Membangun Sinergi Ayah Bunda

keluarga-islami

Muslimahzone.com – Putaran Kapitalisme telah membuat ayah beredar di seputar nafkah. Ayah, apakah dia bekerja di kantor ataukah menjadi petani, peternak atau saudagar sudah memenuhi hidupnya dengan hari-hari mencari uang. Wajarlah, sebab Kapitalisme sudah membuat beban ayah menjadi berat adanya.

Dalam Islam kita tahu bahwa kewajiban nafkah bagi ayah hanyalah seputar pangan, sandang dan papan. Hari ini ayah semakin berat bebannya, biaya yang seharusnya menjadi tanggung jawab negara seperti pendidikan dan kesehatan dibebankan kepada ayah. Terang saja ayah akan menanggung beban berat dalam bekerja. Bahkan tidak hanya ayah yang menanggung beban tersebut, ibupun terkadang terpaksa mengambil posisi membantu ekonomi keluarga.

Dari sini lumrah, bila ayah membuat alasan bahwa dia sudah kelelahan dalam mencari nafkah, maka tugas mendidik anak adalah tugas ibu, ayah jangan banyak dilibatkan sebab itu akan mengganggu mesin uang. Walau ada juga ayah yang tidak bekerja juga abai dalam pendidikan anak-anak.

Namun disinilah sebenarnya sang Ayah harus memahami konsep pendidikan anak-anak secara baik, berikut metode dan strategi belajar agar bisa memetakan dua kewajiban yang sama-sama kelak akan dimintai pertanggung jawaban terhadap nafkah dan juga terhadap anak.

Ibu terkadang juga tak berdaya di hadapan suatu kondisi harus menangani sendiri pendidikan anak-anaknya tanpa ada sentuhan yang berarti oleh ayah, terkadang seringkali mati gaya.

Ibu memang sosok yang paling berambisi menjadikan anak-anaknya memiliki kepribadian Islam yang tangguh sehingga dia berupaya mencari tahu bagaimana seharusnya dia mendidik anak-anaknya, bahkan berbagai training pun diikuti hingga mencari berbagai referensi tentang parenting.

Ini berbeda dengan kebanyakan ayah yang cenderung “menyerahkan”, seringkali juga tidak dengan kepercayaan penuh pada ibu, walau ayah juga sebenarnya inginkan anak-anak terurus dan terdidik dengan baik, sementara ibu kurang energi untuk itu.

Lantas bagaimana sejatinya sinergisitas ayah dan ibu dalam mewujudkan kepribadian islam anak? Tentunya harus ada diskusi-diskusi besar dan kecil untuk membahas tentang tujuan, konsep, metode dan uslub pendidikan juga sarana dan prasarana yang harus dikorbankan. Sebab pendidikan anak itu kewajiban berdua bukan kewajiban sepihak apakah itu ibu saja ataukah ayah saja. Sebab ayah dan ibu kelak sama-sama dimintai pertanggung jawaban oleh Allah tentang anak-anak mereka. bahkan ayah juga dimintai pertanggungjawaban terhadap ibunya anak-anak.

Sinergisitas itu harus wujud di lapangan sehingga memungkinkan untuk berbagi tugas. Ibaratkan belajar di sebuah sekolah maka guru bisa berbagi tugas dalam mengajar sesuai dengan kapasitas diri, waktu dan tenaga yang dikerahkan dan harus menjadi prioritas utama. Ayah bunda sebagai guru pertama dan utama hendaknya jauh lebih mumpuni untuk mencapai tujuan pendidikan dan melejitkan potensi anak.

Sejatinya ketika ayah cenderung ke luar kota karena kewajiban nafkah dan dakwah, tidaklah mengabaikan perhatiannya terhadap pendidikan anak, walau itu ada pada dataran kontrol dan evaluasi harian, sudah sejauh mana hafalan anak-anak, bagaimana perkembangan pemahamannya tentang aqidah islam, sejauh mana anak sudah taat sama Allah.

Apa yang kurang dan perlu ditambahkan, ayah bisa memberikan ide-ide yang brilian ketika ibu tengah dihadapkan masalah mendidik, agar ibu merasa terbantu dengan perhatian yang khusus ini dari ayah.

Nah, ketika ayah berada di rumah hendaknya perhatian itu tidak sirna karena hendak rehat dari lelah pekerjaan dan dakwah. Kelelahan ayah dalam nafkah dan dakwah sejatinya bernilai sepadan dengan kelelahan ayah dalam mendidik anak, satu sama lain harus diraih pahalanya. Tak ada kewajiabn tanpa kelelahan melaksanakannya, tak ada sesuatu yang ringan untuk menebus surga dengan pengorbanan.

Oleh karena itu bangunlah sinergi ayah bunda dengan sebenarnya, jangan mau diputar oleh kehidupan Kapitalisme dimana arah hidup kita demi materi, padahal anak-anak kita sangat membutuhkan ayah bunda saat ini juga.

Yanti Tanjung, Penulis Buku Parenting “Menjadi Ibu Tangguh”

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

tito-karnavian
Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
sosmed-dipantau
Tak Hanya Medsos; Whatsapp, Line, BBM Juga Jadi Pantauan Pemerintah
kin-4
MHTI Kembali Menyelenggarakan Kongres Ibu Nusantara (KIN)
jokowi-di-iran
Miris, Pasca Gempuran ke Aleppo Jokowi Malah Tanda Tangan Kerjasama dengan Iran
menyadap
Allah SWT ‘Menyadap’ Kita
fardhukifayah
Level Fardhu Kifayah
menghina ulama
Hukum Menghina Ulama
risalah-islam
Kewajiban Mempelajari Al Qur’an
Rizki-Semut
Rizki di Tangan Allah
Bandul-Kehidupan
Pada Suatu Titik
empty_long_road_at_sunset-wide
Mencari Jalan Pulang
hoax
Republik Hoax
sepatu jodoh
Jodoh : Memilih Atau Dipilih ?
istri 2
Ketika Istri Merasa Tidak Bisa Membahagiakan Suami
shaum
Pastikan Izin Suami Jika Ingin Menjalankan Shaum Sunnah
cinta_love
Satu-satunya Cinta yang Perlu Ada dalam Pernikahan bahkan dalam Kehidupan
tauhid anak
Aku Peduli Iman Anakku
The sleeping boy
Anak Sukses Bermula dari Bangun Pagi
menghafal-alquran
Jangan Sia-Siakan “Masa SMA”
gosok-gigi
Contoh Saja (Masih) Belum Cukup
cyber army 2
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
kamera
Jaga Aurat di Depan Kamera
selfie-muslimah
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
sosmedia
Raditya Dika tak lagi Jenaka, Awkarin Malah jadi fenomena: Generasi Islam Mau Kemana?
bani umayyah
Gubernur Al-Hajjaj dan Pelajaran untuk Penguasa Durja
isteri taat
Nilai Ketaatan Isteri pada Suami
wahyu alquran
Nenek Penjaga Wahyu Al-Qur’an
Muslim
Ikhtiar Pertama Apabila Seorang Muslim Sakit
air-mentimun
Asam Lambung Naik, Coba Obat Alami Ini
popok-bayi
Popok Bayi Sekali Pakai VS Popok Kain
nangka
Bolehkah Ibu Hamil Makan Nangka?
minum
Cara Sederhana Membersihkan Tubuh Dari Racun
membaca-buku
Tips Meningkatkan Minat Membaca Buku
cara-menyapih-anak
7 Tips Menyapih Anak
daging-kurban
Tips Menyimpan Daging Kurban dengan Baik dan Sehat
menghafal
Agar Menghafal Al-Qur’an Terasa Nikmat
pangsit-kuah
Nikmatnya Pangsit Kuah Hangat Buatan Sendiri
resep-kue-ketan-isi-mangga
Eksperimen Dapur : Kue Ketan Isi Mangga
resep-lumpia
Lumpia Crispy Isi Bengkuang
wedang-bajigur
Wedang Bajigur, Minuman Hangat Saat Cuaca Dingin