Kami Namai Anak Kami Untuk Para Musuh

lentera

Muslimahzone.com – Para orang tua akan berusaha memberikan nama terbaik bagi buah hati mereka. Sampai-sampai ada buku khusus yang hanya berisi nama-nama. Buku itu dibuat agar para orang tua mudah memilihkan nama yang mulia. Hal ini berlaku sedari dulu, kecuali di masyarakat Arab jahiliyah.

Membaca buku-buku sejarah bangsa Arab atau syair-syair Arab klasik, kita akan jumpai nama-nama yang buruk, mengerikan, dan tidak disukai. Seperti nama nenek moyang orang Quraisy, termasuk nenek moyang Nabi ﷺ, adalah Qushay bin Kilab bin Murrah. Sedangkan Nabi ﷺ bersabda,

“Sedangkan nama yang paling buruk adalah Harb dan Murrah.” (HR. Abu Dawud, Bab Pengubahan Nama, No. 4950).

Kita juga tahu nama kakek sahabat yang mulia Muawiyah bin Abi Sufyan radhiallahu ‘anhu adalah Harb.

Kilab artinya anjing-anjing. Murrah artinya pahit. Dan Harb artinya peperangan.

Nama-nama Arab lainnya adalah Sahm yang artinya anak panah. Alat untuk membunuh. Ada yang namanya Duqaisy, binatang kecil. Kemudian Muqatil (pembunuh), Muharib (orang yang berperang), Dharar (membahayakan), Asad (singa), Namr (macan tutul). Ada pula seorang sahabat yang namanya Hanzhalah yang artinya buah yang sangat pahit. Ada yang namanya Hazn (kasar) diganti oleh Nabi ﷺ dengan Sahl (lembut), dll.

Di sisi lain, mereka namai budak-budak mereka dengan nama yang indah dan bermakna baik. Seperti, Marzuq (yang diberi rezeki), Mahbub (yang dicintai), Falah (yang sukses), Farah (yang bahagia), Najah (yang berhasil), Salim (yang selamat), dll.

Tentang hal ini, Abu Duqaisy al-Kilabi pernah ditanya, “Mengapa kalian (orang-orang Arab) menamai anak-anak kalian dengan nama-nama yang buruk. Seperti Kalb (anjing) dan Dzi’bun (srigala). Sementara budak-budak kalian dinamai dengan nama-nama terbaik. Seperti Marzuq dan Rabah?”

“Kami menamai anak-anak kami untuk musuh kami. Dan menamai budak-budak kami untuk kami,” jawab Abu Duqaisy al-Kilabi.

Maksudnya adalah anak-anak mereka dibutuhkan pada saat bertempur menghadapi musuh. Nama-nama itu disebut dengan lantang di medan perang untuk menggertak dan membuat mental musuh ciut. Di sisi lain, nama-nama itu untuk mengangkat moral pasukan sendiri. Ketika nama Muqatil (sang pembunuh) dipanggil dengan lantang di medan tempur, maka akan menimbulkan kesan di barisan musuh. Dan kebanggaan di barisan pasukan sendiri.

Sedangkan budak-budak mereka, dibutuhkan siang dan malam. Budak-budak itu selau bersama mereka di rumah. Mereka senang menyebut nama-nama yang baik itu untuk melayani mereka.

Bimbingan Islam

Islam memerintahkan umatnya untuk membaguskan nama anak. Dan sudah semestinya kaum muslimin memilih nama-nama yang dicintai oleh Allah ﷻ. Nama yang paling dicintai Allah adalah Abdullah dan Abdurrahman. Nama yang paling benar adalah Harits dan Hammam…” (HR. Abu Dawud, Bab Pengubahan Nama, No. 4950).

Pelajaran

Pertama: Orang Arab menamai anak mereka dengan nama buruk bukan untuk mendoakan keburukan bagi si anak. Tapi untuk menjadikan mereka sebagai ancaman para musuh. Walaupun demikian tetap diganti oleh Rasulullah ﷺ.

Kedua: Tidak semua orang yang hidup di masa jahiliyah memperlakukan budak mereka dengan buruk.

Ketiga: Islam mengganti nama-nama buruk dengan nama yang baik, apapun alasan penamaan tersebut.

Keempat: Para orang tua hendaknya memperhatikan arti dari nama-nama yang mereka berikan kepada anak-anak mereka. Walaupun dari bahasa Arab, bisa jadi maknanya buruk.

Daftar Pustaka:
– Harb, Thalal. TT. Syarh Diwan Muhalhal bin Rabi’ah. Ad-Dar al-Amaliyah.
– al-Qalqasynadi. 1987. Shubh al-A’sya fi Shina’ah al-Insya. Damaskus: Dar al-Fikr.
– al-Qahthani, Said bin Ali. 2015. Panduan Lengkap Tarbiyatul Aulad. Solo: Zamzam.

(kisahmuslim/muslimahzone.com)

Leave a Reply

mendidik-anak
“Untuk Mendidik Seorang Anak, Butuh Orang Sekampung”
bahaya-smartphone
Waspadai Masalah Kesehatan Akibat Ketergantungan Smartphone!
aksi-bela-islam
Kronologi Kejadian Aksi Bela Islam II pada 4 Nov 2016 Resmi dari GNPF MUI
irena-handono
Terkait Penistaan Al-Qur’an, Umi Hj. Irena Handono Menulis Surat Terbuka Untuk Presiden dan Kapolri
israel-kebakaran
Kebakaran di Israel dan Tafsir Surat Al-Fajr
arisan
Hukum Arisan Dalam Islam
memukul
Kebolehan Memukul Istri dan Anak Sebagai Ta’dib
pasar-islam
Mal dan Fasilitas Dagang dalam Islam
kebakaran-israel
Hikmah Dibalik Kebakaran Dahsyat di Israel
memuji
Bolehkah Memuji Seseorang?
firaun
Azab Bagi Mereka yang Meniru Perilaku Fir’aun
sajada-arifin
Oase Hati
nasehat-pasutri
Nasehat Pasutri Agar Kokoh Perkawinan
bunga-layu
Mengingkari Kebaikan Suami, Salah Satu Penyebab Terbanyak Wanita Masuk Neraka
keluarga-islami-2
Nasehat Rasulullah Agar Pernikahan Dipenuhi Keberkahan dan Kebahagiaan (Part 2)
keluarga-sakinah
Nasehat Rasulullah Agar Pernikahan Dipenuhi Keberkahan dan Kebahagiaan
anak-lucu
Kebutuhan Memahami Anak Usia Dini
mencium-bayi
Ini Alasan Sebaiknya Tidak Mencium Bibir Anak
kejujuran-anak
Mengokohkan Kejujuran Dalam Diri Anak
anak-laki-laki
Membangun Karakter Anak Laki-Laki
kamera
Jaga Aurat di Depan Kamera
selfie-muslimah
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
sosmedia
Raditya Dika tak lagi Jenaka, Awkarin Malah jadi fenomena: Generasi Islam Mau Kemana?
alay
Era Gadget Ciptakan Generasi Alay, Generasi Lalai
sepatu
Karena Ukuran Kita Tak Sama
muslim-ummah
Ilmu Sanad, Hanya Dimiliki Umat Islam
fetih1453_15
Shalat Jum’at di Jalanan Bid’ah ? Mari Tengok Sejarah !!
cosmos-chocolate
Wanita dengan Kataatan Seharum Parfum
profil-muhaimin-iqbal
The Age of Deception
obesitas
Apa yang Menjadi Penyebab Obesitas?
kentut
Sering Kentut, Ini Penyebab, Diagnosa dan Pencegahannya
perut-keroncongan
Perut Keroncongan Belum Tentu Karena Lapar
cara-menyapih-anak
7 Tips Menyapih Anak
daging-kurban
Tips Menyimpan Daging Kurban dengan Baik dan Sehat
menghafal
Agar Menghafal Al-Qur’an Terasa Nikmat
menghafal alquran
Cara Cepat Menghapal Al Quran Dengan 15 Menit
resep-kue-ketan-isi-mangga
Eksperimen Dapur : Kue Ketan Isi Mangga
resep-lumpia
Lumpia Crispy Isi Bengkuang
wedang-bajigur
Wedang Bajigur, Minuman Hangat Saat Cuaca Dingin
klepon
Klepon Yummy