Belajar Perjuangan dari Sang Elang

Muslimahzone.com – Pengorbanan adalah sebuah keniscayaan dalam proses perubahan. Banyak orang berniat untuk berubah. Ingin menjadi pribadi yang lebih baik, ingin tinggal di lingkungan yang lebih baik, ingin memiliki komunitas yang juga baik. Namun sayangnya, keinginan tersebut seringkali hanya sekedar menjadi keinginan karena tidak dibarengi usaha dan pengorbanan.

Menjadi baik. Tentu naluri manusia alamiahnya menginginkan hal ini. Namun terkadang godaan yang datang sebegitu kuatnya sedangkan iman belum setegar batu karang yang mampu menghalau godaan tersebut. Teladan-teladan sahabat yang sering didengar dalam kisah akhirnya hanya mampu dikagumi, berharap suatu hari diri dapat menirunya.

Mari kita berkaca pada kehidupan sang elang. Di usia 40 tahun, di kala cakar lenturnya tak mampu lagi mencengkeram dengan kuat buruannya. Di kala paruh tajamnya menjadi bengkok dan sayapnya yang mulai tua menjadi berat karena bulunya yang menebal menghalanginya untuk terbang bebas melambung di angkasa. Apakah elang pasrah dengan keadaannya? Menunggu kematian dengan kondisi seperti itu tanpa ada perjuangan?

Tidak. Elang melakukan pengorbanan yang menyakitkan selama sekitar 150 hari. Ia terbang hingga ke puncak gunung, menyendiri di sana. Bukan untuk diam tapi berjuang. Ia mematukkan paruhnya dengan keras ke bebatuan hingga paruhnya retak. Kita mungkin hanya bisa membayangkan bagaimana sakitnya melukai tubuhnya sendiri. Tidak sampai disitu, ia harus bersabar menanti sang paruh tumbuh kembali dengan sempurna. Pengorbanan berikutnya, elang harus menanggalkan cakarnya ke bebatuan kemudian menunggunya hingga sembuh sehingga ia dapat kemudian mencabuti bulu-bulunya yang tebal dengan cakarnya itu. Kembali melukai dirinya. Dan menunggu kembali hingga bulu-bulu tersebut tumbuh memenuhi tubuhnya.

Bukan pengorbanan yang mudah. Namun inilah yang dilalui elang untuk mendapatkan kehidupan barunya. Siap terbang lagi dengan mengepakkan sayap terbang tinggi menantang kehidupan.

Lalu bagaimana dengan kita sebagai manusia yang Allah ciptakan lebih sempurna dibanding makhluk-Nya yang lain. Sudahkah kita berjuang keras layaknya elang, bahkan sampai pada tahap mengorbankan diri menahan sakit?

Jika belum, maka terjawablah alasan mengapa perubahan yang diharapkan belum juga terwujud. Ya, jawabannya tentu saja kita sendiri yang lebih mengetahuinya dengan jelas.

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
Tak Hanya Medsos; Whatsapp, Line, BBM Juga Jadi Pantauan Pemerintah
MHTI Kembali Menyelenggarakan Kongres Ibu Nusantara (KIN)
Miris, Pasca Gempuran ke Aleppo Jokowi Malah Tanda Tangan Kerjasama dengan Iran
Tata Cara Mandi Haid dan Mandi Junub
Peran besar muslimah dalam dakwah Islam
Aroma Mewangi Minyak Kasturi
Allah SWT ‘Menyadap’ Kita
Neraka Jahannam Sepanjang Hidup, Surga Sepanjang Hidup
Rizki di Tangan Allah
Pada Suatu Titik
Mencari Jalan Pulang
Jodoh : Memilih Atau Dipilih ?
Ketika Istri Merasa Tidak Bisa Membahagiakan Suami
Pastikan Izin Suami Jika Ingin Menjalankan Shaum Sunnah
Satu-satunya Cinta yang Perlu Ada dalam Pernikahan bahkan dalam Kehidupan
Kenapa Anakku Susah Banget Sih Disuruh Sholat?
Aku Peduli Iman Anakku
Anak Sukses Bermula dari Bangun Pagi
Jangan Sia-Siakan “Masa SMA”
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Raditya Dika tak lagi Jenaka, Awkarin Malah jadi fenomena: Generasi Islam Mau Kemana?
Kisah Si Kaya dan Si Miskin (Pemilik Dua Kebun: Surat Al-Kahfi 32-44)
Gubernur Al-Hajjaj dan Pelajaran untuk Penguasa Durja
Nilai Ketaatan Isteri pada Suami
Nenek Penjaga Wahyu Al-Qur’an
Asam Lambung Naik, Coba Obat Alami Ini
Popok Bayi Sekali Pakai VS Popok Kain
Bolehkah Ibu Hamil Makan Nangka?
Cara Sederhana Membersihkan Tubuh Dari Racun
Tips Meningkatkan Minat Membaca Buku
7 Tips Menyapih Anak
Tips Menyimpan Daging Kurban dengan Baik dan Sehat
Agar Menghafal Al-Qur’an Terasa Nikmat
Nikmatnya Pangsit Kuah Hangat Buatan Sendiri
Eksperimen Dapur : Kue Ketan Isi Mangga
Lumpia Crispy Isi Bengkuang
Wedang Bajigur, Minuman Hangat Saat Cuaca Dingin