Anak di Mata Orangtua

BAGHDAD, IRAQ - OCTOBER 15:  An Iraqi woman carries her baby as she holds a ballot to vote on the constitutional referendum on October 15, 2005 in Baghdad, Iraq. Iraqis went to the polls today to vote on a draft constitution amid heavy security, but with little of the expected violence.  (Photo by Muhannad Fala'ah /Getty Images)

MuslimahZone.com – Dalam memandang dan memposisikan anak, orangtua bisa jadi memiliki pandangan yang berbeda. Pandangan inilah yang nantinya akan membedakan sikap orangtua dalam memperlakukan anak.

Menurut Yanti Tanjung, selaku penulis dan pemerhati anak, dalam hal ini ada dua sudut pandang bagi orang tua tentang anak, pertama anak adalah fitnah (cobaan), kedua anak adalah ziinah (perhiasan).

Bila orang tua menganggap anak adalah fitnah maka selamanya anak adalah beban bagi orang tua, tidak akan dapat meraih kebahagiaan bersama anak karena selamanya anak dirasakan nestapa. Ini bisa kita lihat dari orang tua yang mengabaikan dan menelantarkan anak-anaknya demi popularitas dan materi atau melibatkan anak dalam konflik rumah tangga sehingga pelampiasan rasa nestapa tersebut dialihkan kepada anak, maka muncullah kekerasan pada anak.

Dalam skala rendah banyak orang tua juga sadar atau tidak karena tekanan dalam rumah tangga, semisal tekanan ekonomi, perlakuan kurang baik dari pasangan atau berbeda cara mengasuh dan mendidik anak akhirnya anak menjadi luapan emosi orang tua sehingga anak dibentak, dicubit, berlaku kasar, dipukul dan sebagainya.

Berbeda bila orang tua menganggap anak adalah perhiasan, cahaya mata bagi orang tua, maka anak akan diasuh dan dididik dengan baik dan benar, sehingga setiap proses yang dilalui bersama anak adalah limpahan kebahagiaan yang tiada tara bagi kedua orang tua. Sehingga dari orang tua seperti ini akan lahir anak-anak unggul, sholih, cerdas dan sehat.

Anak membutuhkan lingkungan yang baik dan kondusif agar dia tumbuh dan berkembang sesuai harapan. Orang tualah yang memiliki tanggung jawab untuk memilihkan dan mesuasanakan lingkungan bagi anak sebagaimana hadist Rasulullah shalallahu alaihi wassalam:.

Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fithroh, maka orang tuanyalah yang meyahudikannya, menashranikannya dan memajusikannya.” (HR Bukhari)

Dan juga pesan yang sudah disampaikan Allah SWT. Dalam firmannya :

Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadapnya. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar” (QS An-Nisa : 9)

Didiklah anak-anakmu dengan pengajaran yang baik, sebab ia diciptakan untuk zaman yang berbeda dengan zamanmu
(Perkataan Umar bin Khaththab ra)

Berikanlah pendidikan agama kepada anak-anakmu sesegera mungkin sebelum lawan-lawanmu menggantikanmu dan menanamkan ide-ide yang salah dan keliru pada pikiran mereka” (Imam Ja’far Shadiq)

Dari sini, orang tua bisa menyadari betapa anak unggul membutuhkan pensuasanaan dan arus yang deras yang harus diciptakan sehingga anak masuk dalam lingkungan yang menunjang terbentuknya kepribadian Islamnya.

Wallaahu a’lam bishshowab.

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

tito-karnavian
Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
sosmed-dipantau
Tak Hanya Medsos; Whatsapp, Line, BBM Juga Jadi Pantauan Pemerintah
kin-4
MHTI Kembali Menyelenggarakan Kongres Ibu Nusantara (KIN)
jokowi-di-iran
Miris, Pasca Gempuran ke Aleppo Jokowi Malah Tanda Tangan Kerjasama dengan Iran
parfum
Aroma Mewangi Minyak Kasturi
menyadap
Allah SWT ‘Menyadap’ Kita
fardhukifayah
Level Fardhu Kifayah
menghina ulama
Hukum Menghina Ulama
Rizki-Semut
Rizki di Tangan Allah
Bandul-Kehidupan
Pada Suatu Titik
empty_long_road_at_sunset-wide
Mencari Jalan Pulang
hoax
Republik Hoax
sepatu jodoh
Jodoh : Memilih Atau Dipilih ?
istri 2
Ketika Istri Merasa Tidak Bisa Membahagiakan Suami
shaum
Pastikan Izin Suami Jika Ingin Menjalankan Shaum Sunnah
cinta_love
Satu-satunya Cinta yang Perlu Ada dalam Pernikahan bahkan dalam Kehidupan
tauhid anak
Aku Peduli Iman Anakku
The sleeping boy
Anak Sukses Bermula dari Bangun Pagi
menghafal-alquran
Jangan Sia-Siakan “Masa SMA”
gosok-gigi
Contoh Saja (Masih) Belum Cukup
cyber army 2
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
kamera
Jaga Aurat di Depan Kamera
selfie-muslimah
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
sosmedia
Raditya Dika tak lagi Jenaka, Awkarin Malah jadi fenomena: Generasi Islam Mau Kemana?
kebun anggur
Kisah Si Kaya dan Si Miskin (Pemilik Dua Kebun: Surat Al-Kahfi 32-44)
bani umayyah
Gubernur Al-Hajjaj dan Pelajaran untuk Penguasa Durja
isteri taat
Nilai Ketaatan Isteri pada Suami
wahyu alquran
Nenek Penjaga Wahyu Al-Qur’an
air-mentimun
Asam Lambung Naik, Coba Obat Alami Ini
popok-bayi
Popok Bayi Sekali Pakai VS Popok Kain
nangka
Bolehkah Ibu Hamil Makan Nangka?
minum
Cara Sederhana Membersihkan Tubuh Dari Racun
membaca-buku
Tips Meningkatkan Minat Membaca Buku
cara-menyapih-anak
7 Tips Menyapih Anak
daging-kurban
Tips Menyimpan Daging Kurban dengan Baik dan Sehat
menghafal
Agar Menghafal Al-Qur’an Terasa Nikmat
pangsit-kuah
Nikmatnya Pangsit Kuah Hangat Buatan Sendiri
resep-kue-ketan-isi-mangga
Eksperimen Dapur : Kue Ketan Isi Mangga
resep-lumpia
Lumpia Crispy Isi Bengkuang
wedang-bajigur
Wedang Bajigur, Minuman Hangat Saat Cuaca Dingin