Emansipasi Wanita Dalam Islam (2-Habis)

Niqab TV.jpg1

Muslimahzone.com – Emansipasi wanita yang selalu dielu-elukan kaum feminis itu sekali lagi, hanya akan menambah kemadhorotan bagi wanita sendiri. Karena itu semua hanya bentuk kebebasan tanpa batas yang akan merugikan diri sendiri. Padahal Allah telah menciptakan batasan syara’ itu dengan sangat lengkap dan sempurna.

Selama ini, emansipasi lebih cenderung diartikan sebagai persamaan gender yang berimplikasi pada bentuk kebebasan memilih. Misalnya memilih menjadi wanita karir, padahal tugas mencari nafkah sesungguhnya adalah kewajiban seorang pria.

Pada dasarnya, Islam membolehkannya tentunya tidak melanggar syar’i. Sebagaimana firman Allah,

“Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya dengan cara yang ma’ruf.” (QS. Al-Baqarah: 228).

Menurut Yusuf Qardhawy, Islam memberikan peluang bagi kaum wanita untuk aktif terlibat dalam berbagai kehidupan, sebagaimana firman Allah.

“Orang-orang beriman bagi pria dan wanita saling menjadi auliya antara satu sama lain.” (QS. At-Taubah:7).

Pengertian kata “Auliya” dalam ayat tersebut secara definitif mencakup kerjasama, bantuan, saling pengertian. Dalam konteks saling menyuruh untuk mengerjakan yang ma’ruf dan mencegah dari kemungkaran.

Oleh karena itu, kita harus lebih kritis dan hati-hati menyikapi maraknya gerakan yang mengatasnamakan emansipasi wanita, kesetaraan gender, persamaan derajat wanita, feminisme, dan berbagai gerakan lainnya. Banyak pemahaman yang tampaknya memperjuangkan para wanita, namun dalam praktek sesungguhnya justru merendahkan wanita.

Gerakan emansipasi wanita yang bersumber pada nilai-nilai kesamaan hak asasi manusia versi barat, justru banyak bertentangan dengan nilai-nilai Islam yang menjunjung tinggi derajat wanita. Contohnya, banyak sekali wanita berpakaian seksi bahkan wanita tidak malu lagi salah satu bagian tubuhnya, dilihat oleh kaum pria biarpun mereka memakai pakaian.

Peran dan keterlibatan wanita dalam kehidupan manusia, menurut pandangan Islam adalah sesuatu yang wajar dan memang harus ada. Tidak mungkin melepaskan dunia dari peran dan keterlibatan kaum wanita.

Banyak sekali hadits yang menunjukkan peran wanita,

Dari Ar-Rubayyi binti Mu’awwidz Radhiyallahu Anha berkata, “Kami pernah bersama Rasulullah dalam peperangan, kami bertugas memberi minum dan makan para prajurit, melayani mereka, mengobati yang terluka, dan mengantarkan yang terluka kembali ke madinah.”

Dalam bidang perdagangan, nama Khadijah binti Khuwailid, tercatat sebagai seorang yang sangat sukses. Demikian juga Qilat Ummi Bani Anmar, yang tercatat sebagai seorang perempuan yang pernah datang kepada Nabi untuk meminta petunjuk-petunjuk dalam bidang jual beli.

Kemudian istri Rasulullah, Zainab binti Jahsy juga aktif dalam bekerja. Hingga menyamak kulit binatang dan hasilnya itu beliau sedekahkan. Ratihah, istri sahabat Nabi, Abdullah ibn Mas’ud sangat aktif bekerja karena suami dan anaknya ketika itu tidak mampu bekerja.

Pemahaman mengenai emansipasi perempuan harus dilihat dari berbagai aspek. Tidak hanya dilihat dari aspek penuntutan hak saja, tetapi juga harus dilihat dari pemenuhan kewajiban. Perkembangan zaman mendengungkan emansipasi sebagai penuntutan hak, dengan mengesampingkan kewajiban yang menjadi konsekuensi dari hak-hak tersebut.

Contoh konkretnya, wanita diperbolehkan berkarir tetapi juga harus tetap memenuhi kewajibannya seperti harus memakai jilbab pada saat berkerja dimanapun, harus menjadi istri dan ibu yang sholehah buat keluarganya.

Dengan demikian, makna emansipasi menurut perspektif hukum Islam tidak hanya menjabarkan mengenai penuntutan hak saja. Akan tetapi juga menjelaskan tentang kewajiban-kewajiban sebagai konsekuensi dari hak yang bertujuan untuk memuliakan wanita.

Dalam Islam, wanita justru sangat dimuliakan sesuai peran dan kedudukan kodratinya. Bukan tidak mungkin, paham emansipasi yang sekarang marak disebarluaskan justru akan mengantar kaum wanita pada kehinaan. (islampos/muslimahzone.com)

Leave a Reply

strong-rope
Bentangkan Tali Allah pada Anak Kita
scotland-Yard-Jilbab
Prancis Larang Burkini, Skotlandia dan Kanada Justru Bolehkan Polwan Berjilbab
dosa-riba
Properti Haram dan Betapa Besarnya Dosa Riba
jangan pacaran
14 Sebab Mengapa Sebaiknya Tidak Berpacaran Sebelum Menikah
cinta-allah
Cinta Terpuji dan Tercela
kulit sapi
Pemanfaatan Hasil Sembelihan Qurban yang Terlarang
hisab nikmat
Tentang Nikmat Kita Akan Ditanya
sapi kurban
Ternyata Tidak Ada Rasa Sakit Saat Sapi Disembelih Secara Islam
misteri-kematian
Misteri Kematian
dunia-fana
Dunia Tak Melekat
matahari
Ketika Para Sahabat Bekerja Keras dan Selalu Menangis
dakwah
Perkataan Terbaik Untuk Menggapai Surga
suami-istri
Kisah Pernikahan yang Mencengangkan
istri-manja
Istri Boleh Manja, Tapi Jangan Lebay
takhbib
Takhbib
taat-suami
Ketaatan pada Suami Adalah Sifat Bidadari Dunia
anak-anak-shalih
Fitrah Sexualitas Anak
menghukum-anak
Cara Cerdas Menghukum Anak
berhijab-sejak-dini
Biasakan Anak Berhijab di Depan yang Bukan Mahrom
two girls shared a bottle of juice; Shutterstock ID 30571552; Title/Project: P&C online article; Division: Professional Magazines
Mengajari Anak Konsep Kepemilikan
selfie-muslimah
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
sosmedia
Raditya Dika tak lagi Jenaka, Awkarin Malah jadi fenomena: Generasi Islam Mau Kemana?
alay
Era Gadget Ciptakan Generasi Alay, Generasi Lalai
book_pages_flower_mood
Menjadi Perempuan Berharga
raja
Kisah Raja dan Pelayannya
zuhud
Kezuhudan Para Sahabat
sujud
Ketaatan Seorang Pemuda
pedang
Kecerdasan Militer Khalid bin al-Walid (2)
bakso
Bolehkah Ibu Hamil Makan Bakso ?
kemangi
Manfaat Daun Kemangi Untuk Kesehatan
jus-diva
Jus Enak dan Sehat Untuk Terapi Kehamilan
olahraga-dalam-islam
Olahraga Bagi Muslimah
cara-menyapih-anak
7 Tips Menyapih Anak
daging-kurban
Tips Menyimpan Daging Kurban dengan Baik dan Sehat
menghafal
Agar Menghafal Al-Qur’an Terasa Nikmat
menghafal alquran
Cara Cepat Menghapal Al Quran Dengan 15 Menit
kentang-goreng
Suka Kentang Goreng? Bikin Sendiri Yuk ..
kentang-brokoli-saus-keju
Kentang Brokoli Saus Keju
kaldu-sayuran
Membuat Kaldu Sendiri dengan Bahan Alami
sop-sapi
Sop Daging Sapi Bening Sederhana