Melunakkan Hati dengan Dzikir

7035956-field-colorful-flowers

Muslimahzone.com – Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata, “Dzikir bagi hati ibarat air bagi ikan. Apa jadinya bila ikan dikeluarkan dari air?”

Dalam Al Wabilus- Shayyib, Ibnul Qayyim menyebutkan banyak faidah dzikir, diantaranya; dzikir adalah makanan pokok bagi hati dan ruh. Apabila seorang hamba kehilangannya, ia seperti tubuh yang tidak mendapatkan makanan pokok. Dzikir dapat mengusir setan dan menundukkannya, juga menjadikan kita diridhai oleh Allah. Selain itu, dzikir juga menghilangkan kesedihan dan kegelisahan dari hati, mendatangkan kegembiraan, memberikan cahaya bagi hati dan wajah, memberikan kewibawaan dan keindahan, mendatangkan kecintaan kepada Allah, ketakwaan kepadaNya, inabah kepadaNya, menjadikan seorang hamba diingat oleh Allah. Allah berfirman,

“Maka ingatlah kepadaKu,niscaya Aku akan ingat kepadamu.”  (QS. Al Baqarah: 152)

Andaikan faidah dzikir itu hanya tersebut dalam ayat di atas, sungguh itupun sudah cukup sebagai suatu keutamaan dan kemuliaan. Dan cukup pula hal itu untuk menghapus kealpaan dan kesalahan.

Abu Musa Al Asy’ariy meriwayatkan, Rasul shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda,

“Perumpamaan orang berdzikir kepada Allah dengan yang tidak berdzikir itu seperti orang yang hidup dengan orang yang mati.” (HR. At Tirmidzi dan Al Hakim)

Seseorang menemui Hasan Al Bashri rahimahullah, dan berkata, “Aku mengadukan kerasnya hati ini kepadamu.” Hasan rahimahullah menjawab, “Lunakkan ia dengan dzikir!”

Menurut Ibnul Qayyim, berdzikir secara kontinyu akan membuat seorang hamba sibuk, sehingga tidak sempat mengucapkan kata-kata yang batil seperti ghibah (membicarakan keburukan orang lain), namimah (mengadu domba) dan lain sebagainya.

Dzikir ada banyak macamnya, diantaranya;

  • Berdzikir dengan menyebut nama-nama Allah (Asmaul Husna), sifat-sifatNya, dan puji-pujian bagiNya.
  • Menyebut tentang hal-hal yang berkaitan dengan n ama-nama dan sifat-sifat Allah. Misalnya, “Allah itu mendengar suara seluruh hambaNya dan melihat gerak-gerik mereka”.
  • Mengingat perintah Allah dan laranganNya. Seperti mengatakan, “Sesungguhnya Allah memerintahkan ini dan melarang hal itu.”
  • Mengingat anugrah dan kebaikanNya.
  • Yang paling afdhal yaitu, membaca Al Quran. Karena Al Quran mengandung berbagai obat dan kesembuhan hati dari segala penyakit. Allah berfirman,

“Wahai manusia, telah datang kepada kalian suatu pelajaran dari Rabb kalian dan obat bagi apa-apa yang ada di dalam dada.” (QS. Yunus: 57)

“Dan kami turunkan Al Quran yang merupakan obat penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (QS. Al Isra:82)

“Ketahuilah, dengan dzikrullah segala hati akan tenang.” (QS. Ar Ra’du: 28)

Penyakit hati itu pada bersumber pada dua hal; syubuhat (ketidakjelasan akan kebenaran) dan syahwat (hawa nafsu). Al Quran mengandung obat kedua penyakit itu, Al Quran mengandung keterangan dan penjelasan yang tegas tentang kebenaran dan kebatilan. Maka hilanglah penyakit ketidakjelasan, digantikan dengan ilmu dan pengetahuan, sehingga terlihatlah sesuatu dengan semestinya.

Barangsiapa mempelajari Al Quran, -dan hatinya menyertainya-, pasti mampu memandang kebenaran dan kebatilan, mampu membedakannya, seperti ia mampu membedakan antara siang dan malam.

Al Quran juga mengandung hikmah dan pelajaran yang baik sebagai penawar bagi penyakit syahwat. Yaitu nasehat agar hidup zuhud di dunia dan mengutamakan akhirat.

Ustman bin Affan radhiallahu’anhu bertutur, “Andaikan hati kalian itu bersih, membaca Al Quran pun jadi terasa ringan.”

Disadur dari kitab Tazkiyatun Nafs, Konsep Penyucian Jiwa Menurut Ulama Salafushshalih karya Dr. Ahmad Farid

(esqiel/muslimahzone.com)

Leave a Reply

mendidik-anak
“Untuk Mendidik Seorang Anak, Butuh Orang Sekampung”
bahaya-smartphone
Waspadai Masalah Kesehatan Akibat Ketergantungan Smartphone!
aksi-bela-islam
Kronologi Kejadian Aksi Bela Islam II pada 4 Nov 2016 Resmi dari GNPF MUI
irena-handono
Terkait Penistaan Al-Qur’an, Umi Hj. Irena Handono Menulis Surat Terbuka Untuk Presiden dan Kapolri
israel-kebakaran
Kebakaran di Israel dan Tafsir Surat Al-Fajr
arisan
Hukum Arisan Dalam Islam
memukul
Kebolehan Memukul Istri dan Anak Sebagai Ta’dib
pasar-islam
Mal dan Fasilitas Dagang dalam Islam
mencintai-allah
Ya Allah Aku Mencintai-Mu, Walaupun Aku Bermaksiat Kepada-Mu…
kebakaran-israel
Hikmah Dibalik Kebakaran Dahsyat di Israel
memuji
Bolehkah Memuji Seseorang?
firaun
Azab Bagi Mereka yang Meniru Perilaku Fir’aun
nasehat-pasutri
Nasehat Pasutri Agar Kokoh Perkawinan
bunga-layu
Mengingkari Kebaikan Suami, Salah Satu Penyebab Terbanyak Wanita Masuk Neraka
keluarga-islami-2
Nasehat Rasulullah Agar Pernikahan Dipenuhi Keberkahan dan Kebahagiaan (Part 2)
keluarga-sakinah
Nasehat Rasulullah Agar Pernikahan Dipenuhi Keberkahan dan Kebahagiaan
anak-lucu
Kebutuhan Memahami Anak Usia Dini
mencium-bayi
Ini Alasan Sebaiknya Tidak Mencium Bibir Anak
kejujuran-anak
Mengokohkan Kejujuran Dalam Diri Anak
anak-laki-laki
Membangun Karakter Anak Laki-Laki
kamera
Jaga Aurat di Depan Kamera
selfie-muslimah
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
sosmedia
Raditya Dika tak lagi Jenaka, Awkarin Malah jadi fenomena: Generasi Islam Mau Kemana?
alay
Era Gadget Ciptakan Generasi Alay, Generasi Lalai
sepatu
Karena Ukuran Kita Tak Sama
muslim-ummah
Ilmu Sanad, Hanya Dimiliki Umat Islam
fetih1453_15
Shalat Jum’at di Jalanan Bid’ah ? Mari Tengok Sejarah !!
cosmos-chocolate
Wanita dengan Kataatan Seharum Parfum
profil-muhaimin-iqbal
The Age of Deception
obesitas
Apa yang Menjadi Penyebab Obesitas?
kentut
Sering Kentut, Ini Penyebab, Diagnosa dan Pencegahannya
perut-keroncongan
Perut Keroncongan Belum Tentu Karena Lapar
cara-menyapih-anak
7 Tips Menyapih Anak
daging-kurban
Tips Menyimpan Daging Kurban dengan Baik dan Sehat
menghafal
Agar Menghafal Al-Qur’an Terasa Nikmat
menghafal alquran
Cara Cepat Menghapal Al Quran Dengan 15 Menit
resep-kue-ketan-isi-mangga
Eksperimen Dapur : Kue Ketan Isi Mangga
resep-lumpia
Lumpia Crispy Isi Bengkuang
wedang-bajigur
Wedang Bajigur, Minuman Hangat Saat Cuaca Dingin
klepon
Klepon Yummy