Ketika Ramadhan Memanggilmu Kembali

unnamed (76)

MuslimahZone.com – Ramadhan bersambut, iman pun terasa tergugah mengikuti panggilannya. Tak terasa, Ramadhan akan kembali datang menghampiri kita. Bulan yang akan menggugah rasa, memurnikan ibadah dan menggelorakan kembali keimanan yang layu seiring terpaan kesalahan dan kekhilafan.

Bulan Ramadhan adalah momentum penting bagi kita untuk kembali memahami hakikat kehidupan, bahwa Allah SWT sejatinya memberikan kesempatan pada hambanya untuk memenuhi seruan kebaikan, memetik amal dan memeroleh ampunan dari-Nya.

Bulan Ramadhan adalah bulan yang didalamnya terdapat spirit kebaikan yang tak bisa kita dapatkan kesannya di bulan-bulan lainnya. Bukan hanya karena bulan ini merupakan bulan yang ALLAH berikan keutamaan didalamnya, melainkan di Bulan ini umat islam dari seluruh penjuru dunia juga sedang berlomba-lomba meraup amal kebajikan. Sehingga dari hari ke hari semangat beribadah menjadi lebih merasuk dan juga ternuansakan disekitar kita.

Bulan Ramadhan juga menjadi bulan yang sejatinya ditunggu-tunggu kehadirannya. Seperti halnya Nabi dan para sahabat terdahulu, yang semakin gencar beribadah ketika Ramadhan menjelang. Sehingga Ramadhan disambut dengan persiapan maksimal dan daya tahan yang tinggi. Ramadhan ketika itu, tidak sekedar dimaknai sebagai ladang ibadah dan ampunan saja, namun pemaknaannya juga sebagai penguat komitmen keimanan serta ketakwaan.

Berangkat dari hal tersebut, maka pemaknaan atas datangnya bulan Ramadhan tak berarti hanya menyambutnya dengan penuh kesenangan dan kebahagiaan, sebab yang tak kalah penting adalah persiapan.

Ramadhan yang berkualitas, sesungguhnya berangkat dari kesadaran dan juga persiapan yang matang dalam menjalaninya. Tak semua orang yang mendapatkan panggilan Ramadhan memaknainya dengan persiapan yang baik. Sebab banyak diantara kita yang bahkan tak melakukan persiapan apa-apa menjelang Ramadhan. Sehingga Ramadhan pun terlewat dengan begitu singkat dan tak bermakna.

Ramadhan yang baik adalah Ramadhan dengan persiapan. Pepatah mengatakan “Gagal merencanakan berarti merencanakan kegagalan”. Perumpamaan singkat yang akan menggambarkan bagaimana Ramadhan kita jikalau tanpa persiapan. Tak perlu dimaknai dengan hal yang berat, persiapan Ramadhan bahkan dapat kita lakukan sedari sekarang sembari mengisi waktu luang.

Sejatinya ibadah yang kemudian di biasakan akan menjadi bagian yang tak terlepaskan dari keseharian kita. Maka mari tingkatkan ibadah kita, menyambut Ramadhan bulan yang mulia. Dengan harapan, ketika Ramadhan menghampiri kita kembali di tahun ini, kita sudah bersiap dengan kesiapan yang baik sehingga Ramadhan yang kita lalui menjadi bulan Ramadhan yang optimal dengan amalan-amalan yang berkualitas.

Oleh: Nurfahmi Islami Kaffah

Sumber: fimadani.com

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

tito-karnavian
Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
sosmed-dipantau
Tak Hanya Medsos; Whatsapp, Line, BBM Juga Jadi Pantauan Pemerintah
kin-4
MHTI Kembali Menyelenggarakan Kongres Ibu Nusantara (KIN)
jokowi-di-iran
Miris, Pasca Gempuran ke Aleppo Jokowi Malah Tanda Tangan Kerjasama dengan Iran
parfum
Aroma Mewangi Minyak Kasturi
menyadap
Allah SWT ‘Menyadap’ Kita
fardhukifayah
Level Fardhu Kifayah
menghina ulama
Hukum Menghina Ulama
Rizki-Semut
Rizki di Tangan Allah
Bandul-Kehidupan
Pada Suatu Titik
empty_long_road_at_sunset-wide
Mencari Jalan Pulang
hoax
Republik Hoax
sepatu jodoh
Jodoh : Memilih Atau Dipilih ?
istri 2
Ketika Istri Merasa Tidak Bisa Membahagiakan Suami
shaum
Pastikan Izin Suami Jika Ingin Menjalankan Shaum Sunnah
cinta_love
Satu-satunya Cinta yang Perlu Ada dalam Pernikahan bahkan dalam Kehidupan
tauhid anak
Aku Peduli Iman Anakku
The sleeping boy
Anak Sukses Bermula dari Bangun Pagi
menghafal-alquran
Jangan Sia-Siakan “Masa SMA”
gosok-gigi
Contoh Saja (Masih) Belum Cukup
cyber army 2
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
kamera
Jaga Aurat di Depan Kamera
selfie-muslimah
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
sosmedia
Raditya Dika tak lagi Jenaka, Awkarin Malah jadi fenomena: Generasi Islam Mau Kemana?
kebun anggur
Kisah Si Kaya dan Si Miskin (Pemilik Dua Kebun: Surat Al-Kahfi 32-44)
bani umayyah
Gubernur Al-Hajjaj dan Pelajaran untuk Penguasa Durja
isteri taat
Nilai Ketaatan Isteri pada Suami
wahyu alquran
Nenek Penjaga Wahyu Al-Qur’an
air-mentimun
Asam Lambung Naik, Coba Obat Alami Ini
popok-bayi
Popok Bayi Sekali Pakai VS Popok Kain
nangka
Bolehkah Ibu Hamil Makan Nangka?
minum
Cara Sederhana Membersihkan Tubuh Dari Racun
membaca-buku
Tips Meningkatkan Minat Membaca Buku
cara-menyapih-anak
7 Tips Menyapih Anak
daging-kurban
Tips Menyimpan Daging Kurban dengan Baik dan Sehat
menghafal
Agar Menghafal Al-Qur’an Terasa Nikmat
pangsit-kuah
Nikmatnya Pangsit Kuah Hangat Buatan Sendiri
resep-kue-ketan-isi-mangga
Eksperimen Dapur : Kue Ketan Isi Mangga
resep-lumpia
Lumpia Crispy Isi Bengkuang
wedang-bajigur
Wedang Bajigur, Minuman Hangat Saat Cuaca Dingin