Hati-hati dengan Informasi

sosmed

Muslimahzone.com – “Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar (berita) perbuatan yang amat keji itu tersiar di kalangan orang-orang yang beriman, bagi mereka azab yang pedih di dunia dan di akhirat. Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.” (an-Nur [24]: 19)

Muqaddimah

Al-ibrah bi umum al-lafzhi la bi khushush as-sabab. Kaidah tafsir ini berlaku dalam memahami ayat di atas. Yaitu sebuah pelajaran dipetik sesuai keumuman lafazh, bukan dikhususkan dengan sebab tertentu. Demikian Fakhruddin ar-Razi mengawali penafsirannya dalam karyanya, Tafsir Mafatih al-Ghaib.

Menurut ar-Razi, kekhususan itu tidak berlaku dengan adanya lafazh “amanu” (orang-orang beriman) sebagai indikasi keumuman ayat. Meski juga disepakati, ayat di atas turun berkenaan dengan ulah tokoh munafik, Abdullah bin Ubay bin Salul, yang menyebar berita dusta lagi keji (hadits al-ifki) terhadap ‘Aisyah dan sahabat Shafwan ibn Mu’aththal as-Sulami RA.

Dikisahkan, saat itu ibunda ‘Aisyah RA tertinggal dari pasukan kaum Muslimin dalam sebuah perjalanan. Shafwan yang ditugaskan berjaga-jaga di bagian belakang lalu mendapati Ummu al-Mukminin dan mengantarnya pulang ke kota Madinah. Kejadian itu lalu dimanfaatkan orang-orang munafik dengan menyebar berita dusta, menuduh ‘Aisyah telah berbuat keji dengan sahabat Nabi.

Makna Ayat

Menurut Buya HAMKA, menyebut kabar bohong bukanlah perilaku orang beriman sejati. Dengan keimanan yang tertancap, seharusnya seorang Mukmin tak punya waktu luang berlaku sia-sia. Apalagi hingga ikut menyebarkan sebuah berita dusta atau tidak diketahui asal-usul keabsahannya.

Jikapun kabar itu benar, sikap terbaik dari orang beriman adalah menutupinya, bukan membumbuinya lalu meramaikannya. Menyebar berita semacam itu hanya akan bermuara kepada provokasi yang menambah kacau dan keresahan semata.

Lebih jauh Rasulullah SAW menjamin, tidaklah seorang hamba yang sengaja menutup aurat (keburukan) orang beriman kecuali Allah SWT menutupi keburukannya di Hari Kiamat kelak. Sebagaimana Allah akan menyingkap aurat (keburukan)-nya bagi orang yang suka mengumbar dan menyebar keburukan orang lain.

Dalam Hadits berbeda, Nabi SAW menceritakan bahwa beliau menyaksikan suatu kaum yang memukul-mukul dada mereka dengan pukulan yang terdengar oleh penduduk Neraka. Mereka tak lain adalah para pengumpat dan orang yang suka mencela. Disebutkan kebiasaan mereka di dunia mencari-cari aurat dan kesalahan kaum Muslimin, menyingkap keburukan, dan menyebarkan berita keji tersebut. Sedang perbuatan itu tak pernah ada sebelumnya.

Mufassir Abdurrahman as-Sa’di menegaskan, ancaman pedih tersebut diberikan kepada mereka yang merasa senang dengan berita keji yang tersebar. Parahnya, sebagian manusia bukan cuma menikmati, tapi justru sengaja memunculkan dan menyebar berita keji tersebut. Seolah tak peduli apakah berita itu benar terjadi atau tidak.

Demikian itu, lanjut penulis Tafsir Taisir Karim ar-Rahman ini, bukan untuk menakuti apalagi menyiksa makhluk -Nya. Ia adalah rahmat Allah SWT bagi para hamba-Nya yang beriman, agar kehormatan setiap Mukmin terjaga sebagaimana Allah menjaga harta dan darah mereka. Selanjutnya di antara orang beriman wajib saling mencintai kebaikan kepada saudaranya dan membenci apa yang ia benci untuk dirinya.

Dalam Tafsir al-Azhar, HAMKA mengingatkan, kebiasaan suka menyebar berita yang tak benar atau mengumbar kebobrokan moral bisa berdampak kepada bencana yang lebih besar. Yaitu hilangnya kepercayaan dan hak keamanan manusia. Masyarakat jadi sakit dan tersiksa akibat krisis kepercayaan yang melanda. Meski materi menggelimang dan meruah, nyatanya ketenangan itu tak datang seketika begitu saja.

Setidaknya inilah yang dirasakan oleh sebagian masyarakat modern sekarang ini. Pesatnya teknologi komunikasi bukan jaminan hati manusia jadi mudah tersambung. Kecanggihan sarana informasi justru membuat sebagian kian jauh dari ketenangan yang didambakan. Keabsahan informasi malah terkadang kian kabur untuk dilacak akibat banyaknya informasi yang berseliweran.

Tips Menghadapi Informasi

Setali tiga uang, ungkapan lidah tak bertulang seolah kian menggambarkan sulitnya mengendalikan ucapan. Baik yang diucap secara verbal ataupun yang dituang melalui tulisan dan media lainnya. Namun meski kalimat itu benar, bukan berarti hal tersebut bisa jadi alasan untuk melegitimasi segala ucapan atau tulisan apapun yang dikeluarkan.

Saat ini manusia dibanjiri oleh ratusan hingga ribuan informasi setiap waktu. Demikian itu tentu membutuhkan sikap mawas dan hati-hati. Sebab segala sesuatu harus diukur dengan keimanan, jangan sampai iman dan hidayah yang mahal itu merosot tajam gara-gara informasi yang menyesatkan dan tak bermanfaat.

Olehnya, lebih jauh ahli tafsir Ibnu Katsir berbagi tips menghadapi informasi tersebut. Di antaranya:

  1. Hendaknya senantiasa introspeksi diri terlebih dahulu. Mendahulukan husnuzhan (baik sangka) jika buruk yang diceritakan mengenai urusan orang M Evaluasinya, jika tuduhan itu tak pantas bagi dirinya, tentunya hal yang sama berlaku bagi saudaranya sesama orang beriman.
  1. Jika ada sesuatu yang mengganjal hati, tidak sepatutnya mengutarakan di depan umum. Nabi Muhammad SAW bersabda:

    إن الله تعالى تجاوز لأمتي عما حدثت به أنفسها مالم تقل أو تعمل

“Allah memafkan kesalahan umatku yang dibisikkan dalam hatinya, selama dia belum mengutarakan atau melakukannya.”

  1. Ketika mendengar berita atau perkataan buruk, tidak boleh menyiarkannya. Sebaliknya, justru harus menutupinya rapat-rapat sebagaimana ia malu jika aib dirinya yang tersebar.

Diriwayatkan Imam Ahmad, Rasulullah SAW bersabda, “Janganlah kamu mengganggu dan mempermalukan hamba-hamba Allah dan janganlah mencari-cari perkara-perkara yang dapat mempermalukan mereka. Siapa yang berbuat demikian, maka Allah akan mencari-cari hal yang memalukannya sehingga terbongkar di rumahnya sendiri.”

Setiap Muslim boleh menggunakan segala wasilah atau media yang tersedia. Oleh karena itu, maraknya media sosial dan layanan komunikasi lainnya hendaknya dimanfaatkan dengan baik. Semua itu bisa bermanfaat dan bernilai dakwah jika dimanfaatkan dengan baik untuk menebar nilai-nilai peradaban Islam. Begitu pula sebaliknya.

Masykur, Dosen STIS Hidayatullah Balikpapan

Sumber : Suara Hidayatullah edisi SEPTEMBER 2016

(fauziya/muslimahzone.com)

No Responses

Leave a Reply

mendidik-anak
“Untuk Mendidik Seorang Anak, Butuh Orang Sekampung”
bahaya-smartphone
Waspadai Masalah Kesehatan Akibat Ketergantungan Smartphone!
aksi-bela-islam
Kronologi Kejadian Aksi Bela Islam II pada 4 Nov 2016 Resmi dari GNPF MUI
irena-handono
Terkait Penistaan Al-Qur’an, Umi Hj. Irena Handono Menulis Surat Terbuka Untuk Presiden dan Kapolri
israel-kebakaran
Kebakaran di Israel dan Tafsir Surat Al-Fajr
arisan
Hukum Arisan Dalam Islam
memukul
Kebolehan Memukul Istri dan Anak Sebagai Ta’dib
pasar-islam
Mal dan Fasilitas Dagang dalam Islam
kebakaran-israel
Hikmah Dibalik Kebakaran Dahsyat di Israel
memuji
Bolehkah Memuji Seseorang?
firaun
Azab Bagi Mereka yang Meniru Perilaku Fir’aun
sajada-arifin
Oase Hati
nasehat-pasutri
Nasehat Pasutri Agar Kokoh Perkawinan
bunga-layu
Mengingkari Kebaikan Suami, Salah Satu Penyebab Terbanyak Wanita Masuk Neraka
keluarga-islami-2
Nasehat Rasulullah Agar Pernikahan Dipenuhi Keberkahan dan Kebahagiaan (Part 2)
keluarga-sakinah
Nasehat Rasulullah Agar Pernikahan Dipenuhi Keberkahan dan Kebahagiaan
anak-lucu
Kebutuhan Memahami Anak Usia Dini
mencium-bayi
Ini Alasan Sebaiknya Tidak Mencium Bibir Anak
kejujuran-anak
Mengokohkan Kejujuran Dalam Diri Anak
anak-laki-laki
Membangun Karakter Anak Laki-Laki
kamera
Jaga Aurat di Depan Kamera
selfie-muslimah
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
sosmedia
Raditya Dika tak lagi Jenaka, Awkarin Malah jadi fenomena: Generasi Islam Mau Kemana?
alay
Era Gadget Ciptakan Generasi Alay, Generasi Lalai
sepatu
Karena Ukuran Kita Tak Sama
muslim-ummah
Ilmu Sanad, Hanya Dimiliki Umat Islam
fetih1453_15
Shalat Jum’at di Jalanan Bid’ah ? Mari Tengok Sejarah !!
cosmos-chocolate
Wanita dengan Kataatan Seharum Parfum
profil-muhaimin-iqbal
The Age of Deception
obesitas
Apa yang Menjadi Penyebab Obesitas?
kentut
Sering Kentut, Ini Penyebab, Diagnosa dan Pencegahannya
perut-keroncongan
Perut Keroncongan Belum Tentu Karena Lapar
cara-menyapih-anak
7 Tips Menyapih Anak
daging-kurban
Tips Menyimpan Daging Kurban dengan Baik dan Sehat
menghafal
Agar Menghafal Al-Qur’an Terasa Nikmat
menghafal alquran
Cara Cepat Menghapal Al Quran Dengan 15 Menit
resep-kue-ketan-isi-mangga
Eksperimen Dapur : Kue Ketan Isi Mangga
resep-lumpia
Lumpia Crispy Isi Bengkuang
wedang-bajigur
Wedang Bajigur, Minuman Hangat Saat Cuaca Dingin
klepon
Klepon Yummy