Bagaimana Sesungguhnya Peran Perempuan dalam Islam

peran perempuan

MuslimahZone.com -Tidak ada habis rasanya jika membahas tentang perempuan. Segala sesuatu yang lekat dengannya seperti selalu memiliki bahan untuk menjadi topik baik dalam perbincangan ataupun tulisan. Bagi para aktifis gender (feminist) posisi perempuan terutama dalam Islam seringkali dicari-cari celahnya agar dapat diserang dari sisi ajaran Islamnya. Namun, bagaimana sesungguhnya peran perempuan dalam Islam?

Berikut pembahasannya yang ditulis dalam fanpage Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia. Semoga bermanfaat.

Merebaknya paham sekularisme di tengah-tengah kaum muslimin melahirkan kebebasan dan gaya hidup individualis-materialistis. Sehingga wajar jika kebahagiaan diukur dengan nilai-nilai yang bersifat duniawi, seperti terpenuhinya sebanyak mungkin kebutuhan jasmani atau sebanyak mungkin materi yang dihasilkan.

Akibat paham ini pula, para perempuan bersaing dengan kaum pria untuk menghasilkan karya dan mendapatkan materi sebanyak-banyaknya. Peran perempuan sebagai istri dan ibupun seringkali diabaikan, dianggap sebagai peran yang tidak berarti karena tidak dapat memberikan kontribusi ekonomi kepada keluarga.

Di sisi lain, para perempuan bersaing dengan pria untuk merebut posisi tertinggi dalam suatu pekerjaan, lembaga bahkan pemerintahan tanpa mencermati terlebih dahulu apakah langkah tersebut diperbolehkan atau tidak oleh Islam.

Bagaimana Islam memandang perempuan ?

Islam merupakan diin yang sempurna, seluruh ajarannya bersumber dari wahyu Ilahi yang tidak akan berubah sampai kapanpun. Ajaran ini telah memberikan aturan-aturan terperinci, sehingga seluruh problematika hidup dalam kondisi apapun dapat diselesaikan secara memuaskan akal serta sesuai fitrah manusia. Mengapa? Karena Islam lahir dari Dzat yang menciptakan manusia, Ia Maha Mengetahui hakekat makhluk yang diciptakanNya.

Islam memandang bahwa kebahagiaan dan kemuliaan seseorang, tidak diukur dari materi yang dapat dihasilkan. Kemuliaan seseorang baik pria maupun perempuan adalah karena ketakwaannya, sebagaiman Allah berfirman dalam QS Al-Hujurat ayat 13 yang artinya : “Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kalian di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”

Ayat ini dengan sangat transparan menjelaskan bahwa kemuliaan seseorang di hadapan Allah adalah karena ketakwaannya, ketundukannya terhadap aturan-aturan Allah dan Rasul-Nya. Bukan karena kedudukan dalam masyarakat, jenis pekerjaan atau jenis kelamin seseorang.

Islam memandang perempuan sebagai sosok manusia dengan seperangkat potensi yang ada pada dirinya. Sebagaimana pria, perempuan dibekali potensi berupa akal, naluri (untuk beragama, melestarikan keturunan dan mempertahankan diri), serta kebutuhan jasmani sebagai sarana untuk mengabdi kepada Sang Maha Pencipta. Oleh karena itu Allah memberikan hak dan kewajiban yang sama antara pria dan perempuan, seperti kewajiban sholat, puasa, zakat, haji, amar makruf nahi munkar dan sebagainya.

Akan tetapi adakalanya Syariat Islam menetapkan pembebanan hukum (hak dan kewajiban) yang berbeda bagi pria dan perempuan. Kewajiban mencari nafkah dibebankan kepada kaum pria tidak kepada perempuan, juga terkait dengan masalah perwalian. Demikian pula dengan kepemimpinan negara, terkait dengan jabatan kekuasaan ataupun pengaturan urusan umat secara langsung diberikan kepada kaum pria dan diharamkan kepada perempuan.

Sedangkan masalah kehamilan, penyusuan, pengasuhan anak serta peran dan fungsi lain sebagai ibu dan pengatur rumah tangga (ummu wa rabbatul bait) dibebankan kepada perempuan saja dan tidak kepada pria. Tetapi semua itu tidak bisa dipandang sebagai bentuk diskriminasi atau ketidakadilan syariat Islam terhadap kaum perempuan. Sebab, jika dicermati pembedaan tersebut karena memang ada perbedaan tabiat fitri yang dimiliki oleh masing-masing. Justru pembedaan ini merupakan cerminan dari Maha Adil dan Maha sayangnya Sang Pencipta terhadap ciptaannya. Sebagai bukti betapa Islam sangat melindungi dan menjaga kehormatan kaum perempuan.

Dengan pembedaan ini, baik pria maupun perempuan dituntut untuk saling mengisi dan berbagi dalam mengemban amanah sebagai hamba Allah, semuanya harus bermuara pada tujuan yang sama yaitu meraih ridho Allah swt. Perempuan akan memperoleh kemuliaannya selama semua kewajiban itu dilaksanakan dengan ikhlas dan benar sebagai bukti ketundukan dan ketakwaannya kepada Allah swt.

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

mendidik-anak
“Untuk Mendidik Seorang Anak, Butuh Orang Sekampung”
bahaya-smartphone
Waspadai Masalah Kesehatan Akibat Ketergantungan Smartphone!
aksi-bela-islam
Kronologi Kejadian Aksi Bela Islam II pada 4 Nov 2016 Resmi dari GNPF MUI
irena-handono
Terkait Penistaan Al-Qur’an, Umi Hj. Irena Handono Menulis Surat Terbuka Untuk Presiden dan Kapolri
israel-kebakaran
Kebakaran di Israel dan Tafsir Surat Al-Fajr
arisan
Hukum Arisan Dalam Islam
memukul
Kebolehan Memukul Istri dan Anak Sebagai Ta’dib
pasar-islam
Mal dan Fasilitas Dagang dalam Islam
lidi-umat
Ketika Lidi Umat Bersatu…
mencintai-allah
Ya Allah Aku Mencintai-Mu, Walaupun Aku Bermaksiat Kepada-Mu…
kebakaran-israel
Hikmah Dibalik Kebakaran Dahsyat di Israel
memuji
Bolehkah Memuji Seseorang?
nasehat-pasutri
Nasehat Pasutri Agar Kokoh Perkawinan
bunga-layu
Mengingkari Kebaikan Suami, Salah Satu Penyebab Terbanyak Wanita Masuk Neraka
keluarga-islami-2
Nasehat Rasulullah Agar Pernikahan Dipenuhi Keberkahan dan Kebahagiaan (Part 2)
keluarga-sakinah
Nasehat Rasulullah Agar Pernikahan Dipenuhi Keberkahan dan Kebahagiaan
anak-lucu
Kebutuhan Memahami Anak Usia Dini
mencium-bayi
Ini Alasan Sebaiknya Tidak Mencium Bibir Anak
kejujuran-anak
Mengokohkan Kejujuran Dalam Diri Anak
anak-laki-laki
Membangun Karakter Anak Laki-Laki
kamera
Jaga Aurat di Depan Kamera
selfie-muslimah
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
sosmedia
Raditya Dika tak lagi Jenaka, Awkarin Malah jadi fenomena: Generasi Islam Mau Kemana?
alay
Era Gadget Ciptakan Generasi Alay, Generasi Lalai
salat-jumat-212-diguyur-hujan
Semerbak Harum Saat Hujan Turun Dalam Aksi 212
sepatu
Karena Ukuran Kita Tak Sama
muslim-ummah
Ilmu Sanad, Hanya Dimiliki Umat Islam
fetih1453_15
Shalat Jum’at di Jalanan Bid’ah ? Mari Tengok Sejarah !!
mandi-malam
Manfaat dan Resiko Mandi di Malam Hari
profil-muhaimin-iqbal
The Age of Deception
obesitas
Apa yang Menjadi Penyebab Obesitas?
kentut
Sering Kentut, Ini Penyebab, Diagnosa dan Pencegahannya
cara-menyapih-anak
7 Tips Menyapih Anak
daging-kurban
Tips Menyimpan Daging Kurban dengan Baik dan Sehat
menghafal
Agar Menghafal Al-Qur’an Terasa Nikmat
menghafal alquran
Cara Cepat Menghapal Al Quran Dengan 15 Menit
resep-kue-ketan-isi-mangga
Eksperimen Dapur : Kue Ketan Isi Mangga
resep-lumpia
Lumpia Crispy Isi Bengkuang
wedang-bajigur
Wedang Bajigur, Minuman Hangat Saat Cuaca Dingin
klepon
Klepon Yummy