Mencegah Agar Janin Tidak Meninggal Dalam Kandungan

MuslimahZone.com – Menjaga kondisi kesehatan ibu hamil memang sangat penting mengingat asupan nutrisi yang didapatkan oleh janin berhubungan dengan tumbuh kembang janin selama di dalam kandungan. Bila kondisi kesehatan ibu memburuk terhadap imunitas yang semakin melemah dikhawatirkan akan menyebabkan gangguan pada pembentukan organ janin hingga mengalami janin meninggal di dalam kandungan.

Janin meninggal di dalam kandungan atau dikenal dengan istilah kedokteran yaitu Intra Uterin Fetal Death (IUFD). Berbeda dengan keguguran yang terjadi pada trimester pertama sedangkan untuk Intra Uterin Fetal Death terjadi pada usia kehamilan lebih dari 20 minggu atau pada trimester kedua. Pada umumnya terjadi pada saat usia kehamilan memasuki persalinan yaitu pada usia kehamilan 8 bulan. Meskipun demikian, tidak usah cemas dengan kehamilan anda yang kini tengah memasuki trimester kedua.

Berikut adalah langkah-langkah pencegahan dari bidanku yang bisa dilakukan untuk menghindari resiko janin agar tidak meninggal di dalam kandungan :

1.  Melakukan istirahat yang cukup selama kehamilan

Menjaga pola hidup yang sehat tidak saja disarankan untuk anda yang sedang berada pada kondisi hamil. Bagi siapapun menjaga pola hidup memang sangat disarankan, hal ini terkait dengan imunitas di dalam tubuh agar tidak rentan terkena beberapa penyakit. Bagi sebagian penyakit yang berhubungan dengan infeksi mikroorganisme akan membuat kekebalan tubuh anda berkurang dan menggangu kesehatan perkembangan janin. Bagi anda yang sedang hamil, mencukupi kebutuhan istirahat sangat dianjurkan, apalagi anda memiliki resiko keguguran sebelumnya.

2.  Hindari merokok dan mengkonsumsi alkohol

Kebiasaan buruk seperti merokok dan mengkonsumsi alkohol akan meningkatkan resiko kondisi kesehatan yang buruk pada kehamilan anda. Selain dapat mengakibatkan berat lahir yang rendah dengan peningkatan cacat mental yang tinggi dan dapat menimbulkan komplikasi kehamilan yang serius seperti pendarahan berat selama kehamilan berlangsung dan juga akan meningkatkan resiko kematian pada janin dan ibu hamil.

3.  Pemeriksaan kesehatan sebelum kehamilan

Penting sekiranya anda mempersiapkan kondisi kesehatan sebelum kehamilan terkait dengan menurunkan resiko gangguan kesehatan pada janin anda. Pemeriksaan berkaitan dengan kondisi kesehatan ibu hamil diantaranya adalah dengan menurunkan resiko pada ibu hamil yang mengalami gangguan kesehatan seperti hipertensi atau lebih dikenal dengan sebutan tekanan darah tinggi, preeklampsia yaitu bagi anda yang tidak memiliki riwayat kesehatan tekanan darah tinggi akan tetapi tiba-tiba mengidap gangguan tekanan darah selama kehamilan anda berlangsung. Bagi anda yang mengalami preeklampsia perhatikan pola makan, kurangi makanan yang mengandung kandungan garam yang tinggi dan juga hindari rasa cemas dan stres yang berlebih.

4.  Menjaga kesehatan untuk terhindar dari infeksi pada saat kehamilan

Kehamilan memang sangat rentan terhadap beberapa kondisi kesehatan dan tidak menutup kemungkinan gangguan kesehatan yang berhubungan dengan infeksi yang ditimbulkan oleh virus, bakteri dan jamur yang akan mengganggu kesehatan janin anda. Selalu perhatikan pola konsumsi dan kebersihan makanan yang anda konsumsi begitu juga dengan menjaga diri untuk senantiasa menjaga kebersihan.

5.  Pemeriksaan pada janin untuk melakukan pencegahan pada kehamilan selanjutnya

Bagi anda yang mengalami pengalaman buruk yaitu kematian janin di dalam kandungan sebaiknya dilakukan otopsi untuk mengetahui penyebabnya sehingga pada kehamilan selanjutnya anda dapat lebih mewaspadai. Beberapa penyebab kematian di dalam kandungan diantaranya adalah ketidakcocokan darah antara ibu dan janin atau kelainan bawaan dari bayi bisa juga karena janin hiperaktif di dalam kandungan.

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
Tak Hanya Medsos; Whatsapp, Line, BBM Juga Jadi Pantauan Pemerintah
MHTI Kembali Menyelenggarakan Kongres Ibu Nusantara (KIN)
Miris, Pasca Gempuran ke Aleppo Jokowi Malah Tanda Tangan Kerjasama dengan Iran
Tata Cara Mandi Haid dan Mandi Junub
Peran besar muslimah dalam dakwah Islam
Aroma Mewangi Minyak Kasturi
Allah SWT ‘Menyadap’ Kita
Neraka Jahannam Sepanjang Hidup, Surga Sepanjang Hidup
Rizki di Tangan Allah
Pada Suatu Titik
Mencari Jalan Pulang
Jodoh : Memilih Atau Dipilih ?
Ketika Istri Merasa Tidak Bisa Membahagiakan Suami
Pastikan Izin Suami Jika Ingin Menjalankan Shaum Sunnah
Satu-satunya Cinta yang Perlu Ada dalam Pernikahan bahkan dalam Kehidupan
Kenapa Anakku Susah Banget Sih Disuruh Sholat?
Aku Peduli Iman Anakku
Anak Sukses Bermula dari Bangun Pagi
Jangan Sia-Siakan “Masa SMA”
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Raditya Dika tak lagi Jenaka, Awkarin Malah jadi fenomena: Generasi Islam Mau Kemana?
Kisah Si Kaya dan Si Miskin (Pemilik Dua Kebun: Surat Al-Kahfi 32-44)
Gubernur Al-Hajjaj dan Pelajaran untuk Penguasa Durja
Nilai Ketaatan Isteri pada Suami
Nenek Penjaga Wahyu Al-Qur’an
Asam Lambung Naik, Coba Obat Alami Ini
Popok Bayi Sekali Pakai VS Popok Kain
Bolehkah Ibu Hamil Makan Nangka?
Cara Sederhana Membersihkan Tubuh Dari Racun
Tips Meningkatkan Minat Membaca Buku
7 Tips Menyapih Anak
Tips Menyimpan Daging Kurban dengan Baik dan Sehat
Agar Menghafal Al-Qur’an Terasa Nikmat
Nikmatnya Pangsit Kuah Hangat Buatan Sendiri
Eksperimen Dapur : Kue Ketan Isi Mangga
Lumpia Crispy Isi Bengkuang
Wedang Bajigur, Minuman Hangat Saat Cuaca Dingin