Apa yang Kita Cari dalam Pernikahan? (Bag 1)

unnamed (50)

MuslimahZone.com – Sebagai sebuah lembaran kehidupan baru bagi setiap manusia, maka pernikahan selalu mengandung harapan-harapan. Maka apa yang kita harapkan di dalam pernikahan itu?

Ketika kita melangkah untuk membangun sebuah keluarga dengan mengucapkan akad, akad yang agung yang disebut oleh Allah sebagai mitsaqon ghalizon, sebagai sebuah perjanjian yang berat dan besar, apa yang kita niatkan di dalam hati kita? Apa yang ingin kita raih? Apa yang ingin kita tuju?

Menjawab pertanyaan-pertanyaan ini menjadi sangat penting supaya kita nantinya mendapatkan hal yang paling puncak yang bisa mewakili segenap kebaikan.

Pada masa Jahiliyah, demikian diriwayatkan dalam hadits riwayat Imam Ahmad, tentang sayyidina Uqail bin Abi Thalib ra. ketika beliau menikah sebagaimana umumnya bangsa Arab, orang mengucapkan do’a untuk beliau.

“Semoga bahagia dan banyak anak”.

Ini tentu saja adalah harapan yang sangat wajar ketika seorang melangkah ke kehidupan baru yang berupa pernikahan.

Hari ini kita ditawari menikah untuk bahagia. Bimbingan-bimbingan menuju kebahagiaan dalam rumah tangga. Juga banyak anak, sebagaimana waktu itu ukuran kebanggaan yang sering menjadi hal yang sangat diakui di tengah masyarakat Quraisy selain banyaknya harta adalah banyaknya anak. Maka do’a tersebut adalah do’a yang wajar.

Tetapi apa kata sayyidina Uqail bin Abi Thalib? Katanya, “Jangan kalian do’akan demikian, tetapi berdo’alah sebagaimana Rasulullah saw. mendo’akan pengantin.”

Orang-orang bertanya bagaimana beliau mendo’akan?

Nabi saw. berdo’a,

“Barakallahu laka wabaraka ‘alaika wajama’a bainakuma fii khoiir”.

“Semoga Allah memberikan berkah padamu. Semoga Allah memberikan berkah atasmu. Semoga Allah menghimpun kalian berdua dalam kebaikan.”

Alangkah paripurna doa Nabi saw. ini, alangkah sempurna dengan merangkum semua kebaikan yang mungkin dicapai oleh manusia di dalam doa ini.

Nabi mendo’akan, semoga Allah memberikan berkah padamu. Kata ‘laka’ dalam bahasa Arab memiliki makna yaitu semoga berkah di dalam perkara-perkara yang membahagiakan, menyenangkan. Di dalam nikmat-nikmat, karunia-karunia, tawa, kelapangan, anugerah -anugerah dari Allah Ta’ala. Semoga engkau mendapatkan berkah.

“Wabaraka ‘alaika”. Semoga Allah memberikan berkah atasmu.  Kata ‘alaika’, atasmu adalah di dalam perkara-perkara yang sedih, yang berat, susah, dalam tangis, kekurangan, kesempitan, semoga Allah juga memberikan berkah kepadamu.

‘Wajama’a bainakuma fii khoiir’. Dan semoga Allah menghimpun kalian berdua dalam kebaikan.

Nabi mengajarkan do’a ini kepada kita untuk kita berikan sebagai hadiah terindah untuk setiap pengantin sebab sesungguhnya kita hendak mengingatkan mereka bahwa yang patut mereka cari di dalam kehidupan pernikahan itu adalah barokah atau berkah.

Berkah itu mewakili segenap kebaikan sebab berkah itu maknanya ‘ziyadatul khoiri fii kulli hal’, bertambah kebaikan di dalam setiap keadaan.

(Bersambung)

Salim A. Fillah, Penulis “Bahagianya Merayakan Cinta”.

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

tito-karnavian
Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
sosmed-dipantau
Tak Hanya Medsos; Whatsapp, Line, BBM Juga Jadi Pantauan Pemerintah
kin-4
MHTI Kembali Menyelenggarakan Kongres Ibu Nusantara (KIN)
jokowi-di-iran
Miris, Pasca Gempuran ke Aleppo Jokowi Malah Tanda Tangan Kerjasama dengan Iran
cabut alis
Bertujuan Cantik Ternyata Aktifitas Ini Haram
berhutang
Adab Ketika Berhutang
tanda-tanya
Inilah Lelaki Paling Tampan Menurut Riwayat Hadits
delivery
Hukum Layanan Delivery Makanan dengan Ojek
sombong
Sombong, Biang Segala Penyakit Hati
akhir zaman
Banyaknya Pembunuhan di Akhir Zaman
amar-maruf
Bersabar Itu Atas Musibah, Bukan Atas Kedzaliman
pentingnya-dakwah
Ketika Dakwah Ditinggalkan
shaum
Pastikan Izin Suami Jika Ingin Menjalankan Shaum Sunnah
cinta_love
Satu-satunya Cinta yang Perlu Ada dalam Pernikahan bahkan dalam Kehidupan
pernikahan-4
Tentang Sebuah Pernikahan
nasehat-pasutri
Nasehat Pasutri Agar Kokoh Perkawinan
menghafal-alquran
Jangan Sia-Siakan “Masa SMA”
gosok-gigi
Contoh Saja (Masih) Belum Cukup
anak-muslimah
Lima Poin Penting Dalam Pendidikan Anak
anak-alam
Belajar Bersama Alam
kamera
Jaga Aurat di Depan Kamera
selfie-muslimah
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
sosmedia
Raditya Dika tak lagi Jenaka, Awkarin Malah jadi fenomena: Generasi Islam Mau Kemana?
alay
Era Gadget Ciptakan Generasi Alay, Generasi Lalai
isteri taat
Nilai Ketaatan Isteri pada Suami
wahyu alquran
Nenek Penjaga Wahyu Al-Qur’an
Muslim
Ikhtiar Pertama Apabila Seorang Muslim Sakit
mencintai-nabi
Merekalah Orang-Orang yang Mencintai Nabi
popok-bayi
Popok Bayi Sekali Pakai VS Popok Kain
nangka
Bolehkah Ibu Hamil Makan Nangka?
minum
Cara Sederhana Membersihkan Tubuh Dari Racun
kenari
Rahasia Dibalik Makanan Ini Untuk Wanita
membaca-buku
Tips Meningkatkan Minat Membaca Buku
cara-menyapih-anak
7 Tips Menyapih Anak
daging-kurban
Tips Menyimpan Daging Kurban dengan Baik dan Sehat
menghafal
Agar Menghafal Al-Qur’an Terasa Nikmat
pangsit-kuah
Nikmatnya Pangsit Kuah Hangat Buatan Sendiri
resep-kue-ketan-isi-mangga
Eksperimen Dapur : Kue Ketan Isi Mangga
resep-lumpia
Lumpia Crispy Isi Bengkuang
wedang-bajigur
Wedang Bajigur, Minuman Hangat Saat Cuaca Dingin