Keluarga Tanpa TV

Mengaji-airelltdotwordpress

MuslimahZone.com – “Sekarang Nida sudah hafal berapa juz?” tanya seorang ikhwah sore tadi.

“Alhamdulillah, sekarang hafal 6 juz lebih” jawab suami.

Nida adalah anak kami yang pertama, kini sedang duduk di kelas 4.

“Bagaimana muroja’ahnya?”

“Kalau di rumah ya setelah Maghrib sama setelah Subuh”

Sebenarnya, yang paling berjasa dalam mengantarkan Nida menghafal adalah ustazahnya, Ustazah Betty. Di rumah, ia tinggal muraja’ah saja. Dan alhamdulillah, tidak ada kendala yang berarti karena kami hampir tak pernah menyalakan TV.

Ada sebuah TV di rumah, tapi kami sekeluarga berkomitmen untuk tidak menyalakannya. Ada TV, tapi tidak ada antena. Kami hanya sesekali menyalakannya untuk nonton VCD/DVD. Dulu dipakai si kecil untuk nonton VCD/DVD kartun. Tapi alhamdulillah, sudah beberapa lama ini si kecil juga sudah tidak suka. Praktis, TV itu jadi nganggur kecuali saat diperlukan, sesekali nonton film berdua dengan suami.

TV sebenarnya memiliki banyak manfaat. Ia bisa menjadi sarana informasi melalui berita yang gratis tersaji. Ia juga bisa menjadi sarana edukasi, termasuk syiar agama melalui kuliah Subuh dan sejenisnya. Yang lebih dominan, TV berfungsi sebagai sarana hiburan. Fungsi terakhir inilah yang justru lebih banyak membawa dampak negatif bagi keluarga dan anak-anak.

Betapa banyak ibu-ibu yang menghabiskan berjam-jam waktunya dengan asyik menonton TV. Tugasnya sebagai istri bagi suami dan ibu bagi anak-anak tidak jarang terbengkalai.

Yang tak kalah berbahaya, propaganda melalui sinetron, infotainment, musik dan film yang ditonton kemudian diserap begitu saja tanpa disaring dengan filter akhlak dan agama. Seperti istilah, tontonan menjadi tuntunan. Ibu yang seharusnya menjadi sekolah pertama dan benteng akhlak bagi anak-anaknya, kehilangan perannya karena ia telah terpengaruh dengan TV.

Anak-anak, malah lebih rentan lagi menjadi korban TV. Anak usia dini yang seharusnya mengalami perkembangan pesat kecerdasannya, menjadi terhambat lantaran mereka lebih banyak menonton TV. Perkembangan fisik motorik dan sosial yang seharusnya terjadi dengan pesat jika mereka bermain dan ‘dolanan’, terhambat karena lebih banyak menonton TV. Masa-masa itu juga masa penanaman karakter paling kokoh dalam diri anak. Namun karena nilai-nilai yang masuk mayoritasnya berasal dari TV, mereka pun tumbuh dengan terdampak tayangan TV yang kadang-kadang menyajikan kekerasan, suka usil, senang melihat kawannya menderita, dan sebagainya. Di samping, kesukaan mereka terhadap gambar bergerak membuat mereka tidak lagi tertarik dengan buku cerita yang gambarnya diam.

Remaja juga tak lepas dari ancaman negatif dampak TV. Betapa banyak remaja yang tawuran, pacaran, hingga pergaulan bebas dan narkoba, awalnya karena pengaruh TV. Mula-mula mode pakaiannya ingin meniru apa yang mereka tonton. Pun dengan penampilan dan gaya bicara atau gaya sikapnya. Lalu pola pergaulannya. Dari pergaulan yang tidak sehat, lahirlah dampak negatif berikutnya.

Lalu bagaimana caranya beralih menuju ‘keluarga tanpa TV’?

Jika kita telah lama ‘menikmati’ TV lalu tiba-tiba ‘membuang’ TV tersebut mungkin tidak semua anggota keluarga siap. Maka langkah yang bisa ditempuh pertama kali adalah menyampaikan kepada suami selaku kepala keluarga, bahwa kehadiran TV perlu dibatasi agar lebih banyak kemanfaatan bagi keluarga. Sampaikan plus minusnya TV, minimal agar anak-anak tidak terlalu sering menonton TV.

Setelah itu lakukan musyawarah keluarga, atau bincang santai, khususnya jika anak-anak sudah biasa diajak berdialog. Tidak perlu langsung ‘meniadakan’ TV, tetapi waktunya dikurangi terlebih dahulu. Misalnya hanya 1 jam sehari. Lalu setelah itu, hanya di hari libur, selama 1-2 jam.

Siapkan juga hiburan alternatif bagi anak-anak. Bisa dengan mengajak mereka bermain lebih intens, membelikan buku cerita dan membacakan dongeng, dan sebagainya. Intinya, alihkan dari TV kepada kegiatan yang lebih positif. Dan jika anak-anak sudah terbiasa tanpa TV, akan lebih banyak waktu tersedia untuk aktifitas positif dan mulia, salah satunya adalah menghafal dan muraja’ah.

Oleh: Arifatus Sholihah

Sumber: webmuslimah.com

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

mendidik-anak
“Untuk Mendidik Seorang Anak, Butuh Orang Sekampung”
bahaya-smartphone
Waspadai Masalah Kesehatan Akibat Ketergantungan Smartphone!
aksi-bela-islam
Kronologi Kejadian Aksi Bela Islam II pada 4 Nov 2016 Resmi dari GNPF MUI
irena-handono
Terkait Penistaan Al-Qur’an, Umi Hj. Irena Handono Menulis Surat Terbuka Untuk Presiden dan Kapolri
israel-kebakaran
Kebakaran di Israel dan Tafsir Surat Al-Fajr
arisan
Hukum Arisan Dalam Islam
memukul
Kebolehan Memukul Istri dan Anak Sebagai Ta’dib
pasar-islam
Mal dan Fasilitas Dagang dalam Islam
lidi-umat
Ketika Lidi Umat Bersatu…
mencintai-allah
Ya Allah Aku Mencintai-Mu, Walaupun Aku Bermaksiat Kepada-Mu…
kebakaran-israel
Hikmah Dibalik Kebakaran Dahsyat di Israel
memuji
Bolehkah Memuji Seseorang?
nasehat-pasutri
Nasehat Pasutri Agar Kokoh Perkawinan
bunga-layu
Mengingkari Kebaikan Suami, Salah Satu Penyebab Terbanyak Wanita Masuk Neraka
keluarga-islami-2
Nasehat Rasulullah Agar Pernikahan Dipenuhi Keberkahan dan Kebahagiaan (Part 2)
keluarga-sakinah
Nasehat Rasulullah Agar Pernikahan Dipenuhi Keberkahan dan Kebahagiaan
anak-lucu
Kebutuhan Memahami Anak Usia Dini
mencium-bayi
Ini Alasan Sebaiknya Tidak Mencium Bibir Anak
kejujuran-anak
Mengokohkan Kejujuran Dalam Diri Anak
anak-laki-laki
Membangun Karakter Anak Laki-Laki
kamera
Jaga Aurat di Depan Kamera
selfie-muslimah
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
sosmedia
Raditya Dika tak lagi Jenaka, Awkarin Malah jadi fenomena: Generasi Islam Mau Kemana?
alay
Era Gadget Ciptakan Generasi Alay, Generasi Lalai
salat-jumat-212-diguyur-hujan
Semerbak Harum Saat Hujan Turun Dalam Aksi 212
sepatu
Karena Ukuran Kita Tak Sama
muslim-ummah
Ilmu Sanad, Hanya Dimiliki Umat Islam
fetih1453_15
Shalat Jum’at di Jalanan Bid’ah ? Mari Tengok Sejarah !!
mandi-malam
Manfaat dan Resiko Mandi di Malam Hari
profil-muhaimin-iqbal
The Age of Deception
obesitas
Apa yang Menjadi Penyebab Obesitas?
kentut
Sering Kentut, Ini Penyebab, Diagnosa dan Pencegahannya
cara-menyapih-anak
7 Tips Menyapih Anak
daging-kurban
Tips Menyimpan Daging Kurban dengan Baik dan Sehat
menghafal
Agar Menghafal Al-Qur’an Terasa Nikmat
menghafal alquran
Cara Cepat Menghapal Al Quran Dengan 15 Menit
resep-kue-ketan-isi-mangga
Eksperimen Dapur : Kue Ketan Isi Mangga
resep-lumpia
Lumpia Crispy Isi Bengkuang
wedang-bajigur
Wedang Bajigur, Minuman Hangat Saat Cuaca Dingin
klepon
Klepon Yummy