Emansipasi Wanita Dalam Islam (1)

muslimah_solehah

Muslimahzone.com – Islam sebagai agama rahmatan lil’alamin menghapus seluruh bentuk kezhaliman yang menimpa kaum wanita dan mengangkat derajat wanita sebagai manusia mulia.

Ukuran kemulian dan ketinggian martabat manusia di sisi Allah adalah ketakwaan, seperti termaktub dalam al-Quran.

“…Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (QS. Al Hujurat: 13).

Kemudian Allah juga menegaskan dalam Al Qur’an,

“Barangsiapa yang mengerjakan amalan shalih, baik pria maupun wanita dalam keadaan beriman. Maka sesungguhnya akan kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan akan kami beri balasan pula kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. An-Nahl: 97).

Salah bila ada yang menyatakan bahwa wanita dalam Islam berada dalam posisi yang rendah dibandingkan pria. Al Qur’an telah menegaskan,

“Wahai seluruh manusia, sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari pria dan wanita. Dan Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar Kami jadikan kamu saling mengenal, sesungguhnya yang termulia diantara kamu adalah yang paling bertakwa.” (QS. Al-Hujurat:13).

Ayat ini dengan tegas menunjukkan bahwa Islam menempatkan pria dan wanita dalam posisi yang setara.

Allah juga berfirman,

“Sesungguhnya pria dan wanita muslim, pria dan wanita yang mukmin, pria dan wanita dalam ketaatannya, pria dan wanita yang benar, pria dan wanita yang sabar, pria dan wanita yang khusuk, pria dan wanita yang bersedekah, pria dan wanita yang berpuasa, pria dan wanita yang memelihara kehormatannya, pria dan wanita yang banyak menyebut Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.” (QS. Al-Ahzab: 35).

Dalam ayat ini, semakin tegas bahwa Islam memberikan posisi dan kedudukan yang sama bagi pria dan wanita. Dalam seluruh aspek kehidupan, Islam memberikan kedudukan pria dan wanita pada posisi yang sama.

Dalih emansipasi atau kesamarataan posisi dan tanggung jawab antara pria dan wanita telah marak di panggung moderenisasi. Hal tersebut dimanfaatkan sebagai peluang dan jembatan emas bagi musuh-musuh Islam dari kaum feminis dan aktivis perempuan anti Islam. Tujuan mereka tidak lain adalah untuk menyebarkan opini-opini yang sesat.

Pemberdayaan perempuan, kesetaraan gender, kungkungan budaya patriarkhi adalah propaganda yang tiada henti dijejalkan di benak wanita-wanita Islam. Sehingga emansipasi lebih condong dimaknai sebagai bentuk pembebasan bagi kaum wanita.

Opini-opini sesat yang terbentuk terkait emansipasi wanita, memberikan kesan wanita-wanita muslimah yang menjaga kehormatan dan kesuciannya. Mereka adalah wanita-wanita pengangguran dan terbelakang.

Menutup aurat dengan jilbab kepada yang bukan mahramnya, dikatakan sebagai tindakan kaku dan penghambat kemajuan budaya. Oleh karena itu, agar wanita dapat maju, harus direposisi ke ruang publik yang seluas-luasnya untuk bebas berkarya, berkomunikasi, dan berinteraksi dengan cara seperti kaum pria.

Para pembela kaum wanita, terus menerus mengkampanyekan kebebasan wanita serta persamaan hak antara pria dan wanita disemua bidang kehidupan. Perlu ditekankan, bahwa emansipasi bukanlah pembebasan diri wanita. (islampos/muslimahzone.com)

Leave a Reply

akun-sosial-media
MUI Palu: Wanita Bersuami Dilarang Pamer Foto di Media Sosial
MOS
Pelaksanaan MOS Resmi Dilarang
waktu puasa
Wilayah dengan Waktu Puasa Terlama dan Terpendek di Dunia
BANDUNG, 12/5 - OKI SETIANA DEWI. Artis dan Penulis Oki Setiana Dewi menjawab pertanyaan para penggemarnya pada acara Meet and Great pada "Islamic Book Fair 2012" (IBF) yang diselenggarakan IKAPI Jawa Barat, Bandung, Sabtu (12/5). Selain berdiskusi persoalan keseharian, sebagai pemain film Ketika Cinta Bertasbih (KCB) Oki Setiana Dewi membahas pula bukunya yang berjudul "Sejuta Pelangi". FOTO ANTARA/Agus Bebeng/ss/ama/12.
Klarifikasi Oki Setiana Dewi Terkait Berita Miring Seputar Dakwahnya
bayi dalam rahim
Kebenaran Al Qur’an Tentang 3 Tahapan Penciptaan Manusia
bunga langka
Makna ‘Kebengkokan Wanita’ Sebagaimana Tulang Rusuk
treadmill
Hedonic Treadmill, Gaya Hidup Ekonomi Masyarakat Kini
Bulan
Qadha Ramadhan Atau Puasa Sunnah Syawal, Mana yang Didahulukan ?
tenang
Rahasia Kebahagiaan dan Ketenangan Hati
sabar dan syukur
Dua Kendaraan Berjurusan Surga
amal
Mensikapi Amal Kebaikan Kita Secara Bijak
sibuk-hp
Pecandu Handphone
mengalah
Menikah, Seni Mengalah
taaruf
Menjemput Jodoh dengan Ta`āruf
taman bunga
Pernikahan yang Diancam Rasulullah
Suami-istri
Saatnya Jatuh Cinta Lagi
anak-anak-mengaji
Mengarahkan Prestasi Anak
anak hafal quran
Agar Anak Hafal Qur’an Sebelum Usia 7 Tahun
anak-main-ketapel
Cara Rasulullah Mendidik Anak yang ‘Nakal’
dialog
Ajaklah Anak Berdialog
alay
Era Gadget Ciptakan Generasi Alay, Generasi Lalai
book_pages_flower_mood
Menjadi Perempuan Berharga
love
Kenapa Remaja Saling Jatuh Cinta?
alat-make-up
Berhias, Takut Tak Laku?
tempat-turunnya-wahyu-pertama
Peranan Khadijah Saat Rasulullah Menerima Wahyu Pertama
tempe
Hakikat Yaqin
wanita muslimah
Kesempurnaan Ramadhan Para Shahabiyah
padang-pasir
Yang Dilakukan Nabi Saat Berkendara dengan Istri
keputihan
Mengenal Keputihan
tidur-saat-puasa
Kenali Bahaya Tidur Setelah Sahur
isotonik
Perlukah Minuman Isotonik di Bulan Puasa
Ikan-Gabus
Manfaat Ikan Gabus Untuk Ibu Hamil
menghafal alquran
Cara Cepat Menghapal Al Quran Dengan 15 Menit
malam-yang-indah
Tips Menghidupkan Malam Lailatul Qadar
ibu-hamil-muda
Ini Tips Untuk Mengatasi Mual Saat Hamil
es-batu
Cara Mudah Mengecilkan Pori-Pori Wajah
keripik bawang
Keripik Bawang Untuk Camilan Saat Lebaran
kolak labu
Manis dan Gurihnya Kolak Labu Kuning
Resep-Pisang-Ijo
Bikin Pisang Ijo Sendiri Yuk!
roti nutela
Strawberry Nutella French Roll