimbang menjalani kewajiban dan peran utamanya sebagai ibu rumah tangga. Negara malah membiarkannya, bahkan malah membuka pintu lebar-lebar bagi perempuan yang ingin bekerja.

Jauh berbeda dengan sistem Islam yang mempunyai gambaran lengkap tentang kontribusi perempuan dalam pembangunan.

Syariat Islam menjaga dan melindungi perempuan agar selalu dalam koridor syariat, serta mengupayakan agar kewajiban dan peran perempuan tidak terganggu.

Kontribusi perempuan dalam pembangunan bukan berarti mengeluarkan perempuan dari peran utamanya. Perempuan bisa cerdas dan maju tanpa harus meninggalkan fitrahnya. Terbukti ketika Islam berjaya sekitar 13 abad lamanya, kaum perempuan banyak mencetak generasi unggul, melahirkan generasi terbaik, baik sebagai pemimpin, politisi, ilmuwan, negarawan yang terbukti berhasil menjalankan pembangunan negara.

Oleh: Emma Lucya Fitrianty, S.Si

(hidayatullah/muslimahzone.com)

Leave a Reply

mendidik-anak
“Untuk Mendidik Seorang Anak, Butuh Orang Sekampung”
bahaya-smartphone
Waspadai Masalah Kesehatan Akibat Ketergantungan Smartphone!
aksi-bela-islam
Kronologi Kejadian Aksi Bela Islam II pada 4 Nov 2016 Resmi dari GNPF MUI
irena-handono
Terkait Penistaan Al-Qur’an, Umi Hj. Irena Handono Menulis Surat Terbuka Untuk Presiden dan Kapolri
israel-kebakaran
Kebakaran di Israel dan Tafsir Surat Al-Fajr
arisan
Hukum Arisan Dalam Islam
memukul
Kebolehan Memukul Istri dan Anak Sebagai Ta’dib
pasar-islam
Mal dan Fasilitas Dagang dalam Islam
pertolongan-allah
Pertolongan Allah Kepada yang Menolong Agamanya
cairo
Suara Hati dari Cairo
lidi-umat
Ketika Lidi Umat Bersatu…
mencintai-allah
Ya Allah Aku Mencintai-Mu, Walaupun Aku Bermaksiat Kepada-Mu…
nasehat-pasutri
Nasehat Pasutri Agar Kokoh Perkawinan
bunga-layu
Mengingkari Kebaikan Suami, Salah Satu Penyebab Terbanyak Wanita Masuk Neraka
keluarga-islami-2
Nasehat Rasulullah Agar Pernikahan Dipenuhi Keberkahan dan Kebahagiaan (Part 2)
keluarga-sakinah
Nasehat Rasulullah Agar Pernikahan Dipenuhi Keberkahan dan Kebahagiaan
anak-lucu
Kebutuhan Memahami Anak Usia Dini
mencium-bayi
Ini Alasan Sebaiknya Tidak Mencium Bibir Anak
kejujuran-anak
Mengokohkan Kejujuran Dalam Diri Anak
anak-laki-laki
Membangun Karakter Anak Laki-Laki
kamera
Jaga Aurat di Depan Kamera
selfie-muslimah
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
sosmedia
Raditya Dika tak lagi Jenaka, Awkarin Malah jadi fenomena: Generasi Islam Mau Kemana?
alay
Era Gadget Ciptakan Generasi Alay, Generasi Lalai
eropa
Tradisi Menjual Istri di Eropa
arrayah-212
Kisah Ar Rayah di Aksi Damai 212
salat-jumat-212-diguyur-hujan
Semerbak Harum Saat Hujan Turun Dalam Aksi 212
sepatu
Karena Ukuran Kita Tak Sama
mandi-malam
Manfaat dan Resiko Mandi di Malam Hari
profil-muhaimin-iqbal
The Age of Deception
obesitas
Apa yang Menjadi Penyebab Obesitas?
kentut
Sering Kentut, Ini Penyebab, Diagnosa dan Pencegahannya
cara-menyapih-anak
7 Tips Menyapih Anak
daging-kurban
Tips Menyimpan Daging Kurban dengan Baik dan Sehat
menghafal
Agar Menghafal Al-Qur’an Terasa Nikmat
menghafal alquran
Cara Cepat Menghapal Al Quran Dengan 15 Menit
resep-kue-ketan-isi-mangga
Eksperimen Dapur : Kue Ketan Isi Mangga
resep-lumpia
Lumpia Crispy Isi Bengkuang
wedang-bajigur
Wedang Bajigur, Minuman Hangat Saat Cuaca Dingin
klepon
Klepon Yummy