Agar Anak Terbuka Dengan Orang Tuanya

ibu-dan-anak-ensiklopedi-Muhammad

MuslimahZone.com – Saat ini, banyak orangtua yang egois dalam hal mendidik dan mengasuh anaknya. Mereka cenderung hanya mendengarkan apa yang mereka inginkan saja, daripada mendengarkan suara dan kebutuhan anaknya. Mereka seolah menutup rapat telinga akan apa yang sebenarnya diinginkan dan diharapkan oleh anaknya. Sungguh hal yang sangat tidak bijaksana sekali dan berdampak tidak baik untuk masa depan dan kehidupan di kemudian hari.

Tidak mudah memang, menjadikan orangtua sebagai kawan dan teladan bagi anaknya. Tetapi setidaknya jangan sampai anak-anak menutup rapat segala informasi tentang dirinya, sehingga luput semua pesan yang seharusnya orangtua terima tentang anaknya, semisal bahaya yang sedang mengancam dan lain sebagainya.

Sungguh ironis jika sampai orangtua tidak tahu atau bahkan tidak peduli tentang informasi anaknya, ataupun sebaliknya anak yang tidak sudi dan tidak peduli memberi informasi tentang dirinya kepada orangtuanya. Lalu bagaimana?

Satu hal pasti, kecil kelihatannya tapi luar biasa dampaknya adalah hendaknya orangtua lebih banyak mendengar. Daripada mulut atau tangan yang berucap dan berbuat, lebih baik telinga yang mendengar.

Orangtua harus yakin bahwa setiap anak adalah anugerah dan keunikan tersendiri serta masing-masing mereka memiliki kebutuhan yang berbeda. Dengan mendengar maka akan banyak memberikan ruang informasi masuk, memberikan data lengkap dan valid sehingga akan lebih tepat lengkap untuk dianalisis dan diambil keputusan dan sikap terhadap permasalahan yang terjadi.

Sudah saatnya ketika di rumah perhatian penuh kepada anak lebih diprioritaskan. Dengan mendengarkan, mengajak bicara, bermain, membuat aturan bersama dan mendampingi mereka adalah beberapa contoh konkrit yang bisa dilakukan.

Satu hal yang sering terlupa dan tidak kalah penting selain beberapa contoh tadi adalah, berikan pujian dan penghargaan terhadap hal positif yang mereka lakukan sekecil apapun. Sehingga dengan beberapa perlakuan diatas diharapkan mereka memiliki self-esteem (harga diri) yang tinggi serta menjadikan orangtua sebagai askable parent (tempat bertanya) bagi mereka. Kalau ini sudah terbentuk, InsyaAllah komunikasi dan keterbukaan anak terhadap orangtua akan terwujud dengan sendirinya.

Mari dengan kesadaran diri yang tinggi terhadap tugas dan tanggung jawab dalam mengasuh dan melindungi, kita budayakan komunikasi. Jangan sampai gara-gara keegoisan kita, menjadikan anak-anak kita salah memaknai dan salah melangkah dalam menghadapi tantangan kehidupan yang semakin tidak terkendali.

Kasus-kasus kriminal maupun amoral yang melibatkan anak-anak sudah menjadi bukti akan hilangnya akal budi dan komunikasi. Semoga kita bisa menghindari sejak dini, agar kita dan keluarga kita selamat sampai akhir hayat nanti. Semoga bermanfaat dan beraplikasi.

Wallahu a’lam bishowab.

Syahrul Maftuhin

Sumber: keluargacinta.com

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

mendidik-anak
“Untuk Mendidik Seorang Anak, Butuh Orang Sekampung”
bahaya-smartphone
Waspadai Masalah Kesehatan Akibat Ketergantungan Smartphone!
aksi-bela-islam
Kronologi Kejadian Aksi Bela Islam II pada 4 Nov 2016 Resmi dari GNPF MUI
irena-handono
Terkait Penistaan Al-Qur’an, Umi Hj. Irena Handono Menulis Surat Terbuka Untuk Presiden dan Kapolri
israel-kebakaran
Kebakaran di Israel dan Tafsir Surat Al-Fajr
arisan
Hukum Arisan Dalam Islam
memukul
Kebolehan Memukul Istri dan Anak Sebagai Ta’dib
pasar-islam
Mal dan Fasilitas Dagang dalam Islam
lidi-umat
Ketika Lidi Umat Bersatu…
mencintai-allah
Ya Allah Aku Mencintai-Mu, Walaupun Aku Bermaksiat Kepada-Mu…
kebakaran-israel
Hikmah Dibalik Kebakaran Dahsyat di Israel
memuji
Bolehkah Memuji Seseorang?
nasehat-pasutri
Nasehat Pasutri Agar Kokoh Perkawinan
bunga-layu
Mengingkari Kebaikan Suami, Salah Satu Penyebab Terbanyak Wanita Masuk Neraka
keluarga-islami-2
Nasehat Rasulullah Agar Pernikahan Dipenuhi Keberkahan dan Kebahagiaan (Part 2)
keluarga-sakinah
Nasehat Rasulullah Agar Pernikahan Dipenuhi Keberkahan dan Kebahagiaan
anak-lucu
Kebutuhan Memahami Anak Usia Dini
mencium-bayi
Ini Alasan Sebaiknya Tidak Mencium Bibir Anak
kejujuran-anak
Mengokohkan Kejujuran Dalam Diri Anak
anak-laki-laki
Membangun Karakter Anak Laki-Laki
kamera
Jaga Aurat di Depan Kamera
selfie-muslimah
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
sosmedia
Raditya Dika tak lagi Jenaka, Awkarin Malah jadi fenomena: Generasi Islam Mau Kemana?
alay
Era Gadget Ciptakan Generasi Alay, Generasi Lalai
salat-jumat-212-diguyur-hujan
Semerbak Harum Saat Hujan Turun Dalam Aksi 212
sepatu
Karena Ukuran Kita Tak Sama
muslim-ummah
Ilmu Sanad, Hanya Dimiliki Umat Islam
fetih1453_15
Shalat Jum’at di Jalanan Bid’ah ? Mari Tengok Sejarah !!
mandi-malam
Manfaat dan Resiko Mandi di Malam Hari
profil-muhaimin-iqbal
The Age of Deception
obesitas
Apa yang Menjadi Penyebab Obesitas?
kentut
Sering Kentut, Ini Penyebab, Diagnosa dan Pencegahannya
cara-menyapih-anak
7 Tips Menyapih Anak
daging-kurban
Tips Menyimpan Daging Kurban dengan Baik dan Sehat
menghafal
Agar Menghafal Al-Qur’an Terasa Nikmat
menghafal alquran
Cara Cepat Menghapal Al Quran Dengan 15 Menit
resep-kue-ketan-isi-mangga
Eksperimen Dapur : Kue Ketan Isi Mangga
resep-lumpia
Lumpia Crispy Isi Bengkuang
wedang-bajigur
Wedang Bajigur, Minuman Hangat Saat Cuaca Dingin
klepon
Klepon Yummy