Menghadirkan Niat

MuslimahZone.com – Betapa banyak amalan kecil menjadi besar karena niat.  Betapa banyak amalan besar menjadi kecil juga karena niat. Yahya Ibnu Katsir berkata, “Pelajarilah niat! Sesungguhnya niat itu lebih dapat menyampaikan kepada tujuan daripada amal.”

Niat bukan sekedar ucapan nawaytu (saya berniat). Lebih daripada itu, ia adalah futuh (pembukaan) dari Allah ‘Azza wa Jalla. Kadang-kadang ia mudah dicapai, tetapi kadang-kadang juga sulit. Seseorang yang hatinya dipenuhi urusan dien, akan memperoleh kemudahan dalam menghadirkan niat untuk berbuat baik. Sebab ketika hati telah condong kepada pangkal kebaikan, ia pun akan terdorong untuk cabang-cabang kebaikan.

Sebaliknya, orang yang hatinya dipenuhi dengan kecenderungan kepada gemerlap dunia, akan mendapatkan kesulitan besar untuk mencapainya. Bahkan dalam mengerjakan yang wajib sekalipun. Untuk menghadirkan niat yang baik ia harus bersusah payah.

Umar bin Khattab radhiallahu ‘anhu meriwayatkan, bahwa Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Salam bersabda, “Hanya saja amal-amal itu tergantung kepada niat seseorang. Dan seseorang itu mendapatkan apa yang dia niatkan. Barangsiapa niat hijrahnya kepada Allah dan RasulNya, hijrahnya pun kepada Allah dan RasulNya. Barang siapa niat hijrahnya kepada dunia yang diinginkannya atau wanita yang akan dinikahinya, hijrahnya pun untuk apa yang ia niatkan.” Imam Syafi’i berkata, “Hadits ini adalah sepertiga dari ilmu.”

Tetapi, niat baik tidak akan merubah kemaksiatan dari hakikatnya. Tidaklah pantas orang yang jahil menafsirkan keumuman sabda Rasul Shalallahu ‘Alaihi wa Salam di atas, bahwa kemaksiatan itu berubah menjadi ketaatan karena niat. Sabda Rasul Shalallahu ‘Alaihi wa Salam itu hanya berlaku untuk ketaatan dan perkara-perkar yang mubah.

Ketaatan bisa berubah menjadi kemaksiatan karena niat. Begitu pun perkara mubah bisa menjadi kemaksiatan dan bisa ketaatan karena niat. Sedangkan kemaksiatan tidak akan berubah menjadi ketaata karena niat. Justru masuknya niat ke dalam kemaksiatan akan menambah berat dan dosa dari kemaksiatan itu.

Keabsahan suatu ketaatan terikat kepada niat, begitu pula dengan pelipatgandaan pahalanya. Sehubungan dengan keabsahan, seseorang harus meniatkan ketaatannya sebagai ibadah kepada Allah saja. Jika ia meniatkan riya’, maka ketaatan yang ia lakukan itu berubah menjadi kemaksiatan. Tentang dilipatgandakannya pahala, maka hal itu tergantung kepada banyaknya niat baik dari suatu ketaatan.  Perkara-perkar yang mubah, secara keseluruhannya mengandung suatu niat atau lebih. Karenanya ia bisa menjadi bentuk taqarub yang bernilai tinggi, dan disediakan pula derajat yang tinggi untuknya.

Disadur dari kitab Tazkiyatun Nafs, Konsep Penyucian Jiwa Menurut Ulama Salafushshalih karya Dr. Ahmad Farid.

(esqiel/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
Tak Hanya Medsos; Whatsapp, Line, BBM Juga Jadi Pantauan Pemerintah
MHTI Kembali Menyelenggarakan Kongres Ibu Nusantara (KIN)
Miris, Pasca Gempuran ke Aleppo Jokowi Malah Tanda Tangan Kerjasama dengan Iran
Tata Cara Mandi Haid dan Mandi Junub
Peran besar muslimah dalam dakwah Islam
Aroma Mewangi Minyak Kasturi
Allah SWT ‘Menyadap’ Kita
Neraka Jahannam Sepanjang Hidup, Surga Sepanjang Hidup
Rizki di Tangan Allah
Pada Suatu Titik
Mencari Jalan Pulang
Jodoh : Memilih Atau Dipilih ?
Ketika Istri Merasa Tidak Bisa Membahagiakan Suami
Pastikan Izin Suami Jika Ingin Menjalankan Shaum Sunnah
Satu-satunya Cinta yang Perlu Ada dalam Pernikahan bahkan dalam Kehidupan
Kenapa Anakku Susah Banget Sih Disuruh Sholat?
Aku Peduli Iman Anakku
Anak Sukses Bermula dari Bangun Pagi
Jangan Sia-Siakan “Masa SMA”
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Raditya Dika tak lagi Jenaka, Awkarin Malah jadi fenomena: Generasi Islam Mau Kemana?
Kisah Si Kaya dan Si Miskin (Pemilik Dua Kebun: Surat Al-Kahfi 32-44)
Gubernur Al-Hajjaj dan Pelajaran untuk Penguasa Durja
Nilai Ketaatan Isteri pada Suami
Nenek Penjaga Wahyu Al-Qur’an
Asam Lambung Naik, Coba Obat Alami Ini
Popok Bayi Sekali Pakai VS Popok Kain
Bolehkah Ibu Hamil Makan Nangka?
Cara Sederhana Membersihkan Tubuh Dari Racun
Tips Meningkatkan Minat Membaca Buku
7 Tips Menyapih Anak
Tips Menyimpan Daging Kurban dengan Baik dan Sehat
Agar Menghafal Al-Qur’an Terasa Nikmat
Nikmatnya Pangsit Kuah Hangat Buatan Sendiri
Eksperimen Dapur : Kue Ketan Isi Mangga
Lumpia Crispy Isi Bengkuang
Wedang Bajigur, Minuman Hangat Saat Cuaca Dingin