Melatih Keikhlasan Diri

embun

MuslimahZone.com – Poin pertama tazkiyatun nafs (penyucian jiwa) yang disebutkan dalam kitab Tazkiyatun Nafs, Konsep Penyucian Jiwa Menurut Ulama Salafushshalih karya Dr. Ahmad farid adalah ikhlas. Ikhlas artinya memurnikan tujuan bertaqarub kepada Allah subhanahu wata’ala, menjadikan Allah sebagai satu-satunya tujuan dalam segala bentuk ketaatan, dan mengabaikan pandangan makhluk dengan cara selalu berkonsentrasi dengan Al Khaliq.

Fudhail berkata, “Meninggalkan suatu amal karena orang lain adalah riya’. Sedangkan beramal karena orang lain adalah syirik. Adapun ikhlas adalah ketika Allah ‘azza wa jalla menyelamatkanmu dari keduanya.”

Ikhlas menjadi syarat diterimanya amal shalih yang dilaksanakan sesuai sunnah Rasulullah shalallahu’alaihi wa salam. Allah berfirman,

“Dan mereka tidak disuruh kecuali untuk beribadah kepada Allah dengan memurnikan dien (agama) kepadaNya, lagi bersikap lurus.” (QS. Al Bayyinah:5)

Rasululullah bersabda, “Sesungguhnya Allah ‘azza wa jalla tidak menerima suatu amal, kecuali jika dikerjakan murni karenaNya dan mengharap wajahNya.” (HR. An Nasa’i)

Keikhlasan juga menjadi penyelamat seorang hamba dari gangguan setan, dalam Al Quran Allah berfirman, mengungkapkan pernyataan Iblis,

“Kecuali hamba-hambaMu yang selalu ikhlas.” (QS. Shad:83)

Namun, jalan keikhlasan bukanlah jalan yang mudah untuk ditempuh. Sebagian ulama berpendapat, “Ikhlas sesaat berarti keselamatan yang abadi. Tetapi ikhlas itu sulit sekali.” Suhail pernah ditanya tentang sesuatu yang paling berat bagi diri. Ia menjawab, “Ikhlas, sebab dengan ikhlas, diri tidak mendapatkan bagian dari apa yang dikerjakan sama sekali.”

Apabila suatu amal telah tercampuri oleh harapan-harapan duniawi –yang disenangi oleh diri dan hati manusia- sedikit ataupun banyak, maka, sungguh, kejernihan amal telah tercemari. Hilang pulalah keikhlasan.

Betapa berat perjalanan menuju keikhlasan,  As Suusiy berkata “ Ikhlas adalah tidak merasa telah berbuat ikhlas. Barangsiapa masih menyaksikan keikhlasan dalam ikhlasnya, maka keikhlasannya masih membutuhkan keikhlasan lagi.” Merasa ikhlas dan melihat keikhlasan diri adalah ‘ujub. Dan itu menjadi salah satu perusak keikhlasan.

Banyak orang yang telah berpayah-payah untuk beramal, menyangka dirinya telah ikhlas, padahal sesungguhnya ia telah tertipu. Hal ini terjadi karena ia tidak memperhatikan perkara-perkara yang merusak keikhlasan.

Sebagaimana dikisahkan ada seseorang yang selalu menunaikan shalat di shaf pertama. Suatu ketika ia terlambat sehingga  ia shalat di shaf kedua. Lalu ia diliputi oleh rasa malu karena  dilihat oleh orang banyak. Dari sini, ia tahu bahwa ketenangan hatinya dalam melaksanakan shalat di shaf pertama selama ini disebabkan oleh pandangan orang-orang kepadanya.

Resep untuk ikhlas adalah dengan memupus kesenangan hawa nafsu, ketamakan terhadap dunia, dan mengusahakan agar hati selalu fokus terhadap akhirat. Senantiasa  memohon keselamatan niat kepada Allah dan mengingat peringatan Allah dalam Alquran tentang orang yang merugi karena sia-sianya amalan.

“Katakanlah, “Maukah kalian kami kabarkan tentang orang-orang yang paling merugi amalan mereka? Yaitu orang-orang yang telah sia-sia usaha mereka di dunia, sedangkan mereka menyangka telah mengerjakannya dengan sebaik-baiknya.” (Al Kahfi:103)

(esqiel/muslimahzone.com)

Leave a Reply

mendidik-anak
“Untuk Mendidik Seorang Anak, Butuh Orang Sekampung”
bahaya-smartphone
Waspadai Masalah Kesehatan Akibat Ketergantungan Smartphone!
aksi-bela-islam
Kronologi Kejadian Aksi Bela Islam II pada 4 Nov 2016 Resmi dari GNPF MUI
irena-handono
Terkait Penistaan Al-Qur’an, Umi Hj. Irena Handono Menulis Surat Terbuka Untuk Presiden dan Kapolri
israel-kebakaran
Kebakaran di Israel dan Tafsir Surat Al-Fajr
arisan
Hukum Arisan Dalam Islam
memukul
Kebolehan Memukul Istri dan Anak Sebagai Ta’dib
pasar-islam
Mal dan Fasilitas Dagang dalam Islam
pertolongan-allah
Pertolongan Allah Kepada yang Menolong Agamanya
cairo
Suara Hati dari Cairo
lidi-umat
Ketika Lidi Umat Bersatu…
mencintai-allah
Ya Allah Aku Mencintai-Mu, Walaupun Aku Bermaksiat Kepada-Mu…
nasehat-pasutri
Nasehat Pasutri Agar Kokoh Perkawinan
bunga-layu
Mengingkari Kebaikan Suami, Salah Satu Penyebab Terbanyak Wanita Masuk Neraka
keluarga-islami-2
Nasehat Rasulullah Agar Pernikahan Dipenuhi Keberkahan dan Kebahagiaan (Part 2)
keluarga-sakinah
Nasehat Rasulullah Agar Pernikahan Dipenuhi Keberkahan dan Kebahagiaan
anak-lucu
Kebutuhan Memahami Anak Usia Dini
mencium-bayi
Ini Alasan Sebaiknya Tidak Mencium Bibir Anak
kejujuran-anak
Mengokohkan Kejujuran Dalam Diri Anak
anak-laki-laki
Membangun Karakter Anak Laki-Laki
kamera
Jaga Aurat di Depan Kamera
selfie-muslimah
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
sosmedia
Raditya Dika tak lagi Jenaka, Awkarin Malah jadi fenomena: Generasi Islam Mau Kemana?
alay
Era Gadget Ciptakan Generasi Alay, Generasi Lalai
arrayah-212
Kisah Ar Rayah di Aksi Damai 212
salat-jumat-212-diguyur-hujan
Semerbak Harum Saat Hujan Turun Dalam Aksi 212
sepatu
Karena Ukuran Kita Tak Sama
muslim-ummah
Ilmu Sanad, Hanya Dimiliki Umat Islam
mandi-malam
Manfaat dan Resiko Mandi di Malam Hari
profil-muhaimin-iqbal
The Age of Deception
obesitas
Apa yang Menjadi Penyebab Obesitas?
kentut
Sering Kentut, Ini Penyebab, Diagnosa dan Pencegahannya
cara-menyapih-anak
7 Tips Menyapih Anak
daging-kurban
Tips Menyimpan Daging Kurban dengan Baik dan Sehat
menghafal
Agar Menghafal Al-Qur’an Terasa Nikmat
menghafal alquran
Cara Cepat Menghapal Al Quran Dengan 15 Menit
resep-kue-ketan-isi-mangga
Eksperimen Dapur : Kue Ketan Isi Mangga
resep-lumpia
Lumpia Crispy Isi Bengkuang
wedang-bajigur
Wedang Bajigur, Minuman Hangat Saat Cuaca Dingin
klepon
Klepon Yummy