Mengocehlah…. Agar Jakarta Tak Seperti Granada

lambang-fb

Muslimahzone.com – Sejarah memang tak bisa dijadikan sebagai sumber hukum tapi ia bisa menjadi pelajaran yang bisa kita ambil hikmahnya untuk perbaikan kehidupan kini dan di masa depan.

Berikut sebuah tulisan yang sarat hikmah dari saudara kita Erwin, yang dipublish di akun facebooknya. Semoga kelak ocehan kita tak lagi menjadi boomerang atau senjata bagi musuh.

***

(1). Apa yang menyebabkan kerajaan Granada, sbg salah satu kerajaan Islam terkuat di Eropa, akhirnya runtuh?

(2). Jawaban pastinya adalah karena serangan musuh.

(3). Tapi serangan musuh tentu tidak serta merta dilakukan begitu saja. Banyak faktor yang harus diperhitungkan. Salah satunya adalah ‘timing’ yang pas.

(4). Untuk mengetahui kapan ‘timing’ yang pas, raja Ferdinand dari Aragon perlu mengutus mata-mata.

(5). Yang dilakukan sang mata-mata cukup sederhana : pantau ‘ocehan’ masyarakat Granada.

(6). Satu waktu ia melihat anak kecil menangis. Dihampirinya sang bocah dan bertanya tentang apa yang menyebabkannya menangis?

(7). “Aku menangis karena anak panahku tidak tepat sasaran”, jawab sang bocah. “Bukankah kamu bisa mencobanya lagi?”, kata sang mata-mata.

(8). Jawaban sang bocah cukup mengejutkan. “Jika satu anak panah saya gagal mengenai musuh, apa mungkin musuh memberi saya kesempatan untuk memanahnya lagi?”

(9). Mendengar ‘ocehan’ bocah tersebut, sang mata-mata menyarankan raja Ferdinand untuk tidak menyerang Granada saat ini. Anak kecilnya aja begitu, gimana orang-orang tuanya?

(10). Beberapa tahun kemudian sang mata-mata kembali ke Granada dan dilihatnya seorang dewasa yang sedang menangis.

(11). “Mengapa kau menangis?” tanya si mata-mata. “Kekasihku meninggalkan aku”, jawab si orang dewasa tersebut.

(12). Maka sang mata-mata merekomendasikan inilah ‘timing’ yang tepat untuk melakukan penyerangan.

(13). Tidak butuh lama, Granada sebagai benteng terakhir kaum muslimin di Eropa, dapat dikuasai dengan mudah.

(14). Puncak malapetaka bagi kaum muslimin Granada adalah dengan dibentuknya lembaga Inguisition (inkuisisi, pengadilan yang dibentuk oleh dewan gereja). Pilihannya hanya 2 : menerima ajaran katholik atau dibantai.

(15). Maka tamatlah riwayat kaum muslimin di Andalusia, dan Eropa secara keseluruhan.

(16). Mungkinkah tragedi Granada terulang di negeri kita? Bisa iya, bisa tidak. Tergantung apa ‘ocehan’ kita.

(17). Saya teringat sebuah ceramah dari ‘Da’i Sejuta Ummat’, (alm) KH. Zainuddin MZ. Beliau katakan: “Allah memang menjamin bahwa Islam akan terus ada di muka bumi hingga akhir zaman; namum Dia tidak menjamin bahwa Islam akan terus ada di Indonesia.”

(18). Seperti mata-mata di Granada dulu, musuh-musuh Islam saat ini juga sedang memata-matai kita. Menunggu ‘timing’ yang pas.

(19). Bahkan kini mereka tak perlu repot-repot terjun langsung ke lapangan untuk mengetahui isi ocehan dan obrolan kita.

(20). Cukup pantau sosial media dan simak tema-tema apa yang menjadi concern kaum muslimin.

(21). Untuk saat ini bolehlah kita bernafas lega. Namun tetap bersiaga.

(22). Bahwa disaat MU kalah telak oleh Chelsea, kita masih ‘ngoceh’ soal penindasan saudara kita di Suriah dan Palestina.

(23). Bahwa tatkala Valentino Rossi terjatuh, kita masih ‘ngoceh’ tentang qur’an yang dinistakan.

(24). Bahwa di tengah dukungan terhadap adik Rachel di Voice Kids Indonesia, kita juga semangat mendukung petisi-petisi online yang digalang untuk memenjarakan ahok.

(24). Ini tanda dan menjadi pesan bagi musuh bahwa ghiroh jihad itu belum luntur dari dada kaum muslimin.

(25). Apalagi kemudian terbukti bahwa kita tidak sekedar besar ngoceh di sosial media, tapi juga wujud di dunia nyata.

(26). Jutaan kaum muslimin, tidak hanya di Jakarta, tapi di berbagai tempat hadir dalam aksi-aksi pembelaan terhadap kehormatan agama yang dilecehkan, dan puncaknya insya Allah pada 4 November nanti.

(27). Ini jelas membuat musuh ketar-ketir meski di back up kekuasaan sekalipun.

(28). Apalagi setelah ustadzuna, KH. Tengku Zulkarnain (wasekjen MUI) menyampaikan ‘ocehan’ nya: “Wahai Para Penjilat dan Penjual Agama! Berhenti lah Menghina Kami Umat Islam. Nanti Jika Kami Teriakkan JIHAD AKBAR, Kalian Musnah.”

(29). Maka jangan anggap remeh meski sekedar ‘mengoceh’ di dunia maya untuk membela Islam. Karena bisa jadi inilah yang membuat mereka berfikir ulang untuk menyerang kita.

(30). Ini ocehanku mana ocehanmu?

Ocehan karyawan yang terjepit di KRL.

I like monday

31/10/2016

-ERWIN-

(fauziya/muslimahzone.com)

No Responses

Leave a Reply

mendidik-anak
“Untuk Mendidik Seorang Anak, Butuh Orang Sekampung”
bahaya-smartphone
Waspadai Masalah Kesehatan Akibat Ketergantungan Smartphone!
aksi-bela-islam
Kronologi Kejadian Aksi Bela Islam II pada 4 Nov 2016 Resmi dari GNPF MUI
irena-handono
Terkait Penistaan Al-Qur’an, Umi Hj. Irena Handono Menulis Surat Terbuka Untuk Presiden dan Kapolri
israel-kebakaran
Kebakaran di Israel dan Tafsir Surat Al-Fajr
arisan
Hukum Arisan Dalam Islam
memukul
Kebolehan Memukul Istri dan Anak Sebagai Ta’dib
pasar-islam
Mal dan Fasilitas Dagang dalam Islam
pertolongan-allah
Pertolongan Allah Kepada yang Menolong Agamanya
cairo
Suara Hati dari Cairo
lidi-umat
Ketika Lidi Umat Bersatu…
mencintai-allah
Ya Allah Aku Mencintai-Mu, Walaupun Aku Bermaksiat Kepada-Mu…
nasehat-pasutri
Nasehat Pasutri Agar Kokoh Perkawinan
bunga-layu
Mengingkari Kebaikan Suami, Salah Satu Penyebab Terbanyak Wanita Masuk Neraka
keluarga-islami-2
Nasehat Rasulullah Agar Pernikahan Dipenuhi Keberkahan dan Kebahagiaan (Part 2)
keluarga-sakinah
Nasehat Rasulullah Agar Pernikahan Dipenuhi Keberkahan dan Kebahagiaan
anak-lucu
Kebutuhan Memahami Anak Usia Dini
mencium-bayi
Ini Alasan Sebaiknya Tidak Mencium Bibir Anak
kejujuran-anak
Mengokohkan Kejujuran Dalam Diri Anak
anak-laki-laki
Membangun Karakter Anak Laki-Laki
kamera
Jaga Aurat di Depan Kamera
selfie-muslimah
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
sosmedia
Raditya Dika tak lagi Jenaka, Awkarin Malah jadi fenomena: Generasi Islam Mau Kemana?
alay
Era Gadget Ciptakan Generasi Alay, Generasi Lalai
arrayah-212
Kisah Ar Rayah di Aksi Damai 212
salat-jumat-212-diguyur-hujan
Semerbak Harum Saat Hujan Turun Dalam Aksi 212
sepatu
Karena Ukuran Kita Tak Sama
muslim-ummah
Ilmu Sanad, Hanya Dimiliki Umat Islam
mandi-malam
Manfaat dan Resiko Mandi di Malam Hari
profil-muhaimin-iqbal
The Age of Deception
obesitas
Apa yang Menjadi Penyebab Obesitas?
kentut
Sering Kentut, Ini Penyebab, Diagnosa dan Pencegahannya
cara-menyapih-anak
7 Tips Menyapih Anak
daging-kurban
Tips Menyimpan Daging Kurban dengan Baik dan Sehat
menghafal
Agar Menghafal Al-Qur’an Terasa Nikmat
menghafal alquran
Cara Cepat Menghapal Al Quran Dengan 15 Menit
resep-kue-ketan-isi-mangga
Eksperimen Dapur : Kue Ketan Isi Mangga
resep-lumpia
Lumpia Crispy Isi Bengkuang
wedang-bajigur
Wedang Bajigur, Minuman Hangat Saat Cuaca Dingin
klepon
Klepon Yummy