Jangan Salah Mendidik

anak shalih

Muslimahzone.com – Lembaga pendidikan hanya sebuah sarana dan sekolah hanya sekadar tempat singgah anak untuk menjalani persiapan menuju jenjang pendidikan berikutnya. Namun, sangat disayangkan sebagian lembaga pendidikan ternyata lebih banyak mewarnai perilaku dan tabiat buruk anak. Oleh karena itu, bila sukses dunia-akhirat adalah pertimbangan utama, maka orangtua harus pandai-pandai memilih lembaga pendidikan yang sejalan dengan syariat Islam.

Banyak orang awam dan berkantong tebal salah dalam memilih lembaga pendidikan. Alih-alih mempertimbangkan kebersihan akidah dan keluhuran akhlak bagi anak-anaknya, mereka hanya berorientasi pada keberhasilan di dunia. Alhasil, mereka hanya memilih sekolah favorit yang ternama dan bergengsi walaupun harus mengeluarkan biaya yang sangat besar. Sekolah mahal dipakai sebagai alat pengangkat prestise orangtua, sekadar alat untuk menunjukkan bahwa orangtua mampu menyekolahkan anak di sekolah pilihan orang kaya. Bila sudah begini, janganlah terlalu berharap memiliki anak shalih.

Berikut beberapa contoh kesalahan orang tua dalam memberikan pendidikan buat anak-anaknya:

1. Salah Tujuan

Seringkali orangtua menyekolahkan anak karena malu pada tetangga bila anaknya bodoh atau kalah kecerdasannya, atau khawatir kelak anaknya tidak mendapat pekerjaaan yang layak. Atau, si orangtua hanya ingin agar anaknya nanti menjadi pengawai negeri dan pejabat tinggi yang banyak harta dan hidup mapan. Padahal, orangtua haruslah berangkat dari niat menjalankan perintah Allah, yaitu memenuhi kewajiban hamba sebagai orangtua yang memang dituntut untuk mendidik anak-anaknya agar menjadi hamba Allah subhanahu wa ta’ala yang bertakwa dan shalih, yang menjadi simpanan abadi di akhirat kelak.

Sayangnya, saat ini justru sekolah yang melulu berorientasi pada keberhasilan dunialah yang menjadi prioritas banyak orang awam. Mereka tak memperhatikan apakah terjadi ikhtilat atau tidak. Sehingga kemaksiatan mudah tercipta di sekolah tersebut, karena landasan agama dicampakkan, sementara dunia menjadi tujuan. Lihatlah, di sekolah-sekolah yang ikhtilat, banyak terjadi kasus zina melalui budaya pacaran, pergaulan bebas, dan asmara buta sehingga kekejian merebak dan perzinahan merajalela.

2. Salah Sekolahan

Bisa jadi orangtua sudah benar dalam niat, tapi karena ilmu agamanya yang minim, ia salah mencarikan lembaga pendidikan bagi anak-anaknya. Misalnya, ia ingin anaknya paham ilmu agama, maka ia main masukkan saja anaknya ke sekolah agama seperti madrasah atau pesantren, tanpa peduli apakah pesantren itu penuh bid’ah atau tidak, dan apakah akidah dan akhlak para santri benar-benar terkontrol.

Harus diakui, saat ini masih ada sekolah Islam yang di situ bercampur-baur antara pelajar laki-laki dengan perempuan, atau kurang memperhatikan sistem pengajarannya, sehingga bercampur antara pelajaran yang syar’i dan bid’ah, bahkan antara ajaran Islam dan ajaran kafir. Alhasil, pemahaman dan efek buruklah yang diterima sang anak. Kelak, ia pun secara sistematis akan tumbuh menjadi generasi dengan pemahaman dan pengamalan Islam yang
menyimpang dari syariat Islam.

3. Salah Teladan

Sebagaimana yang telah saya jelaskan di atas, keteladan memiliki pengaruh kuat dalam proses pendidikan anak. Perilaku orangtua maupun guru berdampak kuat bagi pembentukan kematangan pribadi sang anak. Teladan yang salah akan membuat anak terdidik di atas kebiasaan buruk dan perilaku negatif. Karena itu, orangtua harus memilih pendidik yang menjunjung tinggi
nilai-nilai akidah dan moral, serta memiliki kelebihan ilmu dan amal dibanding murid-muridnya.

4. Salah Metode Pendidikan

Bisa saja pelajaran yang diberikan kepada sang anak sudah baik, tapi cara penyampaiannya yang tidak tepat, sehingga tujuan dan target pendidikan tidak tercapai, atau anak didik menjadi gagal. Mendisiplinkan anak-anak dengan sanksi kekerasan fisik, misalnya, hanya membentuk anak berwatak keras. Sebaliknya, memberi toleransi yang berlebihan akan membuat anak semakin manja. Anak yang selalu diluluskan permintaan materinya akan tumbuh menjadi anak yang cinta dunia, sementara anak yang biasa diabaikan permintaannya, bisa punya kebiasaan mencuri. Di sekolah, anak hanya dicecar dengan hafalan, tapi kurang diajak memahami suatu permasalahan.

5. Motivasi yang Kurang Tepat
6. Membatasi Kreativitas Anak
7. Membatasi Pergaulan
8. Tidak Disipilin dan Kurang Tertib
9. Hanya Pendidikan Formal
10.Kurang Mengenalkan Tanggung Jawab
11.Khawatir yang Berlebihan
12.Kurang Sabar dalam Menerima Hasil
13.Curiga Berlebihan
14.Menjauhkan Anak dari Orang Shalih

Bersambung Insya Allah

***

Diambil dari: “Untukmu Anak Shalih”

penyusun: Ust. Zaenal Abidin bin Syamsudin, Lc

penerbit: rumah penerbit al-manar

halaman: 35-38

(zafaran/muslimahzone.com)

Leave a Reply

YBS
Hadirilah Seminar dan Talkshow Muslimah, “Yuk Berjilbab Syar’i”
lakoka
Lagi, Kini Penistaan Lafadz Allah Pada Sepatu Merk LAKOKA
palestinian_demos
Google dan YouTube Bekerjasama dengan Israel untuk Menyensor Video Palestina
20151025_083734
500 Muslimah Menghadiri Kongres Mahasiswi Islam Untuk Peradaban
sedekah utama
Waktu Utama dalam Bersedekah
nelayan mencari rizki
Cara Allah Memberikan Rizki pada Makhluk-Nya
ilmu
Keutamaan Ilmu
pancuran bambu
Amalan yang Pahalanya Terus Mengalir Setelah Kematian (3/3)
rumput
Berdusta Tanpa Sadar
bersabar
Kesenangan Juga Adalah Ujian, Maka Berhati-hatilah
jaga lisan
Diamlah, Insya Allah Selamat
dunia-yang-fana
Dunia, Hati-hatilah Terhadap Godaannya
surat-cinta
Cinta Adalah Tentang Menerima dan Mensyukuri
shalihah 2
Sabda Rasulullah, Inilah 3 Ciri Istri Terbaik
morning-flowers
Agar Menyenangkan ketika Dipandang Suami
suami tidak romantis
Mengapa Suami Tidak Romantis?
anak shalih shalihah
Bila Anak Bertanya ‘Kemana Orang Meninggal Pergi?’
Gua Ashabulkahfi
Belajar dari Kisah Pemuda Ashabul Kahfi
Lafadz Allah
Bunda, Dimanakah Allah Berada?
anak bertanya
Bagaimana Jawabannya Jika Anak Bertanya Tentang Seks
love
Kenapa Remaja Saling Jatuh Cinta?
alat-make-up
Berhias, Takut Tak Laku?
MINOLTA DIGITAL CAMERA
Apakah Kita Sudah Beriman?
muslimah-menuntut-ilmu
Muslimah, Teruslah Menuntut Ilmu
Granada
Bendera yang Tertinggal
embun 2
Saking Cintanya, Shahabiyah Ini Pernah Memarahi Nabi
anak-membaca-al-quran
Pemerintahan Islam Menjamin Kebutuhan Anak
kitab-fikih
Kesungguhan Ulama Dalam Belajar Agama (2/2)
hamil
Mengenal 9 Tanda Bahaya Pada Kehamilan
salad sehat
Membersihkan Usus Secara Alami
asi eksklusif
Mengapa ASI Eksklusif Selama 6 Bulan?
pare
Segudang Manfaat Dibalik Pahitnya Pare
Dapur-Bersih-dan-Sehat
Menjaga Dapur Agar Tetap Sehat
bening
Rahasia Kecantikan Alami Wanita Muslimah
kulkas
Tips Menyimpan Makanan di Kulkas
Soybeans and soy milk
Hal yang Harus Diperhatikan Saat Minum Susu Kedelai
square fc
Square Fried Chicken
Kue-Onde-Onde
Resep Onde-onde Wijen
Resep-Soto-Mie-Bogor
Membuat Soto Mie Bogor Sendiri
pisang gulung
Pisang Gulung Dadar Hijau