Cinta Terpuji dan Cinta Tercela

unnamed (87)

MuslimahZone.com – Salah satu kasih sayang Allah SWT kepada hamba-Nya adalah menanamkan rasa cinta. Selayaknya manusia mempergunakan rasa cinta itu untuk hal-hal yang mendatangkan kebaikan dunia dan akhiratnya. Akan tetapi, tidak sedikit pula yang salah menggunakannya.

Ibnu Qayyim Al-Jauziyah  membagi cinta menjadi dua, cinta terpuji dan cinta tercela. Menurutnya, cinta terpuji ialah:

Pertama, cinta kepada Allah. Bagi orang yang telah jatuh cinta kepada Allah SWT, maka ia senang berbicara kepada Allah SWT dengan shalat dan membaca firman-Nya, dan senang mengamalkan hal-hal yang disyariatkan.

Kedua, cinta karena Allah. Tingkatan hubungan keimanan tertinggi adalah cinta karena Allah dan benci karena Allah. Nabi SAW menyebutkan, satu di antara tujuh golongan yang mendapat naungan di akhirat nanti adalah dua orang yang saling cinta mencintai karena Allah di mana keduanya berkumpul dan berpisah karena-Nya. (HR al-Bukhari dan Muslim).

Ketiga, cinta terhadap apa yang membantu ketaatan kepada Allah. Yaitu, cintanya seorang hamba dalam melaksanakan perintah Allah, menjauhi maksiat, sabar akan ujian, serta bersyukur atas nikmat.

Sedangkan cinta tercela:

Pertama, cinta kepada sesuatu bersama dengan kecintaan kepada Allah. “Dan di antara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah, mereka mencintainya sebagaimana mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah. Seandainya orang-orang yang zalim itu menyaksikan tatkala mereka melihat azab (pada hari kiamat) bahwa sesungguhnya seluruh kekuatan adalah milik Allah dan bahwa Allah sangat berat siksaan-Nya (niscaya mereka menyesal).” (al-Baqarah: 165).

Kedua, cinta kepada apa yang dibenci oleh Allah.Kemaksiatan dan dosa adalah hal yang Allah benci. Orang mukmin yang melakukan maksiat sesungguhnya telah membuat Allah SWT cemburu. Abu Hurairah meriwayatkan, Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah merasa cemburu. Dan, seorang mukmin pun merasa cemburu. Adapun kecemburuan Allah itu akan bangkit tatkala seorang mukmin melakukan sesuatu yang Allah haramkan atasnya.” (HR Bukhari dan Muslim).

Ketiga, cinta kepada sesuatu yang dapat memutuskan atau mengurangi cinta seseorang kepada Allah. Cinta terhadap anak, pasangan, harta, dan kedudukan adalah fitrah. Namun, hendaklah kecintaan kita kepada semuanya itu tidak menjauhkan kita dari Allah SWT.

“Katakanlah: ‘Jika bapak-bapakmu, anak-anakmu, saudara-saudaramu, istri-istrimu, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya.’ Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.” ( QS at-Taubah: 24). Wallahu a’lam bish showab.

Oleh: Deni Rahman

Sumber : republika.co.id

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

tito-karnavian
Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
sosmed-dipantau
Tak Hanya Medsos; Whatsapp, Line, BBM Juga Jadi Pantauan Pemerintah
kin-4
MHTI Kembali Menyelenggarakan Kongres Ibu Nusantara (KIN)
jokowi-di-iran
Miris, Pasca Gempuran ke Aleppo Jokowi Malah Tanda Tangan Kerjasama dengan Iran
parfum
Aroma Mewangi Minyak Kasturi
menyadap
Allah SWT ‘Menyadap’ Kita
fardhukifayah
Level Fardhu Kifayah
menghina ulama
Hukum Menghina Ulama
Rizki-Semut
Rizki di Tangan Allah
Bandul-Kehidupan
Pada Suatu Titik
empty_long_road_at_sunset-wide
Mencari Jalan Pulang
hoax
Republik Hoax
sepatu jodoh
Jodoh : Memilih Atau Dipilih ?
istri 2
Ketika Istri Merasa Tidak Bisa Membahagiakan Suami
shaum
Pastikan Izin Suami Jika Ingin Menjalankan Shaum Sunnah
cinta_love
Satu-satunya Cinta yang Perlu Ada dalam Pernikahan bahkan dalam Kehidupan
tauhid anak
Aku Peduli Iman Anakku
The sleeping boy
Anak Sukses Bermula dari Bangun Pagi
menghafal-alquran
Jangan Sia-Siakan “Masa SMA”
gosok-gigi
Contoh Saja (Masih) Belum Cukup
cyber army 2
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
kamera
Jaga Aurat di Depan Kamera
selfie-muslimah
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
sosmedia
Raditya Dika tak lagi Jenaka, Awkarin Malah jadi fenomena: Generasi Islam Mau Kemana?
kebun anggur
Kisah Si Kaya dan Si Miskin (Pemilik Dua Kebun: Surat Al-Kahfi 32-44)
bani umayyah
Gubernur Al-Hajjaj dan Pelajaran untuk Penguasa Durja
isteri taat
Nilai Ketaatan Isteri pada Suami
wahyu alquran
Nenek Penjaga Wahyu Al-Qur’an
air-mentimun
Asam Lambung Naik, Coba Obat Alami Ini
popok-bayi
Popok Bayi Sekali Pakai VS Popok Kain
nangka
Bolehkah Ibu Hamil Makan Nangka?
minum
Cara Sederhana Membersihkan Tubuh Dari Racun
membaca-buku
Tips Meningkatkan Minat Membaca Buku
cara-menyapih-anak
7 Tips Menyapih Anak
daging-kurban
Tips Menyimpan Daging Kurban dengan Baik dan Sehat
menghafal
Agar Menghafal Al-Qur’an Terasa Nikmat
pangsit-kuah
Nikmatnya Pangsit Kuah Hangat Buatan Sendiri
resep-kue-ketan-isi-mangga
Eksperimen Dapur : Kue Ketan Isi Mangga
resep-lumpia
Lumpia Crispy Isi Bengkuang
wedang-bajigur
Wedang Bajigur, Minuman Hangat Saat Cuaca Dingin