Kiat Menjadi Penyabar

sabar 2

Muslimahzone.com – Kesabaran adalah sesuatu yang sangat diperlukan oleh setiap manusia. Beberapa masalah bahkan hanya dapat diselesaikan ketika dihadapi bersama kesabaran. Namun, mengaplikasikan kesabaran kadang bukan hal yang mudah karena senantiasa ada godaan yang mengganggu baik datangnya dari setan ataupun hawa nafsu manusia itu sendiri yang mengajak kepada ketergesa-gesaan.

Allah berfirman: “Ketahuilah, hanya dengan mengingat Allah (zikrullah) hati menjadi tenang”. (Q-S Ar-Ra’d ayat 28)

Maka, mulailah proses bersabar dengan menenangkan hati mengingat Allah. Di samping itu, berikut dirangkum 7 kiat-kiat agar dalam menggapai harapan dapat diiringi dengan jiwa penyabar seperti ditulis Levin lme dalam artikel ummi-online :

1. Fokus kepada tujuan yang ingin dicapai

Dengan memfokuskan kepada tujuan awal hingga ke tujuan akhir yang ingin dicapai menjadi motivasi kita agar tetap pada jalur yang tepat, sehingga keinginan untuk bergerak mundur atau pun ke samping akan mudah untuk dihindari, karena akan membuang waktu percuma. Meskipun dalam prosesnya ada cobaan maupun arang melintang, jika tetap fokus pada tujuan akhir, insyaAllah proses berat pun dengan berharap ridho Allah akan mudah dilalui.

2. Biasakan mencatat dan menulis

Menulis menjadi cara terbaik untuk mencatat progres dan tujuan serta tujuan akhir yang ingin dicapai. Menulis merupakan bagian dari terapi diri, biasakan mencatat apa-apa yang menjadi proses dalam mencapai tujuan, karena kesabaran inilah yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan. Pencatatan dalam bentuk penulisan jurnal, diary atau pun note biasa akan menjadi terapi kesabaran, sehingga seseorang mengetahui sudah sejauh mana proses tersebut dicapai, serta mengetahui awal proses hingga tujuan yang akan digapai. Tentunya akan menjadi catatan penting di akhir nanti.

3. Berpikir positif

Mendorong kepada cara berpikir positif memberikan hasil positif kepada diri kita. Berpikir positif memberikan aura baik kepada sikap dan perilaku kita. Dengan kita memiliki pikiran positif kepada diri sendiri, orang lain dan keadaan serta lingkungan memberikan pengaruh positif terhadap sekitar. Hal ini juga memberikan pengaruh baik dalam dunia kerja maupun pergaulan ataupun lingkungan sekitar, sehingga orang lain akan senang berada bersama kita.

Pemikiran positif memberikan kebaikan dalam menggapai harapan yang diinginkan ataupun memberikan kenyamanan ketika dihadapkan dalam suatu persoalan, misalkan dalam kehidupan rumah tangga: suami dalam kondisi letih, tidak biasanya pulang larut malam tanpa memberikan kabar, ternyata suami pulang lebih larut dan kondisi pulang pun sudah tidak ingin diajak bicara, terlihat letih. Sebagai istri yang baik bersikaplah sebagaimana mestinya seorang istri dalam menjaga kenyamanan terhadap suami, misalkan dengan ditawari mandi dengan air hangat ataupun minuman hangat yang menambah ketenangan hati suami.

4.  Biasakanlah untuk beristirahat

Beristirahat melepas penat bukanlah suatu kekalahan maupun kesalahan fatal, banyak diantara orang yang merasa bersalah jika waktunya terbuang dengan beristirahat. Justru sebaliknya jika tubuh diistirahatkan ataupun direlakskan dan ditidurkan dalam waktu yang cukup akan menghasilkan tenaga, pikiran serta pikiran menjadi lebih cerdas dan segar.

Banyak sekali diantaranya kita, seorang pekerja, ibu rumah tangga ataupun para pelajar merasa tidak perlu istirahat cukup ketika mengerjakan suatu tugas ataupun pekerjaan. Justru disinilah kondisi tubuh menjadi menurun dan fisik menjadi lebih letih, sehingga seseorang tidak mampu berpikir secara optimal.

Maka sempatkanlah tubuh dan pikiran istirahat dengan waktu yang memadai dan cukup untuk kondisi tubuh.

5.  Hindari perilaku yang membosankan

Keadaan dan rasa tidak sabar biasanya muncul ketika perilaku membosankan sedang dialami seseorang dalam kondisi banyak diam ketika menunggu sesuatu, misalnya ketika menunggu antrian panggilan di loket kasir administrasi, dengan banyaknya penunggu membuat seseorang menjadi bosan. Biasakan untuk melakukan suatu kegiatan, misalnya dengan ber-murrotal memakai hp, mushaf  kecil, menulis ataupun bisa dengan membaca buku.

6.  Memahami perbedaan kesabaran dengan menunda pekerjaan

Hindari pemikiran sabar dengan penundaan, justru inilah yang akan menjebak perilaku dan sikap yang pada akhirnya menjadi malas untuk bergerak cepat. Hingga akhirnya justru terbengkalai dengan membiarkan sifat malas menguasai pikiran. Kerjakan dan langsung lakukan, dan kesabaran menjadi pegangan untuk proses hasil akhirnya.

7.  Berpikirlah “sakit dahulu, bersenang kemudian”

Pemikiran dengan bersakit-sakit dahulu bersenang-sengang kemudian, bukan hanya suatu proyek kalimat tetapi sudah semestinya diterapkan dalam proses berjalan. Dengan berpikir bersakit-sakit dahulu, seseorang tidak akan melakukan kesenangan sesaat, ataupun menghamburkan apa yang baru didapat di tengah perjalanan, tetapi justru mengingat kembali target apa yang akan dicapai di kemudian hari dengan berproses dan berusaha.

Demikian kiat-kiat bersabar, semoga bermanfaat.

(fauziya/muslimahzone.com)

One Response

Leave a Reply

mendidik-anak
“Untuk Mendidik Seorang Anak, Butuh Orang Sekampung”
bahaya-smartphone
Waspadai Masalah Kesehatan Akibat Ketergantungan Smartphone!
aksi-bela-islam
Kronologi Kejadian Aksi Bela Islam II pada 4 Nov 2016 Resmi dari GNPF MUI
irena-handono
Terkait Penistaan Al-Qur’an, Umi Hj. Irena Handono Menulis Surat Terbuka Untuk Presiden dan Kapolri
israel-kebakaran
Kebakaran di Israel dan Tafsir Surat Al-Fajr
arisan
Hukum Arisan Dalam Islam
memukul
Kebolehan Memukul Istri dan Anak Sebagai Ta’dib
pasar-islam
Mal dan Fasilitas Dagang dalam Islam
mencintai-allah
Ya Allah Aku Mencintai-Mu, Walaupun Aku Bermaksiat Kepada-Mu…
kebakaran-israel
Hikmah Dibalik Kebakaran Dahsyat di Israel
memuji
Bolehkah Memuji Seseorang?
firaun
Azab Bagi Mereka yang Meniru Perilaku Fir’aun
nasehat-pasutri
Nasehat Pasutri Agar Kokoh Perkawinan
bunga-layu
Mengingkari Kebaikan Suami, Salah Satu Penyebab Terbanyak Wanita Masuk Neraka
keluarga-islami-2
Nasehat Rasulullah Agar Pernikahan Dipenuhi Keberkahan dan Kebahagiaan (Part 2)
keluarga-sakinah
Nasehat Rasulullah Agar Pernikahan Dipenuhi Keberkahan dan Kebahagiaan
anak-lucu
Kebutuhan Memahami Anak Usia Dini
mencium-bayi
Ini Alasan Sebaiknya Tidak Mencium Bibir Anak
kejujuran-anak
Mengokohkan Kejujuran Dalam Diri Anak
anak-laki-laki
Membangun Karakter Anak Laki-Laki
kamera
Jaga Aurat di Depan Kamera
selfie-muslimah
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
sosmedia
Raditya Dika tak lagi Jenaka, Awkarin Malah jadi fenomena: Generasi Islam Mau Kemana?
alay
Era Gadget Ciptakan Generasi Alay, Generasi Lalai
sepatu
Karena Ukuran Kita Tak Sama
muslim-ummah
Ilmu Sanad, Hanya Dimiliki Umat Islam
fetih1453_15
Shalat Jum’at di Jalanan Bid’ah ? Mari Tengok Sejarah !!
cosmos-chocolate
Wanita dengan Kataatan Seharum Parfum
profil-muhaimin-iqbal
The Age of Deception
obesitas
Apa yang Menjadi Penyebab Obesitas?
kentut
Sering Kentut, Ini Penyebab, Diagnosa dan Pencegahannya
perut-keroncongan
Perut Keroncongan Belum Tentu Karena Lapar
cara-menyapih-anak
7 Tips Menyapih Anak
daging-kurban
Tips Menyimpan Daging Kurban dengan Baik dan Sehat
menghafal
Agar Menghafal Al-Qur’an Terasa Nikmat
menghafal alquran
Cara Cepat Menghapal Al Quran Dengan 15 Menit
resep-kue-ketan-isi-mangga
Eksperimen Dapur : Kue Ketan Isi Mangga
resep-lumpia
Lumpia Crispy Isi Bengkuang
wedang-bajigur
Wedang Bajigur, Minuman Hangat Saat Cuaca Dingin
klepon
Klepon Yummy