500 Muslimah Menghadiri Kongres Mahasiswi Islam Untuk Peradaban

20151025_083734

BOGOR, (Muslimahzone.com) – Aula Gedung Prof. Abdullah Siddiq Universitas Ibn Khaldun Bogor kembali dipenuhi oleh peserta acara. Kali ini, peserta yang hadir adalah para Muslimah dari berbagai kampus di Bogor. Tidak kurang dari 500 Muslimah memadati aula untuk mengikuti acara khusus Mahasiswi yang digelar oleh Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia bertajuk Kongres Mahasiswi Islam untuk Peradaban (KMIP).

Acara yang digelar pada ahad, (25/10/2015) ini menghadirkan dua pemateri dari kalangan intelektual yaitu Ibu Evi Afifah selaku dosen di Universitas Nusa Bangsa serta Ibu Emilda.

“Tujuan diadakannya acara ini adalah, kami ingin membangun kesadaran dari para intelektual muda bahwa saat ini ada narasi yang sedang digelorakan oleh kaum neo-kolonialis feminis untuk pembajakan potensi mahasiswa, padahal mahasiswa adalah agen perubahan. Neo-kolonialis mencoba mendisfungsikan peran mahasiswa yang sebenarnya, termasuk peran wanita yang seharusnya adalah wanita itu sebagai konstruktor peradaban dan pencetak generasi cemerlang,” papar Nenden Mirawati selaku koordinator acara kongres mahasiswi ini kepada muslimahzone.

Nenden juga menyatakan bahwa saat ini wanita seolah diaruskan untuk merasa lebih bangga menjadi wanita karir seperti yang diinginkan kaum feminis. Maka dia berharap setelah mengikuti acara tersebut mahasiswi akan terbangun kesadarannya bahwa neo-kolonialis dan feminis adalah musuh yang nyata yang harus dilawan bersama.

Kongres Mahasiswi Islam untuk Peradaban ini merupakan rangkaian acara yang diadakan di 26 kota dari berbagai provinsi di seluruh Indonesia. Dengan menghadirkan mahasiswi dari berbagai kampus besar di Indonesia.

Adapun di Bogor sendiri, mahasiswi yang hadir mengikuti acara ini diantaranya dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Pakuan, Sekolah Tinggi Kesatuan, STIE Bina Niaga, El Rahma, AMIK dan beberapa kampus lainnya termasuk Universitas Ibn Khaldun selaku tuan rumah acara.

Dari pemaparan materi yang disampaikan kedua pembicara, dapat disimpulkan pesan diselenggarakannya acara ini yaitu sebagai medium mengoreksi kesalahan arah pemberdayaan intelektual dalam penyelesaian persoalan bangsa. Acara juga bermaksud untuk mengokohkan kesadaran kalangan mahasiswi akan tanggung jawabnya sebagai intelektual muda. Pemberdayaan potensi intelektual muda yang didominasi program pemberdayaan ekonomi perempuan mutlak harus dikoreksi. Begitu pula arus global pemikiran feminisme yang gencar dipromosikan perlu disadari pertentangannya dengan syari’at Islam. Meskipun menjadi bagian integral dari sistem pendidikan yang berorientasi pasar, mahasiswi sebagai intelektual muda harus mampu bersikap kritis.

“Mari kita sama-sama untuk mencampakkan neo-kolonialis feminis dan sama-sama mengkaji Islam karena dengan mengkaji kita bisa menjadi Muslimah atau intelektual muda yang visioner, yang kritis, dan mampu berpolitik Islam. Jadilah mahasiswi konstruktor peradaban dan pencetak generasi dengan Islam,” demikian pesan Nenden kepada mahasiswi muslimah sebagai penutup.

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

tito-karnavian
Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
sosmed-dipantau
Tak Hanya Medsos; Whatsapp, Line, BBM Juga Jadi Pantauan Pemerintah
kin-4
MHTI Kembali Menyelenggarakan Kongres Ibu Nusantara (KIN)
jokowi-di-iran
Miris, Pasca Gempuran ke Aleppo Jokowi Malah Tanda Tangan Kerjasama dengan Iran
risalah-islam
Kewajiban Mempelajari Al Qur’an
cabut alis
Bertujuan Cantik Ternyata Aktifitas Ini Haram
berhutang
Adab Ketika Berhutang
tanda-tanya
Inilah Lelaki Paling Tampan Menurut Riwayat Hadits
pedang 2
Pedang dan Keadilan
sombong
Sombong, Biang Segala Penyakit Hati
akhir zaman
Banyaknya Pembunuhan di Akhir Zaman
amar-maruf
Bersabar Itu Atas Musibah, Bukan Atas Kedzaliman
shaum
Pastikan Izin Suami Jika Ingin Menjalankan Shaum Sunnah
cinta_love
Satu-satunya Cinta yang Perlu Ada dalam Pernikahan bahkan dalam Kehidupan
pernikahan-4
Tentang Sebuah Pernikahan
nasehat-pasutri
Nasehat Pasutri Agar Kokoh Perkawinan
The sleeping boy
Anak Sukses Bermula dari Bangun Pagi
menghafal-alquran
Jangan Sia-Siakan “Masa SMA”
gosok-gigi
Contoh Saja (Masih) Belum Cukup
anak-muslimah
Lima Poin Penting Dalam Pendidikan Anak
kamera
Jaga Aurat di Depan Kamera
selfie-muslimah
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
sosmedia
Raditya Dika tak lagi Jenaka, Awkarin Malah jadi fenomena: Generasi Islam Mau Kemana?
alay
Era Gadget Ciptakan Generasi Alay, Generasi Lalai
isteri taat
Nilai Ketaatan Isteri pada Suami
wahyu alquran
Nenek Penjaga Wahyu Al-Qur’an
Muslim
Ikhtiar Pertama Apabila Seorang Muslim Sakit
mencintai-nabi
Merekalah Orang-Orang yang Mencintai Nabi
popok-bayi
Popok Bayi Sekali Pakai VS Popok Kain
nangka
Bolehkah Ibu Hamil Makan Nangka?
minum
Cara Sederhana Membersihkan Tubuh Dari Racun
kenari
Rahasia Dibalik Makanan Ini Untuk Wanita
membaca-buku
Tips Meningkatkan Minat Membaca Buku
cara-menyapih-anak
7 Tips Menyapih Anak
daging-kurban
Tips Menyimpan Daging Kurban dengan Baik dan Sehat
menghafal
Agar Menghafal Al-Qur’an Terasa Nikmat
pangsit-kuah
Nikmatnya Pangsit Kuah Hangat Buatan Sendiri
resep-kue-ketan-isi-mangga
Eksperimen Dapur : Kue Ketan Isi Mangga
resep-lumpia
Lumpia Crispy Isi Bengkuang
wedang-bajigur
Wedang Bajigur, Minuman Hangat Saat Cuaca Dingin